Senin, 13 Februari 2023

Imajinasi dalam Buku Cerita Digital

Oleh Noormasri Karyawan, S.Pt.,M.Pd.




Tema :  Menulis Buku Cerita Digital

Narasumber :  Nir Dwi Yanti, S.Pd.

Moderator : Dail Ma;ruf, M.Pd.

Hari/Tanggal : Senin, 13 Februari 2023


Pengantar

Diera saat ini, Society 5.0.   Dimana semua konsep masyarakat  berpusat dan berbasis pada teknologi. Kecakapan berteknologi digital memegang peran utama di segala bidang, pun dalam  literasi. Salah satunya adalah pergeseran paper ke digital. Membaca buku yang biasanya hanya dapat disimak melalui media kertas, sekarang melalui pergeseran menjadi digital. Sebagai guru, kita harus mau 'melek' dan belajar tentang teknologi digital. Kapan lagi kita belajar dari pakarnya untuk membuat buku digital. HANYA ADA DI SINI, DI KBMN 28... Sangat rugi jika terlewatkan Grup KBMN PGRI 28 memang sangat luar biasa. Banyak sekali ilmu dan pengetahuan baru yang saya dapatkan di grup ini. Materi-materi yang renyah mudah di cerna fikiran dari para narasumber membuat saya jadi menikmati olah fikir saya dan membentuknya jadi tulisan di blog saya.

 

Bayangkan. Jika ada secangkir air di atas meja dan cangkir itu beri kopi panas. Kita tahu ada secangkir kopi panas di atas meja… itulah PENGETAHUAN Artinya Pengetahuan itu adalah segala sesuatu yang bisa dirasakan, dilihat, didengar oleh panca idera kita. Bagaimana membuat kopi panas dalam cangkir? Pertama, kita sediakan cangkir, asukkan kopi kedalamnya, lalu tambahkan gula. Selanjutnya tambahkan air panas ke dalamnya. Aduklah… maka terciptalah Kopi Panas. Itulah ILMU. Artinya Ilmu adalah segala upaya yang dilakukan untuk mewujudkan pengetahuan dalam bentuk kongkrit atau abstrak.

 Menarik kan?

Sekarang mari kita ubah ilmu pengetahuan ke dalam sebuah cerita.

 

Lanjut ya ke resume saya

 

Pertemuan materi kali ini melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh lebih dari 189 peserta namun seiring waktu menjadi surut setelah lama melihat layer HP atau laptop. Dan berbekal kuota yang cukup dan hanya dengan tulisan di grup akhirnya tantangan tersendiri membuat meresume melalui aplikasi Zoom Meeting harus betul betul disimak dan didengar tidak lupa screen shoot layer zoom meeting ini, karena harus menyimak dengan saksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya tetapi harus membuat resume sebaik mungkin.

 

Buku digital Buku digital adalah buku bacaan berbentuk softfile, buku ini bisa dalam bentuk pdf, Buku digital juga disebut dengan ebook. Ebook adalah  buku terbitan yang disediakn dalam bentuk digital; terdiri dari teks dan gambar yang dibaca di layar komputer, laptop, atau perangkat elektronik lainnya.

 

Ada beberapa Fungsi Buku Digital yaitu : alternatif media belajar, media berbagi informasi, cara belajar yang menarik dan interaktif, melindungi informasi yang disampaikan, mempermudah memahami materi ajar, sesuai dengan perkembangan zaman.


Buku digital lebih efisien dibandingkan buku cetak hal ini dikarenakan lebih praktis, mudah dibaca dimana saja, ramah lingkungan, kostumisasi karena bisa dibesarkan dan dikecilkan sesuai keinginan dan lebih murah diakses bahkan gratis. Selain itu fungsi buku digital adalah Sebagai Media Informasi : Fungsi dan manfaat yang pertama buku digital adalah sebagai media informasi, hal ini sama dengan fungsi dan manfaat buku konvensional yang dicetak. bahkan buku elektronik lebih efektif sebagai media informasi karena buku elektronik lebih mudah untuk dibuat dan kemudian dibagikan tanpa biaya oleh pembuatnya sebab bisa dikirimkan melalui e-mail, website, blog seorang penulis, aplikasi pesan instan, fitur pesan di media sosial, dan lain sebagainya tanpa jasa ekspedisi.Isi informasi dalam buku digital juga lebih efektif untuk dipahami, mengapa? Sebab desain buku bisa dibuat lebih unik, menarik, dan atraktif. Pembaca pun dapat lebih mudah memahami isi buku melalui tampilan yang dibuat menarik dan detail, karena ada penambahan alat bantu untuk menjelaskan informasinya, seperti gambar maupun video atau bentuk lainnya.


