Senin, 13 Maret 2023

Teknik Promosi Buku

Oleh Noormasri Karyawan, S.Pt.,M.Pd.



 

Tema : Teknik Promosi Buku

Narasumber : Akbar Zainuddin. MM., MNE.

Moderator :Sim Chung Wei, SP.

Hari/Tanggal  : Senin, 13 Maret 2023

 

 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pada pertemuan ke 28 ini, pasti  pertemuan yang sangat menarik, karena akan dibahas tentang bagaimana menjual buku hasil tulisan kita kepada khalayak atau konsumen. ingin buku karya kita laris manis? Ternyata ada triknya membuat buku kita dikenal khalayak, diminati dan tentu saja dimiliki banyak orang. Hemmm... Tapi apakah sama teknik pemasaran buku dengan lainnya? Pasti ada bedanya. Ada triknya, ada teknik pemasarannya. Yang ingin pemasaran bukunya meledak, boooommm💥💥💥WAJIB IKUT KELAS MALAM INI!!!!

Pembukaan diawali oleh Om Jay Founder KBMN 28 dan Peserta Calon Guru Penggerak Angkatan 7

Selain mengelola blog pribadi, Omjay juga mengelola blog keroyokan untuk memasarkan buku di http://www.gurupenggerakindonesia.com/

Selanjutnya moderator memulai kegiatan. Berikut adalah resumenya :

Strategi Promosi Buku

Dalam promosi buku setidaknya ada empat strategi yang harusnya diketahui oleh penulis dalam memasarkan bukunya. 

1. Strategi produk

Mengenai strategi produk penerbitlah yang lebih banyak memiliki tanggung jawab. Nah, sebagai penulis hanya memberi masukan ke mana produk (buku kita) akan dijual. Apa manfaat produk kita untuk orang lain, dan kepada siapa harusnya dijual . 

2. Srategi harga

Terkait harga buku pun masih tanggung jawab penerbit. Adapun dasar penentuan harga buku ada dua yakni, harga buku secara umum dan harga premium. Dikatakan premium jika buku tersebut lebih terlihat mewah dari segi cover, ditambah bonus-bonus (voucher seminar, workshop, dan lain-lain).

3. Strategi distribusi

Strategi ini pun dibagi kedalam dua bentuk. Ada strategi tradisional dan nontradisional. Dikatakan tradisional jika, dijual melalui toko-toko buku, baik toko-toko buku jaringan nasional maupun toko buku lokal dan nontradisional jika buku-buku tersebut dijual melalui: 

Melalui MLM (Multilevel Marketing)

Melalui Penjualan Langsung Melalui Marketplace/e-Commerce (Lazada, Bukalapak, Tokopedia, Shopee, dll).

4. Strategi promosi 

Terakhir adalah strategi promosi. Untuk mempromosikan buku merupakan tanggung jawab bersama baik penulis mau pun penerbit. Adapun yang dapat dilakukan untuk mempromosikan buku ada beberapa cara antara lain adalah.  

Lounching buku

Bedah buku 

Melakukan seminar 

Membangun komunitas

Membangun jaringan reseller

Jualan di marketplace 

Memanfaatkan media sosial (Medsos) untuk promosi buku

Itulah empat staregi promosi buku yang bisa dipraktekkan. Semua bisa dilakukan jika memiliki kemaun. Rajin menulis, membaca, sekarang saatnya menerbitkan buku. Yakinlah buku yang akan diterbitkan bermanfaat untuk orang lain.

Yakinlah apa yang kamu tulis itu lebih mahal dari nilai rupiah yang mereka keluarkan untuk memiliki bukumu

Jumat, 10 Maret 2023

Membuat Cover Buku Yang Menarik

Oleh Noormasri Karyawan, S.Pt.,M.Pd.



Tema : Membuat Cover Buku Yang Menarik

Narasumber : Fajar Tri Laksono, M.Pd.

Moderator : Lely Suryani,S.Pd., SD.

Hari/Tanggal  : Jum’at, 10 Maret 2023

 

 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pada pertemuan ke 27 ini, pasti  pertemuan yang sangat menarik, karena akan dibahas tentang bagaimana membuat cover buku hasil tulisan agar menarik khalayak atau konsumen untuk membaca buku kita.

Bapak Fajar Tri Laksono memotivasi peserta agar selalu bersemangat dan moderator. Guru mulia karena berkarya. Seorang penulis pada saat ide menulisnya timbul ada menulis sudah menjadi passion, maka tetaplah fokus pada passion tersebut. Yeruslah berusaha menjadi yang terbaik dan tetaplah optimis karena dengan optimis itulah akan timbul semangat untuk mencapai tujuan. Waktu sangat berharga bagi seseorang yang sdah menekuni passionnya. Bahkan satu detik yang berlalu akan sangat memberi manfaat dan lebih berharga bila dibandingkan 1000 hari yang akan datang. Oleh sebab itu jangan menunda waktu.gunakan waktu dengan  sebaik baiknya untuk membuahkan sebuah karya dan jangan sebaliknya Sejelek-jelek karya tapi meskipun karya sejelk apapun itulah hasil karya terbaik yang masih ada dan pasti akan ada yang suka.

Sebuah karya tulisan sudah fix dan sudah ada konsep buku, maka alam teta[bimbang dan ragu yatu kebingungan saat akan membuat cover buku maka inilah saatnya kita akan belajar mengenai membuat cover buku yang menarik. Dalam membuat cover buku ada Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat akan membuat cover buku yaiu

Gambar menarik
Didukung font yang bagus
Sesuai tema
Tidak melanggar lisensi orang lain
Packaging
Warna selaras

Namun ada beberapa gambar yang memiliki lisesni unttuk menggunakannya karena bila dogunakan tanpa seizin pemiliknya maka itu sdah melanggar ranah ITE. Nah agar tidak lisensi orang lain maka perlu memperhatikan bahwa ada undang-undang hak cipta yang mengatur kepemilikan sebuah gambar. Gambar merupakan bentuk karya seni rupa yang sekaligus merupakan ciptaan yang dilindungi menurut pasal 40 ayat 1 huruf f  Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Jadi jangan mudah ambil gambar di google karena bisa terkena pelanggaran lisensi. Gambar yang dimaksud antara lain motif, diagram, sketsa, logo, unsur-unsur warna dan bentuk huruf indah.

Contoh-contoh cover buku :

 



Bagi seorang yang kretif, maka mendesain cover buku atau desain lainnya akan menjadi peluang usaha yang mendatakan keuntungan finansial. Contoh jika kita kesulitan dalam membuat cover buku tulisan karya kita maka kita bisa meminta tolong jasa design grafis dengan request dan disesuaikan dengan tema buku dan dengan membayar beberapa sesuai harga.  Cara mengecek gambar itu melanggar lisensi atau tidak maka bisa dicek dengan menelusuri darimana asal gambar atau foto dengan menggunakan aplikasi. Dengan memanfaatkan alat penyaring “Hak Penggunaan” di mesin pencari gambar Google, pengguna gambar dapat mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan terhadap gambar yang ditemukan. Alat penyaring ini membantu kita untuk menemukan gambar-gambar berlisensi terbuka yang tersedia di situs web penyimpanan gambar.