Sebagai Media Pembelajaran Fungsi buku digital yang kedua sama dengan buku konvensional adalah sebagai media pembelajaran. Buku elektronik dapat digunakan untuk media belajar dan mengajar baik di sekolah maupun perguruan tinggi, karena buku bisa menjadi referensi yang valid. Meskipun mempunyai fungsi ini sama dengan buku konvensional, tetapi buku elektronik bisa menjadi media pembelajaran yang lebih efisien karena materi di dalam buku elektronik dibuat lebih mudah dipahami, sehingga proses pembelajaran dapat dilakukan lebih baik.


Media Mengungkapkan Ide Baru yang merupakan sebuah Kegiatan menulis adalah kegiatan mengungkapkan ide atau gagasan ke dalam bentuk tulisan. Setiap penulis tentu merasa bersyukur dengan adanya buku digital karena bisa menjadi media mengungkapkan ide baru yang cukup menguntungkan. Seorang penulis bisa mengungkapkan idenya dan mempublikasikannya dengan lebih mudah dan murah. Sebab tidak perlu lagi keluar biaya cetak, dan biaya penerbitan atau marketingnya juga lebih ringan. Hal ini menjadikan buku elektronik sebagai media untuk mengungkapkan ide baru yang lebih bersahabat. Selain itu, penulis juga sangat dimungkinkan mempublikasikan tulisannya secara mandiri. Jasa penerbit hanya dipakai untuk mengurus ISBN saja, selanjutnya bisa dijual atau dipasarkan sendiri. Baik di akun media sosial pribadi maupun dijual di blog pribadi dan untuk kalangan sendiri.

Fungsi penting buku digital di era milenial yang identik dengan gadget juga berfungsi sebagai media bisnis, banyak perusahaan menggunakan buku ini untuk melakukan branding maupun mempromosikan produk dan jasa. Buku digital mudah untuk dibuat dan desainnya bisa dibuat secara menarik dan disesuaikan dengan konsep perusahaan. Buku elektronik dapat berisi profil perusahaan, jenis produk yang disediakan, syarat dan ketentuan pembelian, garansi, dan sebagainya secara detail. Kemudian dipajang di website perusahaan dan diberikan secara gratis kepada para pengunjung. Bisa juga diberikan hanya kepada pelanggan yang sudah melakukan pembelian. Sehingga perusahaan bisa memberi edukasi mengenai produk baik manfaat dan penggunaan sebagai nilai tambah.


Membuat buku cerita digital menjadi tantangan tersendiri bagi kita yang ada di era sekarang ini. Pada masa ini masa yang penuh tantangan untuk terus menyesuaikan diri sesuai zaman. Era saat ini ada pada era Society 5.0, yang akrab dengan digitalisasi. Konten dalam buku cerita digital ini apabila telah ditayangkan di disearching  di google dengan keyword nama Kreator maka akan muncullah buku yang dimaksud. Contohnya di Kompasiana ada banyak cerita digital begitu juga di  platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab blogger dan tidak membisankan bila dibaca karena bisa dibaca dimana saja.

Adapun tujuan Buku digital yaitu Memberikan kesempatan bagi pembuat konten berbagi informasi dengan mudah, dengan cara yang menarik dan interaktif, Melindungi informasi yang disampaikan, dan Mempermudah proses memahami materi ajar.

Buku Digital sangat efisein karena Praktis, Efisien, Dapat diakses di mana saja, dan Dapat unduh dan disimpan file buku tersebut tersebut selain itu Ramah Lingkungan Kostumisasi presentase tulisan yang membuat nyaman untuk membaca.


Buku Digital di dunia maya biasanya dilihat dalam bentuk

1. EPUB

2. MOBI

3. PDB

4. PDF

5. KFB


Aplikasi Penformatan Buku Digital:

1. Sigil.

2. Scribus

3. Aplikasi pengolah kata Libre office atau Ms Office

4. Aplikasi pengolah gambar : ibisPaint atau Adobe Photoshop

5. Aplikasi Audio editor yaitu Audacy/format factory

6. APlikasi Video editor yaitu avidemux/format factory

 

Menulis di e-book harus pandai juga menggunakan aplikasi yang sedang digemari dan mudah diakses semua kalangan masyarakat dengan tidak mengurangi ketentuan penulisan yang baku. Dengan menulis di e-book semua orang bisa menikmati tulisan kita dengan mudah. Menebar kebaikan dengan tulisan yang bermanfaat bagi masyarakat. Menulis buku cerita semakin mudah dan menyenangkan di era digital tanpa mengurangi keabsahan sebuah tulisan.


Ada juga yang bertanya tentang proses penerbitan buku yang ber ISBN, jika sudah dikirim tulisannya apakah masih harus menunggu untuk diseleksi lagi atau tidak. Jawaban Pak Dail adalah bisa saja diseleksi lagi karena dulu pernah ada ketidaksingkronan antara jumlah buku yang ber ISBN dengan jumlah buku  yang masuk ke Pustaka Nasional.

 

Demikian resume zoom meeting KBMN ke 16 kali ini  Terimakasih untuk pengunjung blog saya.

 

Salam KBMN 28


Jumat, 10 Februari 2023

Sambung Menyambung Menjadi Buku

Oleh Noormasri Karyawan, S.Pt.,M.Pd.


Tema : Langkah Menyusun Buku Secara Sistematis
Narasumber : Yulius Roma Patandean, S.Pd.
Moderator : Arofiah Afifi, S.Pd.
Hari/Tanggal : Jum’at, 10 Februari 2023

Assalamualaikum Wr. Wb

Dalam menulis buku hingga penerbitan buku ada beberapa proses yang harus dilalui. Termasuk memahami sistematika penyusunan buku. Dari pembuatan cover hingga halaman synopsis.

Berdasarkan pernyataan tersebut, maka prtemuan KBMN 28 ke 15 malam ini akan dijelaskan cara penulisan buku secara sistematis

Pertemuan awal dibuka oleh Om Jay.

Selamat malam bapak ibu semuanya. Tak terasa kita sudah memasuki setengah perjalanan belajar menulis kita. Semoga kita sampai ke pertemuan ke-30 dan bisa mengikuti acara penutupan atau closing ceremony dengan riang gembira. Saat pertama kali kelas ini dibuka, jumlahnya mentok dan penuh sampai 1025, sesuai dengan kapasitas wa group terbaru

Namun, seiring perjalanan waktu masih tetap bertahan 944 orang. Dari 944 orang, semoga masih ada 100 orang yang mampu bertahan menulis setiap hari. Sebab menulis dan membaca sudah menjadi sebuah kebutuhan. Sama halnya kita makan dan minum. Bila tak minum kita merasa haus, bila tak makan kita merasa lapar.

Bila kita mempunyai komitmen menulis, maka kumpulan tulisan di blog akan menjelma menjadi buku yang bermutu. Kita mengumpulkan sedikit demi sedikit tulisan yang berserakan di blog sendiri.

Malam ini kita akan dipandu oleh 2 orang hebat tim solid Omjay. Pak Yulius Roma Patandean akan memberikan ilmu dan pengalamannya kepada kita semuanya. Judulnya Langkah menyusun Buku Secara Ssitematis dengan moderator ibu Arofiah Afifi.

Selanjutnya Om Jay mempersilahkan moderator ibu Arofiah Afifi, S.Pd. untuk memandu kegiatan belajar malam ini.

Moderator Membuka pertemuan

KBMN gelombang 28 yang saya hormati, kita telah memasuki putaran ke 15. Tersisa 15 pertemuan selanjutnya. Artinya, gerbang buku solo karya para pegiat KBMN sudah menanti. Yess semangaaaat

"Saat-saat yang paling menakutkan dalam menulis adalah tepat ketika kamu belum memulainya."

(Stephen King) "Jika ditanya, 'Bagaimana kamu menulis? Saya akan menjawab, satu demi satu kata.' (Stefen King)

Tulis dan rangkai lah kata demi kata, kalimat demi kalimat hingga membentuk suatu kisah panjang yang disebut suatu karya. Mulailah menulis dengan perlahan-lahan dan yakinlah karyamu akan berhasil. Untuk mendukung karya tulis kita, agar tercipta karya sebuah buku mari kita simak bersama materi kita malam ini.

Sepeti biasa, ada empat sesi kegiatan belajar mala mini :
Sesi Pembukaan Oleh Moderator
Sesi paparan materi
Sesi Tanya Jawab (085694286842)

Sesi Penutup

Selanjutnya bu Ovi memulai kegiatan dengan mengajak semua peserta ang online untuk berdoa.

Kemudian bu Ovi membuka kegiatan

Materi kita kali ini bertema "Langkah menyusun buku secara sistematis" hal ini berkaitan dengan niat mulia kita yang ingin menerbitkan buku. Sebelum membahas tentang langkah menyusun buku. Apa sih pentingnya kita menulis buku ? Nah saya merangkum sedikit manfaat menulis buku: Salah satu sarana untuk memberikan apresiasi pada diri sendiri atas hasil karya yang telah selesai dibuat. Artinya kita pantas menghargai diri kita sendiri. Sebagai personal branding, sehingga memberi motivasi diri untuk lebih berkarya. Juga memberi manfaat kepada orang banyak.

"Langkah menyusun buku secara sistematis" hal ini berkaitan dengan niat mulia kita yang ingin menerbitkan buku. Sebelum membahas tentang langkah menyusun buku. Apa sih pentingnya kita menulis buku ? Apa mamfaatnya ya ?. Nah saya merangkum manfaat dari menulis buku: Yaitu Salah satu sarana untuk memberikan apresiasi pada diri sendiri atas hasil karya yang telah selesai dibuat. Artinya kita pantas menghargai diri kita sendiri. Sebagai personal branding, sehingga memberi motivasi diri untuk lebih berkarya. Juga memberi manfaat kepada orang banyak. Sebagai bukti sejarah bawa kita pernah hidup di dunia ini. Sehingga kita akan semakin sungguh-sungguh dengan membuat dan menyusun buku secara sistematis.