Buku yang telah diberi cove maka kita sudah masuk ranah comersil use. Sehingga bila kita bisa menggunakan gambar dengan bebas maka perlu memiliki licence use atau lebih aman menggunakan gambar hasil jepretan kamera sendiri.

Demikian resume malam ini, semoga bermanfaat

Salam KBMN 28

Rabu, 08 Maret 2023

Mengambil Hati Penerbit Mayor

Oleh Noormasri Karyawan, S.Pt.,M.Pd.

 

Tema : Menjadi Penulis Buku Mayor

Narasumber : Joko Irawan Mumpuni

Moderator : Raliyanti

Hari/Tanggal  : Rabu, 8 Maret 2023

 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Menjadi penulis buku Mayor adalah dambaan dari kebanyakan semua penulis. Tapi tidah semudah itu menjadi penulis buku Mayor. Ada tingkatan dan lika-liku untuk itu. Hari ini di kelas KBMN 28 akan berbagi ilmu agar karya kita tembus penerbit Mayor. Mauuuu.... Tentu saja mau dong. Hanya ada di sini... KBMN 28.malam ini

Moderator mala mini memulai pertemuan mala mini.

Yang saya banggakan, Bapak Ibu peserta kelas belajar menulis PGRI senusantara. Semoga bapak ibu selalu dalam keadaan sehat wal'afiat dan tetap bersemangat untuk terus belajar.

Jumpa lg dgn saya, Raliyanti dari Tim Solid Omjay (TSO) yang insyaallah hingga pukul 21.00 WIB akan menemani bapak ibu meTentunya bapak ibu sudah merasakan banyak pengalaman berharga dalam mengikuti kegiatan ini. Salah satunya bertemu teman-teman sefrekuensi di seluruh nusantara.raup ilmu baik dalam hal penulisan dan juga penerbitan.Yang tadinya maju mundur, malu-malu mau menulis, yang tidak PD dgn tulisannya akhirnya jadi berani untuk menulis. Langsung dipublish di blog dan dibaca banyak orang...

Kereenn banget Yg sdh biasa menulis tentunya tambah semangat juga ya.. Dan harapan kami pada pertemuan ke-26 ini, nanti bukan hanya 30 resumenya saja yang publish di blog, namun semoga bapak ibu jg sdh mencicil naskah tulisannya untuk diterbitkan menjadi buku solo. Jangan ragu bertanya pada TSO jika bapak ibu mengalami kegalauan.

Baiklah bapak ibu hebat senusantara... Sebelum memulai pelatihan, marilah kita  berdoa menurut agama dan keyakinan kita masing2.

Berdo'a dimulai

Berdo'a selesai.

 Ada pun susunan acara pada malam hari ini, seperti biasa:

1. Pembukaan

2. Paparan Materi

3. Tanya Jawab

4. Penutup

Bapak ibu hebat senusantara...Tema pelatihan malam ini benar2 sangat menarik, yaitu MENJADI PENULIS BUKU MAYOR. Tentunya banyak yg ingin tahu tentang penerbit mayor dan bagaimana caranya agar naskah kita bisa tembus ke sana. Dan di sini KBMN PGRI menghadirkan seorang narasumber yang benar2 "mumpuni" bukan hanya namanya saja tapi juga pengetahuan dan profesinya di bidang penerbitan khususnya penerbit mayor. Beliau adalah Bapak Joko Irawan Mumpuni, Direktur Penerbitan dari Penerbit Andi Yogyakarta. Beliau juga tercatat sebagai anggota Dewan Pertimbangan IKAPI DIY, penulis buku bersertifikat BSNP dan Asesor BNSP.

Insyaallah Bapak Joko Irawan Mumpuni sudah ada bersama kita di grup ini dan siap berbagi ilmu kepada kita semua. Baiklah Kepada Bapak Joko Irawan Mumpuni, waktu dan ruang chat dipersilakan

 

Selanjutnya pertemuan diambil lih oleh Natasuber

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Salam sejahtera Selamat malam Salam sehat untuk kita semua.

Saya senang malam hari ini bisa ketemu dengan teman2 semua digrup ini untuk kita dapat belajar bersama-sama bagaimana dapat membuat tulisan yang berguna bagi siapapun yang membacanya.  Jadi pada malam hari ini saya didaulat untuk berbagi pengalaman dalam acara: sharing malam hari ini. Sebelum pemaparan saya mulai, saya akan meluruskan dulu dari judul sharing kita malam ini. Istilah BUKU MAYOR adalah kurang tepat yang tepat adalah PENERBIT MAYOR Setiap penulis mempunyai impian kalau bukunya bisa diterbitkan oleh PENERBIT MAYOR. Tidak banyak jumlah PENERBIT MAYOR DI INDONESIA. Menjadi penerbit mayor memiliki kriteria yang tidak mungkin dpt diraih dalam waktunpendek, tetapi bisa sampai puluhan tahun. Syarat menjadi penerbit mayor salah satunya adalah harus sudah memiliki judul terbitan buku puluhan ribu judul dan tiap tahunnya harus menerbitkan ratusan judul secara konsiaten. Baik sekarang kita mulai ke materi utama kita ya..

Penerbit adalah  Industri kreatif yang didalamnya ada kolabarasi insan2 kreatif : Penulis, Editor, Layouter, Ilustrator dan desain grafis.. Ini adalah bagian dari industri kreatif penerbitan cetak, saat ini dan mendatang akan bertambah insan2 kreatif bidang lain yang akan bergabung seiring dengan perkembangan dunia penerbitan yang kini sudah mengarah pada Publisher 5,0. yang memanfaatkan teknologi IT untuk menerbitkan karya2 kreatif. Ada jenis2 buku didunia ini, biasanya klasifikasi jenis buku digambar dengan grafis yang mirip sirip ikan seperti ini:

 

Dua kategori besar jenis buku adalah buku Teks (buku sekolah-kampus) dan buku Non Teks (buku-buku populer). Buku sekolah disebut buku pelajaran sedangkan kampus disebuat buku Perti (perguruan tinggi). Buku Nonteks  dibagi dua lagi menjadi buku Fiski dan Non Fiksi. Sehingga grafisnya akan tergambar seperti ini:

Buku Perguruan tinggi dibagi dua lagi menjadi buku Eksak dan Non Eksak Sekarang mari kita lihat grafis2 hasil survei yang menggambarkan dunia perbukuan di Indonesia..Baca penjelasannya siaetiap contoh bukunya ya.. Nah itu tadi gambar2 cover buku yang telah terbit dengan caption2 penjelasannya. Sekarang kita cek pada diri kita masing2 kita pada leval mana terkait dengan tulis menulis.. perhatikan gambar sebagai berikut :Harapannya setelah mengikuti acara ini, teman2 sudah berada dilevel paling atas.. Teman2, industri penerbitan bila digambar utuh lengkap maka ekosistemnya seperti ini: Gambar yang telah menjadi sederhana ya.. Tingkat literasi bangsa ini sampai saat ini masih banyak dikeluhkan banyak pihak akibat rendahnya tingkat litersai dibanding negara lain sekawasan. Salah satu cirinya adalah mudah percaya pada HOAX atau berita bohong Selanjutnya kita akan segera masuk dalam bahsan bagaimana proses penerbitan mulai dari  memasukan/mengirinmkan naskah buku ke penerbit hingga buku itu terbit dan beredar. inilah gambarnya.. rumit ya..