Bu Ovi menerangkan CV narasumber mala mini.

Bapak Yulius Roma Patandean, S.Pd.

Adalah sebagai penulis dan editor profesional, dengan menyandang kelulusan ujian sertifikasi lewat skema Sertifikasi Penulisan Buku Non Fiksi. Narasumber kita ini lahir di Salubarani, Tana Toraja, 6 Juli 1984. ( waah masih muda ya) Ia menyelesaikan jenjang S1 Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Kristen Indonesia Toraja (2003-2007). melanjutkan pendidikan S2 di Institut Agama Kristen Negeri Toraja. Beliau merupakan guru Bahasa Inggris di SMAN 5 Tana Toraja sejak tahun 2015. Pernah menjadi pengajar tidak tetap di Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Indonesia Toraja, Tutor Universitas Terbuka dan Fasilitator Belajar Yayasan Terampil Indonesia. Prestasi yang pernah diraihnya adalah guru berprestasi jenjang SMA Kabupaten Tana Toraja tahun 2016, pemenang ketiga lomba kreatifitas guru tingkat SMA pada Porseni PGRI Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2017, meraih dua medali emas dan tiga medali perunggu pada ajang Gurulympics PGRI tahun 2020

Kemudian bu Ovi mempersilahkan Bapak Bapak Yulius Roma Patandean, S.Pd. memulai pembelajaran.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salam Sejahtera bagi kita semua
Selamat malam.

Luar biasa kita bertemu di grup KBMN PGRI 28 ini dalam rangka menjalankan komunikasi online kita lewat media sosial untuk menuntaskan satu program yang mulia, Menulis dan Menerbitkan Buku Terima kasih founder kegiatan ini bapak Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd. Terima kasih buat ibu Moderator yang keren, Arofiah Afifi.

Malam ini adalah malam yang membahagiakan oleh karena cuaca di Makale, Tana Toraja sangat cerah, angin bertiup sepoi-sepoi menghempas tubuh yang sementara menjalankan aktifitas malam ini. Sambil berbagi dengan teman-teman semua, pada waktu yang sama saya sedang mendampingi rekan-rekan guru di sekolah saya dalam rangka pengisian e-kinerja dan upload berkas. Semoga kegiatan kita dilancarkan malam ini

Menulis adalah sesuatu yang unik ketika baru dimulai apalagi kalau belum terbiasa. Nah, sama seperti saya dulu, saya masih bingung mau melakukan apa saat itu.

Ternyata menulis adalah sesuatu yang membuat ketagihan layaknya kripik singkong yang diberikan Omjay ke saya tempo hari. Jika senantiasa dikunyah akan selalu dirindukan pula. Demikian halnya dengan menulis.

Menulis harus dibiasakan setiap hari, seperti slogan Omjay yang sudah familiar bagi kita.Semua hal bisa jadi bahan tulisan. Apa yang dilihat, dirasakan, dibayangkan dan bahkan dialami bisa dituliskan. Jika khawatir ide di kepala mudah hilang, mari tuliskan ide melalui blog. Selain menulis di blog pribadi, saya juga kembali menulis di blog Kompasiana.

Kembali ke pengalaman tahun 2020. Buku pertama yang saya terbitkan adalah buku solo berjudul Guru Menulis Guru Berkarya Kontennya adalah materi-materi yang disampaikan para narasumber di Grup WA. Beberapa pertemuan di grup belajar menulis, akhirnya ketemulah saya dengan tokoh pendidikan dan teknologi yang membuka wawasan saya tentang menulis. Beliau adalah Prof. Richardus Eko Indrajit. Dalam materinya, beliau menantang peserta untuk menulis dalam waktu satu minggu.

Dan hasil dari tantangan menulis satu minggu itu adalah buku ini. Bukunya bisa diperoleh di berbagai toko online. Judulnya : DIGITAL TRANSFORMATION

Masih di bawah magis Prof. Eko... tantangan kedua untuk menulis buku dan menghasilkan buku ini dengan judul : FLIPPED CLASSROOM

Lalu, bagaimana dengan penyusunan dan pengeditan naskah buku tersebut? Semua buku yang saya tulis, penyusunan dan pengeditannya bapak Yulius Roma Patandean pelajari secara otodidak. menggunakan versi gratis tanpa aplikasi tambahan yang ada pada Ms Word. Nah, terkait dengan tema malam ini Menulis Buku Secara Sistematis pengalaman itu yang akan dijelaskan oleh bapak Yulius Roma Patandean. Sebenarnya, ada aplikasi yang bisa digunakan agar tulisan naskah buku itu bisa "sistematis". Ada Zotero dan Mendeley yang populer di kalangan mahasiswa dan akademisi. Dan saya meyakini teman-teman guru hebat yang ada di grup ini sudah pernah menggunakan aplikasi tersebut. Ala bisa karena biasa, saya lebih menyukai menggunakan versi gratis Ms Word (saya juga).

Bapak Yulius Roma Patandean memberikan tutorialnya di :

Membuat indeks pada tulisan :

Selanjutnya bapak Yulius Roma Patandean menugaskan peserta untuk mulai praktekkan membuat settingan Judul, Bab hingga menyisipkan sumber tulisan menggunakan fasilitas yang ada di Ms Word.

Jika masih ragu-ragu, maka COBAlah. Menulis, menyusun dan mengedit naskah buku tidak bisa menjadi ala bisa karena biasa semata tanpa ada per COBA an. Dengan mencoba, maka akan timbul rasa penasaran untuk menjalaninya. Ada pahit, manis, asam, asin, kecewa dan bahagia kala mencoba. Percobaan mendorong teman-teman untuk berbuat lebih untuk menjawab rasa penasaran. Pertanyaannya, apakah sekedar selesai mencoba atau mau melanjutkan? Jika hendak melanjutkan, maka LAKUKAN dengan segera. Praktekkan sekaligus, biarkan mengalir bersama jari-jari mungil teman-teman. Melakukan proses lebih dalam menulis membutuhkan dorongan lebih pula. Tidak hanya dorongan untuk membuat tulisan, yang lebih utama adalah niat menghilangkan rasa penasaran di pikiran. Penasaran tentang apa yang akan saya tulis, susun dan terbitkan.

Ketika Menulis harus menjadi sebuah budaya. Maka, BUDAYAKAN! bersama dengan praktek menyusun dan mengedit naskah. Menghasilkan sebuah karya tulisan sederhana tidak bisa tercapai dengan maksimal jika didorong oleh paksaan. Membudayakan menulis adalah proses menuju karya.

KONSISTEN adalah langkah pamungkas dalam teori menulis, menyusun dan mengedit naskah yang selama ini saya lakukan. Budaya menulis yang baik adalah ketika kita menjadi konsisten dalam mempraktekkannya.

Sampai disini, maka berakhirlah pemaparan pelajaran mala mini. Selanjutnya dikembalikan ke bu Ovi.

Berikut adalah rangkuman sesi tanya jawab :

P : Milma dari Bengkulu.
Bagaimana Menemukan ebook gratis yang bisa dimasukkan ke mendeley? Dan jika Doi dari jurnal terkunci...bisakah membukanya dg gratis ? Mohon tipsnya pak Roma
Terimakasih

J : Halo bu Milma..selamat malam dan salam kenal ya.
Caranya sangat gampang bu. Masuk ke pdfdrive. Di sana ada ribuan bahkan jutaan buku-buku online dengan versi Gratis untuk kita gunakan. Pdfdrive adalah perpustakaan portable saya. Ini linknya: https://www.pdfdrive.com/ Nah, terkait DOI jurnal terkunci, maka kita harus mengikuti petunjuk/anjuran/aturan dari penerbit jurnal tersebut. Biasanya berbayar, makanya tertutup. Saya baru sekali menggunakan Mendeley dan Zotero, jadi kurang familair lagi. Sudah terlanjur suka versi Ms Word.

P: Assalamualaikum, nama saya Dewi Indria dari Kalteng.
Ijin bertanya apakah sistematika penulisan ini berlaku untuk penulisan non fiksi atau juga karya fiksi? Kalau memang untuk keduanya, sistematika penulisan yang benar utk buku fiksi seperti apa? Terimakasih

J : Waalaikum salam bu Dewi Indria,
Kebetulan saya sudah menulis buku fiksi dan non fiksi. Metode di Ms Word itu yang saya gunakan. Langkah-langkahnya sama. Yang membedakan adalah pengisian Indeks dan Daftar Pustakanya.

P : Latifah jakarta
Pak Roma. Saat ini saya menulis menggunakan gawai alias hp. Karma masih baru dan tidak menemukan fitur selengkap leptop Kiranya ada saran aplikasi untuk membantu saya menulis buku dari hp dan gratis Terimakasih pak Roma

J : Hi, ibu Latifah.
Aplikasi menulis paling populer di android adalah Wattpadd. Ibu bisa mencobanya. Atau bisa juga mencoba Gramedia Writing Project, Writer Tools, Writer Plus, Novelist, dll. Silahkan dicoba bu. hehehe. Atau simpan tulisan ibu di blog Kompasiana saja bu...saya biasa ngetik tulisan di HP dan publish di Kompasiana...hehehhe #bukanKampanye

P : Evridus Mangung
Jika buku kita adalah kumpulan artikel yang ditulis di blog dari hasil resume KBMN gel 28.. bagaimana menyusun judul dan babnya. sementara setiap pertemuan dibahas masing-masing tema yang berbeda.

J : Hello pak Evridus Mangung.
Langsung praktekkan saja pak di Ms Word berikan judul sesuai judul materi tiap pertemuan. Tinggal mengurutkan yang sama atau mirip topiknya. Sehingga naskah bukunya menjadi buku solo bentuk Bunga Rampai.