 Adakutipan yang sangat menarik untuk para calon penulis:Nah sekarang mengapa kita harus menulis? Apa sih yang didapatkan ketika penulis tersebut sudah berhasil menerbitkan buku secara profesional dan diterbitkan oleh penerbit yang bereputasi.. ini yang akan didapatkan:

Ini riancian penjelasannya: kalau tadi kita telah bahas bagaimana menegetahui tema2 yang menarik, sekarang bagaimana cara penerbit mengukur reputasi penulis?. Semua pasti pakai data. Dalam hal ini penerbit memakai data salah satunya dari Google Scholer/Cendekia. Reputasi penulis ternyata sangat berpengaruh ya. Maka ketika Prof.Eko Indrajit ada program nulis bareng dengan guru, semua Penerbit Andi terima. Mengapa? Disana tercantum nama Prof.EkoJi sebagai salah satu penulisnya. Penerbiat akan sangat berhati hati jika ada buku-buku yang bertema memiliki Pasar sempit dan Lifecicly pendek, namun penerbit akan senang dengan tema2 buku yang memiliki LifeCycle panjang dan market lebar..

Demikian pemaparan bapak Joko Irwawan Mumpuni

Selanjutnya adalah sesi tanya jawab :

Tanya:

Selamat malam ,saya Wahyu dari Semarang , ada 1 pertanyaan , saat penulis mengirim naskah untuk dibuat  buku ,ada penilaian naskah dari penerbit bisa diterima bisa juga ditolak Yang ingin saya tanyakan   alasan apa saja sehingga penilai menolak naskah tersebut  tersebut.(yang kebanyakan ya pak) Terimakasih .

Jawab

Kebanyakan ditolak karena tema yg ditulis tidak lagi trend atau penulisnya belum memiliki reputasi sehingga menurut penerbit buku itu akan tidak laku.


Tanya

Bismillah.

Rosjida Ambawani - Ciamis.

Ijin bertanya.

Jika kita menulis tema populer dan karena keterbatasan ilmu maka kita menukil dari banyak referensi untuk sumber tulisan kita dan tentunya hal itu dimasukkan ke daftar pustaka. Apakah tulisan/naskah buku kita dari hasil banyak menukil/mengambil dari referensi terpercaya itu akan lolos oleh seleksi penerbit mayor? Bagaimana solusi akan hal tersebut?

Terima kasih


Jawab:

Tidak ada satupun buku ilmiah yang ditulis tanpa referensi sumber yang lain. Jadi buku yang kontennya mensitasi dari buku lain itu sah dan tidak ada pengaruhnya diterima atau tidak. Kecuali buku itu hasil plagiasi dari sumber lain, pasti  naskah akan kami kembalikan.


Demikian sekelumit pertanyaan dan jawabannya. Selanjutnya moderatr mengambil alih pertemuan dan menutup pertemuan malam ini.

Salam KBMN 28

Senin, 06 Maret 2023

PI/KI untuk AK Pangkat

Oleh Noormasri Karyawan, S.Pt.,M.Pd.



 

Tema : Poin Buku Pada Kenaikan Pangkat

Narasumber : Dr. Imron Rosidi, M.Pd.

Moderator : Yandri Novita Sari, S.Pd.

Hari/Tanggal  : Senin, 6 Maret 2023

 

 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Apakah poin buku bisa digunakan pada kenaikan pangkat PNS? Jika masih ragu-ragu temukan jawabannya di sini. Malam ini di KBMN 28

Pendahuluan dibawakan oleh Om Jay.

Malam hari ini bapak Dr. Imron Rosidi, M.Pd akan membagikan ilmunya kepada kita. Ibu Yandri Novita Sari akan memandunya sebgai moderatornya.

Sebagai founder KBMN PGRI gelombang 28, Omjay berharap semakin banyak peserta yang bertahan sampai di akhir finish dan tidak menyerah kalah. Sebab malam ini materinya semakin seru . Judulnya Point Buku Pada Kenaikan Pangkat PNS. Beliau adalah salah seorang narasumber yang mengalaminya secara langsung. Buat kawan-kawan peserta KBMN 28, ayo kita siapkan diri untuk belajar bersama secara online. Kita belajar dari Pak Imron Rosidi yang berada di Pasuruan Jawa Timur, dan IBu Yandri yang bersala dari Padang, Sumatera Barat. Jarak yang jauh menjadi terasa dekat berkat adanya aplikasi Whatsapp.com. Mari kita sambnut ibu Moderator kita, ibu Yandri Novita untuk memimpin jalannya kegiatan belajar online ini tepat pukul 19.00 wib. Pesan Omjay, Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi.

Selanjutnya jalannya kegiatan diambilalih oleh moderator Yandri Novita Sari, S.Pd.

Salam dari Padang, Sumatera Barat untuk Bapak Ibu se Nusantara. Luar Biasa antusias KBMN 28 dari Sabang sampai Merauke. Sudah memasuki pertemuan ke-25 kita menjalani KBMN tidak terasa sebentar lagi kita akan Closing Ceremony sebelum bulan Ramadhan.  Saya yakin sebagian Bapak Ibu sudah hampir finish menggarap buku solonya.

Seperti yang sudah dipaparkan oleh om jay, pada pertemuan ke-25 membahas tentang Poin Buku pada Kenaikan Pangkat PNS

Yah betul, Faktor pendukung untuk kenaikan pangkat bagi seorang pendidik adalah menulis buku. Nah ini tak jarang banyak pendidik yang berargumentasi bahwa menulis buku suatu hal yang susah. Apakah bener begitu? Lalu buku yang bagaimana yang masuk kategori kenaikan pangkat PNS? Apa saja jenisnya?

Hayoo makin penasaran toh. 🤭😁

Keren bukan Kelas Belajar Om Jay, materi komplit dan narasumbernya juga luarbiasa. Sesuai dengan Flyer yang telah Bapak Ibu lihat,  narasumber kita malam ini Bapak Dr. Imron Rosidi, M.Pd.