P : Assalamu'alaikum.. Selamat malam.. Saya yulis Setyaningsih dari Banyuwangi..
Apakah menulis di buku sistematika penulisannya sama dengan kita menulis non fiksi di blog pak?
Apakah bisa sharing chat ke pak Yulius jika ada hal2 yang ingin kami tanyakan lebih lanjut tekait materi malam ini?
Terima kasih

J : Hi, ibu Yulis Setyaningsih. Hampir jadi Yulius 😊
Menulis di blog sebenarnya bebas, tinggal mengikuti tools yang ada di template sehingga lebih teratur dan menarik untuk dibaca. Bagi saya metode menulis buku sedikit berbeda dengan menulis di blog. Uniknya, naskah di blog, bisa dijadikan naskah buku dan naskah buku bisa dijadikan resensi di blog.
Silahkan bu, dengan senang hati. Bahkan dibantu ngedit pun boleh. Bayarannya 3M: makasih makasih makasih 😁 Saya lampirkan salah satu naskah buku dari seorang dosen yang saya edit dan sudah diterbitkan

Demikian resume kegiatan belajar malam ini. Semoga bisa memberi guna bagi saya dan pembaca.

Salam KBMN 28

Rabu, 08 Februari 2023

Wujudkan IPTEK dalam Tulisan Non Fiksi

Oleh Noormasri Karyawan, S.Pt.,M.Pd.


 

Tema : Konsep Buku Non Fksi

Narasumber : Musiin, M.Pd.

Moderator : Yandri Novita Sari, S.Pd.

Hari/Tanggal : Rabu, 8 Februari 2023

 

Assalamualaikum Wr. Wb

 

Pertemuan ke 14, membuat menulis buku non fiksi Bersama narasumber ibu Musiin, M.Pd. Sebelum Menyusupkan tubuh di balik selimut hangat sembari mengikuti materi KBMN pertemuan ke-14, dipandu Moderator cantik Ibu Yandri Novita Sari, membawa rasa nyaman.  Sejenak saya membaca dan berkenalan dengan Bu iin.

 

Narasumber kali ini memulai dengan menggunakan polling pertanyaan, Apakah Bapak/Ibu sudah berhasil menerbitkan buku non fiksi ? 28 peserta menjawab sudah, 74 peserta menjawab belum. Saya memilih belum pernah menulis dan menerbitkan buku non fiksi, tetapi saya memang suka membaca buku non fiksi. Tetapi di awal kuliah dulu saya,pernah membuat buku non fiksi dan punya target dalam waktu 5 tahun akan menerbitkan buku non fiksi terkait materi kuliah di kampus, alhamdulilah setiap bulan mencicil membuat buku untuk dibagikan ke teman kuliah. Namun buku itu kini lenyap akibat musibah terbakarnya rumah saya. dan arsipnyapun menguap.Untuk menulisnya lagi, belum punya waktu saja. Dan sekarang saya mulai mencicil menulis non fiksi.

 

Narasumber mengawali paparan materinya dengan memberikan motivasi dengan Quotes berikut ini yang menjadi penyemangat untuk menulis

 

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dari masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian"

Pramoedya Ananta Toer.

 

"Jika kau bukan anak raja, juga bukan ulama' besar, maka menulislah"

Imam Ghazali

 

Nah saya mulai dengan resume mala mini setelah membelalakan mata mmbaca tulisan di laya WAG.

 

Tulisan non fiksi adalah karya tulisan yang besifat baku dan berdasarkan fakta. Tulisan yang memberikan informasi tentang fenomena-fenomena actual yang terjadi yang dapat dibuktikan sumber kebenarannya dengan empirik: 1) berisi penjelasan tentang sesuatu hal atau objek tertentu yang factual. 2) Objektifitas yang tinggi dan berusaha menarik serta menggugah nalar pembaca. 3) Bahasa bersifat denotative dan 4) Penjelasan berupa fakta’gagasan (tabel, infografis, diagram)

 

Pengertian diatas menunjukkan bahwa buku nonfiksi berbeda dengan buku fiksi, jika buku fiksi didasarkan pada imajinasi penulis, namun buku nonfiksi harus dapat dibuktikan secara ilniah, yang dibuktikan seumber kebenaranya secara empirik.

 

Buku nonfiksi adalah buku yang isinya mengenai cerita yang dibuat berdasarkan kejadian nyata atau disusun berdasarkan fakta. Bahasa yang digunakan  bersifat denotatif. yang termasuk tulisan nonfiksi diantaranya artikel, Karya Tulis Ilmiah, biografi, essai, makalah, serta buku nonfiksi Buku nonfiksi bersifat informatif dengan bahasa yang lugas, jelas, akurat, dan disajikan apa adanya sesuai dengan fakta yang terjadi, biasanya ditulis oleh orang yang ahli di bidangnya, karena itu penyusunanyapun melalui beberapa langkah, yaitu :

 

 

Dalam penulisan buku nonfiksi ada 3 pola yakni:

 

Pola Hierarkis (Buku disusun berdasarkan tahapan dari mudah ke sulit atau dari sederhana ke rumit) Contoh: Buku Pelajaran

Pola Prosedural (Buku disusun berdasarkan urutan proses. Contoh: Buku Panduan

Pola Klaster (Buku disusun secara poin per poin atau butir per butir. Pola ini diterapkan  pada buku-buku kumpulan tulisan atau kumpulan bab yang dalam hal ini antarbab setara)

Proses penulisan buku nonfiksi terdiri dari 5  langkah, yakni

 

·         Pratulis

·         Menulis Draf

·         Merevisi Draf

·         Menyunting Naskah

·         Menerbitkan

 

Prosesnya pratulis

·         Menentukan tema

·         Menemukan ide

·         Merencanakan jenis tulisan

·         Mengumpulkan bahan tulisan

·         Bertukar pikiran

·         Menyusun daftar

·         Meriset

·         Membuat Mind Mapping

·         Menyusun kerangka

 

Untuk Topik atau Tema bisa ditentukan satu saja dalam sebuah buku. Bisa berupa parenting, pendidikan, motivasi dll. Untuk melanjutkan dari tema menjadi sebuah ide yang menarik, penulis bisa mendapatkan dari berbagai hal, contohnya

 

·         Pengalaman pribadi

·         Pengalaman orang lain

·         Berita di media massa

·         Status Facebook/Twitter/Whatsapp/Instagram

·         Imajinasi

·         Mengamati lingkungan

·         Perenungan

·         Membaca buku

·         Survey

·         Wawancara

·         Menulis Draf

·         Menuangkan konsep tulisan ke tulisan dengan prinsip bebas

·         Tidak mementingkan kesempurnaan, tetapi lebih pada bagaimana ide dituliskan

·         Merevisi Draf

·         Merevisi sitematika/struktur tulisan dan penyajian

·         Memeriksa gambaran besar dari naskah

Dalam tahap ini bisa dilakukan kegiatan proofreading terhadap tulisan.

 

Menyunting Naskah

·         Ejaan

·         tata bahasa

·         Diksi

·         Data dan fakta

·         Legalitas dan norma

 

Jika kita kesulitan menentukan tema-tema tulisan nonfiksi yang sedang diminati masyarakat, kita bisa memanfaatkan fasilitas google Trends. Google trends, akan menampilkan topik-topik pencarian yang sedang trending>>>>>

 

REFERENSI MENULIS BUKU

 

Referensi penulisan buku bisa dari sumber berikut ini

1 . Pengetahuan yang diperoleh secara formal , nonformal , atau informal ;

2. Keterampilan yang diperoleh secara formal , nonformal , atau informal ;

3. Pengalaman yang diperoleh sejak balita hingga saat ini ;

4. Penemuan yang telah didapatkan.

5. Pemikiran yang telah direnungkan

 

MEMBUAT KERANGKA/OUTLINE

 

Contok kerangka "Literasi Digital Nusantara, Meningkatkan Daya Saing Generasi"

 

BAB 1 Penggunaan Internet Di Indonesia

A.         Pembagian Generasi Pengguna Internet

B.         Karakteristik Generasi Dalam Berinternet

 

BAB 2 Media Sosial

A.         Media Sosial

B.         UU ITE

C.         Kejahatan di Media Sosial

 

BAB 3 Literasi Digital

A.         Pengertian

B.         Elemen

C.         Pengembangan

D.         Kerangka Literasi Digital

E.         Level Kompetensi Literasi Digital

F.         Manfaat

G.         Penerapan Literasi Digital pada Lintas Generasi

H.        Kewargaan Digital

 

BAB 4 Ekosistem Literasi Digital di Nusantara

A.         Keluarga

B.         Sekolah

C.         Masyarakat

 

BAB 5 Literasi Digital untuk Membangun Digital Mindset Warganet +62

A.         Perkembangan Gerakan Literasi Digital di Indonesia

B.         Literasi Digital Tanpa Digital Mindset di Indonesia

C.         Membangun Digital Mindset Warganet

 

REFERENSI DALAM MEMBUAT KERANGKA ISI BUKU

 

Yulius Roma Patandean

di Channel  https://www.youtube.com/watch?v=eePQwyHAcjw&feature=youtu.be

Ini menjadikan tulisan menjadi rapi dan tertata sejak awal, daftar isi, kutipan, indeks dan daftar pustaka tertata secara otomatis.