Nah ini narasumber kita dengan salah satu buku karya beliau berjudul Bergerilya menjadi Penulis. Seabrek prestasi sudah di raih oleh narasumber kita alumni D-III Jurusan Bahasa di IKIP Surabaya ini. Hal ini dibuktikan Pak imron Rosidi terpilih sebagai penerima Penghargaan Satya Lencana Pendidikan dari Presiden Susilo Bambang Yudyono (SBY) tahun 2011. Tak hanya itu beliau juga Mendapatkan penghargaan dari Intel Education Award dan Platinum Indonesia. Penulis buku berjudul "Menulis Siapa Takut", yang juga berprofesi sebagai dosen Pascasarjana Uniwara STKIP Pasuruan dan kampus Dalwa Bangil karena kecintaannya di bidang menulis Pak Imron dipercaya menjadi wakil dalam Pertukaran Tokoh Masyarakat Indonesia dengan Amerika Tahun 2006 dan menjadi wakil kalangan guru yang terbang ke Amerika. Tidak hanya Amerika,  lelaki kelahiran kelahiran Surabaya tanggal 10 Juni 1966 ini juga terbang ke Sydney dan Melbourne tahun 2011, beliau dipercaya mewakil Indonesia karena beliau mendapat Predikat Guru Berprestasi Tingkat Nasional. Sepak terjang yang luar biasa diimbangi ketekunan dan keuletan Bapak Imron sebagai Penulis buku pelajaran, buku pendidikan dan buku umum dari penerbit UM Press, Kanisius dan lain sebagainya. Beliau juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SMAN 1 Bangil mengantarkan beliau meraih gelar Doktor dan beliau juga masuk  sebagai 10 penulis buku nonfiksi yang mendapat apresiasi dari Gubernur Jatim. 

Mengutip kalimat dari Samuel Johnson, "Karya-karya yang hebat dilakukan bukan dengan kekuatan, tetapi juga dengan ketekunan."

 

Hasil karya dan penghargaan pak Imron banyak sekali, diantaranya:

  •    Penulis buku "Bergerilya menjadi Penulis"
  • 2.    Satya Lencana Pendidikan dari Presiden Susilo Bambang Yudyono (SBY) tahun 2011,
  • 3.    Penghargaan dari Intel Education Award dan Platinum Indonesia,
  • 4.  Penulis buku "Menulis Siapa Takut", lelaki kelahiran  ini juga terbang ke Sydney dan Melbourne tahun 2011,
  • 5.    Mendapat Predikat Guru Berprestasi Tingkat Nasional.
  • 6.  Penulis buku pelajaran, buku pendidikan dan buku umum dari penerbit UM Press, Kanisius,
  • 7.    Penulis buku nonfiksi yang mendapat apresiasi dari Gubernur Jatim. 

dan masih banyak lagi

Pasti Bapak Ibu sudah tidak sabar dengan materi dari Pak Imron Rosidi.  Baiklah bapak ibu,  izinkan saya Yandri Novita Sari membersamai Bapak Ibu di KBMN 28 pada malam ini. Sebelum pemaparan materi dimulai,  ada baiknya kita berdo'a terlebih dahulu sesuai dengan kepercayaan masing2,  agar menambah keberkahan kegiatan kita malam ini.

Berdo'a dimulai

Selesai 

 

Selanjutnya kegiatan diserahkan kepada narasumber bapak DR. Imron Rosidi, M.Pd.

 

Assalamualaikum wr wb

Salam sejahtera bagi kita semua.

Baiklah saya akan mulai pertemuan untuk menjelaskan tentang penulisan buku untuk kenaikan pangkat.

Berdasarkan aturan yang masih kita gunakan sampai Juni 2023 Banyak untuk kenakan pangkat itu dibutuhkan 3 hal.pokok.

Pertama adalah Pengembangan Diri (PD), Kedua Publikasi iImiah dan yang ketiga adalah Karya Inovatif (KI)

Salah satu jenis PI dan KI adalah penulisan buku. Untuk PI bisa berbentuk buku di bidang pendidikan, buku terjemahan, buku hasil mengubah dr laporan penelitian kita. Sementara itu, di KI bisa berupa buku kumpulan puisi, buku kumpulan cerpen, dan buku novel. Sayangnya, ketika saya menilai buku2 yang diajukan untuk KP, saya sering menemukan buku antologi puisi yang ditulis keroyokan. setiap guru hanya menulis satu atau lebih puisi. ini tidak bisa dinilai untuk kumpulan puisi, hanya yang menulis minimal 20 puisi yg bisa dinilai. untuk kumpulan cerpen, minimal satu guru menulis 5 cerpen basi dinilai

Dalam ppt disebutkan bahwa ada 10 jenis PI, 4 jenis KI dan 2 jenis PD Hanya saja, saat pengajuan PAK, guru maupun KS biasanya hanya mengajukan PTK atau PTS ini menimbulkan kecurigaan bahwa guru tsb menjahitkan saat pengajuan PAK. Ini hrs kita hindari Yg menjadi peluang bagi kita sebenarnya menulis buku hasil laporan penelitian yg kita miliki Hanya dg mengatur beberapa bab yg ada, buku akan terwujud Silakan dipelajari materi di atas. Selanjutnya kita juga berdiskusi masalah KP dalam aturan baru

Sejenak pemaparan narasumber dihentikan karena ada pertanyaan dari peserta.

P1

Imro'atus Sholihah_Jombang Jatim Bapak sy pernah konsultasi ke Bpk untuk KP sy ke 4B, Alhamdulillah skrg sdh turun.Bapak untuk hasil karya seperti modul, artikel itu kan dibatasi per semester 1, kalau buku bgmn Bpk, krn antri ISBNnya kadang tdk bisa diprediksi. 

Terima kasih.

J1

Benar. Sekarang memang agak sulit pengurusan ISBN. Ttp bukankah yg tdk ber ISBN pun bisa dinilai dg AK 1. Buku yg diajukan maksimal 3 buku pendidikan.

P2

Assalamu'alaikum, bu

Pertanyaan: Wiwik Setiandani-Bogor Untuk PTK yang sudah dibukukan, masuk kategori manakah karya inovatif atau Karya ilmiah? Berapa kredit pointnya?

 J2

Masuk dlm buku pendidikan dg AK 4

P3

Nama: daru Asal: serang

Ijin bertanya Apakah jika kami 6 penulis bikin antologi tentang potret pelajar pancasila di Kotaku Masing masing kirim 5 naskah ..Apa bisa masuk point buku karya ?

J3

Kalau buku pendidikan boleh dinilai maksimal 4 orang dg persentase yg telah ditentukan Ditentukan. Untuk penulis ke 5 dan 6 tdk dpt AK

 P4

Nama : Ani Nurhidayah Asal : MTsN 4 TRENGGALEK

Assalamualaikum Mohon maaf mau bertanya, jenis KI bisa dlm bentuk cerpen. Tetapi saya adalah seorang guru Mapel IPA apakah bisa di nilai kalau saya nantinya membuat kumpulan cerpen?

J4

Untuk Karya Inovatif, baik itu menulis cerpen, Puisi, Menulis Lagu, membuat poster, cover buku, untuk semua guru Jadi untuk menulis cerpenpun guru kelas maupun guru MIPA Jadi tidak harus guru bhasa Indonesia.

Demikian sekelumit resume pertemuan ke 25 malam ini.

Salam KBMN 28

Jumat, 03 Maret 2023

Menulis Biografi

Oleh Noormasri Karyawan, S.Pt.,M.Pd.



 

Tema : Menulis Niografi

Narasumber : Lely Suryani, S.Pd., SD.

Moderator : Muliadi, M.Pd.

Hari/Tanggal  : Jumat, 3 Maret 2023

 

 

Bismillahirohmanirrohim

 

Mari kita baca dan simak pernytaaan Om Jay.

 

“Tak terasa kita sudah memasukai pertemuan ke-24 dari 30 pertemuan yg kita rencanakan. Satu per satu peserta berjatuhan dan tidak sampai ke garis finish. Itu sebuah kenyataan yang sering Omjay hadapi dari peserta gelombang pertama sampai ke-28.”

 

Pertemuan ke 24 denga Tema Menuis Biografi yang akan dipaparkan oleh narasumber ibu Lely Suryani, S.Pd. SD.  Dengan dimulainya pertemuan ke 24 ini berarti sudah semakin dekat tujuan kita. Yang di akhir pertemuan nanti kita akan menerbitkan karya buku solo dari kumpulan resume pertemuan KBMN Gelombang 28 ini yang berupa kumpulan resmi resume pertemuan ini.  Aamiin.

 

Adapun Moderator malam, bapak Muliadi, M.Pd. beliau berasal dari Tolitoli Sulawesi Tengah. Nah tempat ini yang selama ini ingin saya kunjungi. Di Sulawesi sudah saya kunjungi semua,  antara lain Manado, Kendari, Makasar, Palu dan ini Sulawesi Tengah yang belum saya knjungi. Semoga Allah memberi jalan untuk ke sana terutama ke Mekah. Aamiin

 

Bapak Muliadi, M.Pd. akan memandu pertemuan malam ini. Seperti biasa pertemuan mala mini terdiri atas 4 sesi

1. Pembukaan

2. Pemaparan Materi

3. Tanya Jawab dan

4  Penutup

 

PEMBUKAAN

Narasumber mala mini adalah ibu Lely Suryani, S.Pd.SD. Beliu juga adalah  salah satu guru penggerak.  Ibu Lely akan membahas tentang Menulis Biografi

Apa itu Biografi akan dibahas oleh beliau mari kita simak pembahasannya.

 

PEMAPARAN MATERI

Biografi terdiri atas 2 kata yaitu Bio dan Grafi. Biografi adalah sebuah narasi atau cerita yang berisi kisah kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang lain atas persetujuan tokoh yang akan diceritakan tentang biografinya,Biografi dapat berupa cerita perjalnan hidup seseorang baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia. Biografi dapat berisi informasi mengenai seluruh perjalan hidup seseorang mulai dari kelahiran, latar belakang keeluarganya, kehidupan masa kecilnya lingkungan tempat tiggalnya, teman mainnya, Pendidikan yang dijalaninya mulai dari sekolah dasar hingga Pendidikan tertinggi yang dijalaninya, Bisa juga berisi atau cerita tentang masa produktifnya tentang rintisan karirnya pekerjaan atau profsi yang dijalani hingga masa non produktif atau pensiun, keluarganya mulai dari orang tua, saudara, anak dan istri/suaminya yang terangkum dalam pengalaman hidupnya, bahakn bisa juga menceritakan pencapaian seseorang selama hidupnya.

 

Biografi dapat ditulis dalam bentuk buku, artikel, atau bahkan film dokumenter. Biografi biasanya ditulis oleh seorang penulis atau biografer yang melakukan riset dan wawancara dengan orang yang menjadi objek biografi dan sumber-sumber lainnya untuk memperoleh informasi yang akurat dan lengkap tentang kehidupan orang tersebut.  Ibu Lely sendiri telah menulis tentang Biografi paka Wijaya Kusuma atau kita kenal dengan panggilan OM JAY yang teranglum dalam buku bertajul KISAH OM JAY.

 

Tujuan Biografi

Kebanyakan penulis Biografi memiliki tujuan untuk memperkenalkan perjalanan hidup seseorang yang dapat diambil hikmahnya untuk dijadikan cermin bagi pembacanya. Namun tujuan penulisan Biografi itu diantaranya adalah :

 

  1. Menginspirasi dan memberikan motivasi - Biografi sering kali dijadikan sebagai bahan bacaan yang menginspirasi dan memberikan motivasi bagi pembaca. Kisah sukses dan pengalaman hidup seseorang yang terdapat dalam biografi dapat menjadi contoh bagi pembaca untuk mengatasi rintangan dan mencapai tujuan hidup mereka sendiri.
  2. Merekam sejarah - Biografi dapat menjadi sumber informasi sejarah yang berharga untuk generasi mendatang. Dengan menulis biografi, seseorang dapat merekam kisah hidup orang-orang yang telah berjasa atau mempunyai pengaruh pada masa lampau. Biografi juga dapat merekam suatu periode atau kejadian dalam sejarah.
  3. Memberikan wawasan - Biografi dapat memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih baik tentang seseorang yang menjadi objek biografi. Dengan memahami lebih dalam tentang latar belakang dan pengalaman hidup orang tersebut, pembaca dapat mendapatkan wawasan baru tentang kehidupan dan dunia.
  4.  Mengabadikan warisan - Biografi dapat dijadikan sebagai cara untuk mengabadikan warisan seseorang. Biografi dapat membantu memperkenalkan seseorang pada generasi mendatang dan membuat mereka tidak terlupakan.

 

Bagaimana kita dapat menulis Biografi. Kalau seandaiynya kita ingin menulis Biografi seseorang, selain harus mendapat persetujuan dari orang yang akan ditulisnkan kisah hidupnya, baik dari orang itu ataupun keluarganya, maka ada langkah-langkah atau prosedur dalam menulis biografi seseorang

Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :


  1. Melakukan riset tentang orang yang akan diceritakan kisah perjalanan hidupnya. Menemukan fakta hidup dan informasi tentang latar belakang, berupa kehidupan awal, Pendidikan yang ditempuhnya, karier, pencapaian, dan pengalaman hidup yang menarik atau tidak. Tergantung persetujuan. Untuk mendapatkan iformasi tersebut maka sumber informasi dapat kita peroleh dengan cara wawancara dengan keluarga atau teman dekat, surat surat prribadi, artikel di media masa atau  media sosial yang memuat beritanya, buku yang ada kaitan dengan kehidupannya.
  2. Langkah berikutnya adalah membuat kerangka tulisan atau outline artikel untuk untuk biografi. Membuat kronologis dari daftar peristiwa yang dialami dan pengalaman penting dalam hidup orang tersebut untuk membantu Anda mengorganisasi informasi.
  3. Tulis pengantar atau pendahuluan yang menarik untuk menarik perhatian pembaca. Pendahuluan harus memberikan gambaran singkat tentang siapa orang tersebut dan mengapa hidupnya layak untuk ditulis biografinya.
  4. Mulai menulis biografi dengan menyelesaikan bagian-bagian yang paling menarik dan relevan. Pastikan untuk memasukkan detail yang menarik dan membuat cerita hidup orang tersebut menjadi hidup.
  5. Organisir konten biografi dalam urutan kronologis, dimulai dari masa kanak-kanak, kemudian ke masa remaja, dewasa awal, dan seterusnya.
  6. Gunakan gaya bahasa yang mudah dimengerti dan tetap konsisten dengan tema biografi.
  7. Berikan gambaran yang jelas tentang perjuangan dan rintangan yang dihadapi, kesulitan dan kegagalan yang dialami, serta keberhasilan dan kebahagiaan yang diraih.
  8. Jangan lupa untuk menyertakan kutipan atau kata-kata orang tersebut yang menarik atau menggambarkan kepribadiannya.
  9. Revisi dan edit biografi secara teratur. Pastikan kesalahan gramatikal dan fakta yang salah dikoreksi atau kita kenal dengan Proofreading.
  10. Akhiri biografi dengan kesimpulan yang merangkum hidup orang tersebut dan dampaknya pada dunia atau masyarakat.

 

Selain Biografi ada juga Autobiografi

 

Autobiografi adalah kisah atau narasi yang ditulis oleh seseorang tentang hidupnya sendiri, pengalaman-pengalaman penting, dan peristiwa-peristiwa yang memengaruhi kehidupannya. Autobiografi biasanya ditulis dalam sudut pandang orang pertama dan menceritakan sejarah hidup dari awal hingga saat ini. Autobiografi dapat mencakup berbagai topik seperti keluarga, pendidikan, pekerjaan, pernikahan, perjalanan, dan banyak lagi. Autobiografi dapat membantu pembaca memahami pengalaman dan pandangan hidup penulis, dan dapat memberikan wawasan tentang kehidupan dan peristiwa sejarah.

 

Tujuan Autobiografi

Tujuan utama menulis autobiografi adalah untuk membagikan kisah hidup dan pengalaman pribadi seseorang dengan pembaca. Beberapa tujuan khusus dari menulis autobiografi dapat meliputi:

  1. Meningkatkan pemahaman diri: Menulis autobiografi dapat membantu seseorang memahami dirinya sendiri lebih baik dengan merefleksikan peristiwa penting dalam hidup mereka dan menghubungkan pola-pola dalam pengalaman hidup.
  2. Menjaga kenangan: Autobiografi juga dapat berfungsi sebagai catatan kenangan bagi penulis dan keluarga mereka, dan dapat membantu mempertahankan warisan keluarga.
  3. Memberikan inspirasi: Autobiografi dapat menjadi sumber inspirasi bagi pembaca, terutama bagi orang yang mengalami situasi serupa atau menghadapi kesulitan dalam hidup.
  4. Memberikan wawasan: Autobiografi dapat memberikan wawasan tentang sejarah, budaya, dan lingkungan sosial di mana penulis hidup dan bekerja, sehingga dapat membantu pembaca memahami kondisi dan konteks kehidupan penulis.
  5. Membangun identitas dan citra publik: Autobiografi juga dapat membantu seseorang membangun identitas dan citra publik mereka, baik dalam konteks pribadi maupun profesional.

 

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diikuti dalam menulis autobiografi:

  1. Lakukan riset dan persiapan: Mulailah dengan membuat daftar peristiwa penting dalam hidup anda, tempat-tempat yang anda kunjungi, orang-orang yang anda temui, dan pengalaman-pengalaman lain yang mungkin anda ingin masukkan dalam autobiografi anda. Lakukan riset tentang masa lalu anda, termasuk sejarah keluarga, lingkungan sosial, dan kebudayaan saat itu.
  2. Tentukan gaya dan fokus: Setelah anda mengetahui gambaran besar dari hidup anda, tentukan gaya dan fokus untuk autobiografi anda. Anda dapat memilih untuk menulis dalam gaya naratif atau reflektif, dan memilih fokus seperti karier, keluarga, atau perjalanan.
  3. Buat kerangka cerita: Buat kerangka cerita untuk autobiografi anda dengan memilih peristiwa penting dan menempatkannya dalam urutan kronologis atau non-kronologis.
  4. Tulis draf pertama: Mulailah menulis draf pertama dari autobiografi anda berdasarkan kerangka cerita yang sudah dibuat. Jangan khawatir tentang detail atau kesalahan, hanya tulis dengan lancar.
  5. Proofreading atau melakukan Edit dan revisi: Setelah menyelesaikan draf pertama, edit dan revisi autobiografi anda dengan memperbaiki kesalahan, menambahkan detail dan pengalaman baru, dan memperbaiki struktur dan narasi.
  6. Beri judul dan bagikan: Setelah menyelesaikan revisi terakhir, berikan judul untuk autobiografi anda. Jika ingin dibagikan dengan orang lain, pertimbangkan untuk mencetak atau menerbitkan secara online untuk dapat dibaca oleh publik.
  7. Ingatlah bahwa menulis autobiografi dapat memakan waktu, dan dapat melibatkan emosi yang kuat. Oleh karena itu, pastikan untuk meluangkan waktu yang cukup dan mempersiapkan diri secara emosional untuk menulis autobiografi yang baik dan berarti.

 

Demikian Paparan ibu Lely. Dari pemaparan beliau dapat kita simpulkan yaitu Biografi atau Biografi adalah kita menuliskan tentang kisah hidup orang lain baik yang masih hidup ataupun telah tiada, sedangkan autobiografi menulis kisah hidup diri sendiri.

 

Sampai disini, ibu Lely Suryani, S.Pd., SD mengakhiri pembahasannya. Selanjutnya Moderator memberikan kesempatan bertanya bagi peserta dalam sesi tanya jawab. Adapun beberapa pertanyaannya sebagai berikut :

 

TANYA JAWAB

Pertanyaan

Bagaimana cara menulis biografi itu menjadi menarik dan anti klimaks sehingga  yang membacanya  terbawa emosi..apakah perlu "bumbu2" ?

Jawab

Bumbu penyedap?...

Okeh.. tidak masalah..

Yang penting.. apa yang kita tulis harus dikomunikasikan dengan tokohnya.. Jika setuju.. bisa dilanjut.. jika tidak berkenan.. kitapun tidak boleh memaksa..

Kominikasi intensif saja.. buar enak..

Semangat..

 

Pertanyaan

Assalamualaikum, saya nyonya Suthalib (Musiroh) dari Sidoarjo Jawa Timur.

Ijin bertanya; Bolehkah auto biografi diceritakan dlm bentuk cerpen atau cerber ? Jika boleh, patokan khusus apa yang harus saya lakukan.  Terimakasih

🙏 karena saya lebih suka menulis cerpen / cerber

 

Jawab :

Untuk penulisan biografi...

Dari awal kan kita sudah menulis drafnya.. jadi.. sumber yang ditetapkan juga menyesuaikan dengan draf yang telah di susun.. atau sebaliknya... Kita punya sumber siapa saja yang bisa membantu penulisan biografi.. sesuaikan dengan draf ...

 

Pertanyaan

Imro'atus Sholihah_ Jombang Jatim

Apa yang menjadi ciri khusus karya biografi?

 

Jawab :

Bu Imroatus...Ciri buku biografi ya kisah orang lain yang kita tulis..Untuk masing - masing tokoh tentu berbeda kisahnya..

Oke..

Yuuk.

Semangat..

 

Demikian beberapa pertanyaan dan jawaban yang diajukan dan dijawab.  Selanjutnya Moderator melakukan closing ceremony

 

PENUTUP

Demikian pertemuan kita malam ini.

 

Salam KBMN 28


Rabu, 01 Maret 2023

Menerbitkan Buku di Penerbit INDI

Oleh Noormasri Karyawan, S.Pt.,M.Pd.

 

Tema : Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indi

Nara Sumber : Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd.

Moderator : Nur Dwi Yanti, S.Pd.

Hari/Tanggal  : Rabu,1 Maret 2023

 

 

Bismillahirohmanirrohim.

Langkah apa yang kita lakukan setelah karya kita selesai kita tuangkan dalam draft buku? Tentu saja PENERBIT. Apakah itu penerbit mayor? Penerbit Mayor lebih selektif dalam memilih karya yg akan dicetaknya. Jangan risau kawan, masih ada penerbit INDI yang akan membantu  mewujudkan mimpi kita memiliki buku solo sendiri. Bagaimana caranya? Dimana harus menghubungi penerbit Indie, berapa biayanya? Eitss simpan dulu tanyamu kawan. Tumpahkan semua kegalauanmu menerbitkan buku di kelas KBMN nanti malam. Ssttt jangan sampai lupa yaa.. Malam ini...

 

Pertemuan ke 23 malam ini dibuka oleh moderator ibu Nur Dwi Yanti, S.Pd.

 

Assalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh

Selamat malam, salam sejahtera, sehat selalu untuk TIM TSO, Narasumber kita serta para sahabat KBMN Gel. 28 Jumpa lagi kita di malam pertemuan yang ke-23 KBMN Gelombang 28.

Malam ini saya NDY akan membersamai kelas KBMN hingga pukul 21.00 WIB.

 

Adapun rangkaian acara malam ini:

1.Pembukaan

2.Pemaparan Materi oleh Narasumber

3.Tanya Jawab

4.Penutup

 

PEMBUKAAN

Baiklah sahabat KBMN kita bersama membaca doa sesuai dengan keyakinan masing-masing sebagai wujud rasa syukur dan semoga materi malam ini akan membawa kebermanfaatan bagi kita semua.Aamiin ya robbal alamiin

 

Sahabat KBMN Gel 28 yang hebat Tidak terasa kita sudah memasuki pertemuan ke-23 tinggal 7 pertemuan lagi maka tuntas kelas belajar menulis, namun bukan berarti terputus begitu saja. Masih ada yang harus dipersiapkan untuk memperoleh sertifikat dengan menulis buku solo.

 

Sudahkah sahabat yang hebat menyusun draft buku solo? Sudahkah mengajukan buku solo kepada masing-masing mentor? Bagaimana proses hingga buku solo terbit dan memiliki ISBN atau QRCBN? Bagaimana menghubungi penerbit yang siap mencetak dan mempublikasikan?

 

Jangan panik jangan gundah Tema malam ini Menerbitkan Buku Semakin Mudah di Penerbit Indi oleh Narasumber kita yang keren Bapak Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd,

 

Beliau akan memaparkan secara detail proses membungkus draft buku menjadi buku yang diterbitkan Sambil menyiapkan minuman hangat, dingin, makanan ringan dan berat untuk menyimak materi malam ini berikut profil Narasumber kita malam ini.

 

Om Ian adalah panggilan akrab Tim TSO, usia muda memiliki segudang prestasi dan karya. Puluhan tulisannya sudah dimuat di berbagai media cetak. Sebagian besar dimuat di Tabloid Bola, Harian Bola, Tabloid Soccer. Ada juga yang dimuat di Harian Kompas, Kedaulatan Rakyat, Warta Kota, Media Indonesia, dan Majalah Hidup. Untuk menghilangkan kegundahan.. marilah kita sambut Om Ian narasumber kita...

 

Siap om..

 

PEMAPARAN MATERI OLEH NARASUMBER

Selanjutnya diambil alih oleh pak Raimundus Brian Prasetiawan.

Terima kasih Bu Yanti telah membuka pertemuan malam ini. dan membersamai kita sampai pukul 21.00 WIB. Malam ini pertemuan ke 23. tinggal sedikit lagi menuju 30 pertemuan Sungguh luar biasa semangat bapak/ibu yang konsisten menulis sampai 22 resume bagi yang terputus-putus resumenya, silakan boleh menyusul dilengkapi semoga pada akhirnya nanti akan terkumpul 30 resume aamiin semangatt. seperti yang kita ketahui, syarat pelatihan ini bukan 30 resume saja. Tapi juga menerbitkan buku solo. Sangat pas malam ini temanya adalah menerbitkan buku semakin mudah di Penerbit Indie. Materi malam ini disediakan agar bapak/ibu memiliki pandangan/wawasan menerbitkan buku. Agar saat menjalani proses penerbitan buku tidak mengalami pengalaman kurang menyenangkan. dan agar tidak menemui hambatan. Perlu dipahami, pada pelatihan ini bapak/ibu berjalan sendiri dalam membuat buku solo. Bapak/ibu menghubungi sendiri penerbitnya dan ikuti panduan/ketentuan dari penerbit tersebut

 

Disisi lain mungkin ini pengalaman pertama bapak/ibu membuat buku. Maka pertemuan malam ini membantu bapak/ibu agar bisa menjalani langkah menerbitkan buku. Menerbitkan buku sekarang ini semakin mudah karena ada penerbit indie. yang menerima naskah tanpa seleksi.

 

Dahulu ketika penerbit indie belum eksis seperti sekarang, kita hanya tahu bahwa penerbit buku yang ada itu hanya penerbit mayor seperti Gramedia, Grasindo, Erlangga, Elex media, Andi, dll.

Penerbit mayor menerapkan seleksi naskah, sehingga belum tentu naskah kita diterima. Memang itu dilakukan agar penerbit mayor mendapat naskah yang benar-benar berkualitas dan diperkirakan akan laku dipasaran.

 

Tahap seleksi naskah menjadi tantangan untuk bisa menembus penerbit mayor. Penulis harus berjuang mencoba mengirim naskah ke beberapa penerbit hingga bisa diterima oleh suatu penerbit mayor. Penolakan naskah menjadi makanan sehari-hari penulis. Ketika naskah diterima pun proses penerbitannya sangat lama. Kini ada penerbit indie yang bisa menjawab rintangan-rintangan tersebut

Naskah pasti diterbitkan

Proses penerbitan mudah dan cepat

Menerbitkan di penerbit mayor bisa lebih dari setahun prosesnya

Kalau di penerbit Indie dalam hitungan bulan saja

 

Saya bukan bermaksud bahwa penerbit indie itu lebih baik. Indie maupun mayor punya kelebihan dan kekurangan. Maksud saya adalah menggunakan jasa penerbit indie maupun mayor perlu waktu yang tepat untuk penulis. Untuk penulis pemula yang baru pertama kali akan menerbitkan buku, bisa dicoba mengawali di penerbit indie. Jika bukunya cepat terbit akan menjaga semangat menulis. Akan ada waktunya kita perlu merasa upgrade jika sudah sering menerbitkan di penerbit indie. Tentu kita perlu tantangan lagi dalam menulis. Barulah penerbit mayor tepat untuk penulis yang ingin upgrade

 

Beruntung di KBMN PGRI kita juga punya narasumber Prof. Eko Indrajit yang bisa membantu kita untuk tembus ke penerbit Mayor yaitu Penerbit Andi Jadi begitulah penerbit Indie dan mayor saling mendukung untuk para penulis. Mari simak lebih lanjut ciri-ciri penerbit indie. Bagi penulis pemula  tentu penerbit indie menjadi solusi untuk bisa mewujudkan impian memiliki buku karya sendiri.

 

Memang  kalau di penerbit indie, kita perlu keluar biaya-biaya untuk mendapat fasilitas  penerbitan, atau jika ingin cetak ulang. Tapi itu memang konsekuensi dari penerbitan tanpa seleksi, sehingga biaya penerbitan menjadi tanggung jawab penulis untuk mendapat fasilitas penerbitan yang memuaskan. Penerbit Indie ada banyak. Silakan bapak/ibu memilih penerbit berdasarkan selera/kondisi masing-masing.

 

Sebagai tips, berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan penerbit indie

● Biaya penerbitan

● Fasilitas penerbitan yang di dapat penulis

● Batas maksimal jumlah halaman

● Ketentuan dan Biaya cetak ulang

● Apakah dapat Master PDF

● Jumlah buku yang didapat penulis

 

Saya disini membantu bapak/ibu menghubungkan ke penerbit yang sudah terpercaya dan terjamin kualitasnya Sejak Juli 2020 saya membantu peserta KBMN memilihkan dan menghubungkan ke penerbit Mengapa saya membantu mengubungkan bapak/ibu ke penerbit indie ?

Jadi bapak/ibu tidak merasa sendirian dalam proses penerbitan buku. Ada saya yang mendampingi dan menjawab berbagai pertanyaan seputar proses penerbitan. Sehingga bapak/ibu merasa tenang bahwa buku pasti akan terbit. Saat itu (Juli 2020) saya melihat bapak/ibu peserta yang belum tahu mau menerbitkan buku dimana. Saya  sering juga mendapat cerita kasus hambatan yang dialami peserta kbmn dalam menerbitkan buku yaitu:

- biaya mahal

- biaya murah bahkan gratis diawal, namun jadi mahal akhirnya

- ketidakjelasan nasib naskah setelah berbulan-bulan

- ketentuan berubah2 tidak sesuai dengan di awal.

- ada ketentuan yang tidak disampaikan di awal

Melihat kasus-kasus tersebut maka saya membantu bapak/ibu memilihkan penerbit yang sudah terpercaya dengan harga terjangkau dan mengawal sampai naskah terbit menjadi buku. Biaya 400.000 saja. Penulis dapat 2 buku

saya sampaikan daya tarik penerbit ini

1. Biaya terjangkau, tidak perlu sampai jutaan rupiah

2. jumlah maksimal halaman sangat banyak yaitu 280 hal A5. Jadi bapak/ibu tidak kena biaya tambahan halaman walaupun bukunya setebal 280 halaman A5.

3. Penerbit ini menjualkan buku terbitannya di tokopedia dan shopee

 

Pesan dari saya, menerbitkan buku perlu waktu untuk proses terbit. Bukan seperti fotokopi yang sehari jadi  Jadi jangan minta ada deadline kapan buku harus terbit. Misalkan karena untuk kenaikan pangkat, buku diminta agar terbit secepatnya. Silakan bapak/ibu perhitungkan waktu proses penerbitan sampai 3 bulan jika ISBN, Karena ISBN sekarang prosesnya ketat.

Demikian pemaparan saya pada pertemuan malam ini

 

Selanjutnya moderator membimbing peserta untuk sesi tanya jawab.

 

TANYA JAWAB

P1

Imro'atus Sholihah_Jombang

Apa yang membedakan antara penerbit Indie, Self Publishing, dan Mayor? bagaimana om apa langsung dijawab satu persatu atau sekaligus?

 

J1

Sebenarnya bisa dilihat dari ciri-ciri penerbit Indie. Penerbit mayor kebalikannya penerbit indie. Sebagai contoh: penerbit indie tidak memasarkan buku terbitannya  ke toko buku. Penerbit mayor memasarkan buku ke toko buku.

 

P2

Rosjida Ambawani - Ciamis

1.Apa syarat naskah memperoleh ISBN?

2.Bolehkah buku solo berasal dari resume 20 pertemuan saja?

3.Untuk buku solo yg berasal dari resume tentunya judul resume beda-beda jadi apa perlu dikelompokkan dulu berdasar yang dekat tema materinya? Dan semua gambar, dll yg ada di setiap resume dimasukkan ke template?

Makasih.

 

J2

1.         Ini penting tentang naskah yang lolos dapat ISBN. Harus kita sadari bahwa naskah yang dapat ISBN adalah naskah yang tujuannya diedarkan secara luas Bukan untuk intern suatu instansi/lembaga Jadi jangan cantumkan nama sekolah atau nama pelatiham

2.         Boleh

3.         Ini silakan keputusan bapak/ibu masing-masing. Bisa dikelompokkan berdasarkan jenis tema, bisa juga tidak usah dikelompokkan

 

P3

Assalamu'alaikum, HR. Utami_Semarang

Mohon penjelasan pada Om Brian, apa maksud mudah dan tanpa revisi, pasti terbit? 1. Apakah berarti tulisan kita tidak melalui proses editing atau profreading? 2.  Apkah ini yang dimaksud, mengapa Perpusnas menghambat pemberian ISBN, karena mencetaknya cuma sedikit (boleh dikatakan tidak dipublikasikan? 3. Seandainya seperti saya butuhnya bukan hanya 4 (2 utk saya, 2 untuk Perpusnas), tetapi juga akan saya pasarkan pada Mhs. saya, wong memang buku teori? Bagaimana prosedrnya, bayar putus (hanya mencetak sesuai kebutuhan. atau royalti, seandainya itu bisa terus tiap tahun? Terima kasih.

 

J3

1.   tulisan tetap melalui editing penerbit, tapi edit ringan saja tidak mendalam. Artinya yang diedit adalah hal-hal yang sangat terlihat secara sekilas.

2.   Harus diakui, betul begitu. Maka kita harus posisikan naskah akan diedarkan secara luas.

3. Mencetak sesuai kebutuhan. Biaya cetak ibu yang bayar. Silakan ibu tentukan sendiri harga jualnya

 

P4

Selamat malam bu, saya Firman Wahono dari SMPN 4 Ambarawa

Izin bertanya, apakah dalam penulisan indie ini, terdapat tim yang jadi editor untuk mengkoreksi naskah kita atau begitu naskah penulis diserahkan ke penerbit indie langsung cetak? Terima kasih

 

J4

Ada yang mengkoreksi. Tapi seperti yang saya bilang tadi, hanya mengkoreksi kesalahan yang sangat terlihat yang paling sering adalah mengkoreksi agar bisa lolos ISBN

 

Demikian resume singkat pertemuan ke 23.

 

Salam KBMN 28