 

ANATOMI BUKU NON FIKSI

 

1.         Halaman Judul

2.         Halaman Persembahan (opsional)

3.         Halaman Daftar Isi

4.         Halaman Kata Pengantar (opsional, minta kepada tokoh yang berpengaruh)

5.         Halaman Prakata

6.         Halaman Ucapan Terima Kasih (opsional)

7.         Bagian /Bab

8.         Halaman Lampiran (opsional)

9.         Halaman Glosarium

10.       Halaman Daftar Pustaka

11.       Halaman Indeks

12.       Halaman tentang Penulis

 

Demikian resume pertemuan ke 14

 

Salam KBMN 28

Senin, 06 Februari 2023

Asyiknya Menelusuri Kaidah Pantun

Oleh Noormasri Karyawan, S.Pt.,M.Pd.

 


Tema : Kaidah Pantun

Narasumber : Miftahul Hadi, S.Pd.

Moderator : Dail Ma’ruf, M.Pd..

Hari/Tanggal : Senin, 6 Februari 2023

 

Assalamualaikum Wr. Wb

 

Pertemuan ke 13. Kembali bertemu dengan pak Dail Ma’ruf, M.Pd. Teman (Dunia Maya) lama. Meskipun hanya meet on picture, tapi sudh familiar wajahnya.

 

Pak Dail Ma’ruf menjadi moderator pertemuan ke-13 malam ini, sedangkan Narasumbernya adalah bapak Miftahul Hadi, S.Pd. denga Tema : Kaidah Pantun.

 

Ilmu baru nih Betul sekali. Kalau sampiran dulu, nanti keluar nya jalan-jalan lagi tadz😁 itu dia -- padahal kaki dah pegel Sebentar tadz🙏😁 ok. Itu beberapa trik mudah membuat pantun Titip:

 

PEMBUKAAN

 

Selamat malam bapak Ibu semua, semoga dalam keadaan sehat dan Bahagia ijinkan Saya Dail Ma'ruf yang kadang dipanggil Damar menemani Narasumber dan bapak Ibu pada materi ke-13 Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, dan kita hampir sepruh dari materi KBMN 28 telah kita ikuti. Semoga dari 950-an peserta yang rutin membuat resume tetap masih di atas 200 orang sehingga yang 200 itu kami doakan dan harapkan untuk lulus tepat waktu saat Closing ceremony atau beberapa pekan setelahnya Apakah ada sambutan dari Om jay? Ok -- lanjut saja katanya Baik Bapak dan Ibu hebat peserta KBMN 28 yang Luar biasa--- saya sangat senang dan bangga bisa membersamai lagi malam ini di materi yang sangat menarik dan membahagiakan yaitu : kaidah Pantun Sebelumnya saya juga sama dengan Bapak dan Ibu adalah peserta KBMN 20 bersama Bu raliyanti, Bu Ewi Pak Mul, Bu Ros dll Memang tak banyak yang diajak Om Jay masuk TSO atau tim solidnya : tiap angkatan hanya 1 atau 2 orang saja itupun kalau ada yang dianggap layak. Pertimbangannya ya mau Capek dan aktif menularkan motivasi menulis kepada angkatan setelahnya Baik kita mulai acara malam ini dengan Doa bersama : bagi yang muslim baca Fatihah dan bagi agama lain silahkan menyesuaikan

 

Berdoa kita mulai ...

Berdoa Selesai

 

Bapak dan Ibu Hebat ada kata pepatah yang mengatakan tak kenal maka tak sayang-- supaya kita mengenal siapa narasumber kita yang bernama Miftahul hadi, S.Pd. Mari kita simak  bersama selama 5 menit CV beliau

 

https://anyflip.com/wiirj/cfbd/

 

Assalamualaikum ustadz, ini materi dan biodata saya. Terima kasih.

silahkan di Klik Birunya -- dan di simak Baiklah bapak dan Ibu karena Mas Miftah sudah ada di Grup ini dan siap masuk kelas, mari kita sambut belaiu dengan tepuk tangan yang meriah Silahkan masuk mas Miftah dan menyapa peserta Terima kasih ustadz Damar🙏

 

KEGIATAN BELAJAR


Selanjutnya Narasumber ambil alih pembelajaran dengan sebuah pantun

 

Bunga sekuntum tumbuh di taman,

Daun salam elok mahkota,

Assalamualaikum saya ucapkan,

Sebagai salam pembuka kata.

 

Assalamualaikum Selamat malam bapak ibu peserta KBMN PGRI gelombang 28

Waalaikum salam

 

Menanam padi di musim hujan

Padi ditanam berharap panen

Mari belajar beang mas hadi kawan

Semoga semuanya berkenan

 

Iya Mas Miftah, maah saya panggil Hadi kadang ada yang manggil nama depan ada juga nama belakang kalau Mas nyaman panggil nama depan apa belakang? Salam takzim. Terima kasih kami ucapkan kepada om Dr. Jay yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk berbagi praktik baik di KBMN PGRI gelombang 28 Mas Mif saja tadz😁🙏 Baik Mas Mif, bagaimana kabarnya malam ini?

 

Kalau tuan ke pulau Mempar,

Batu terbelah di gunung Daik,

Kalau tuan bertanya kabar,

Alhamdulillah kabar baik.

 

Bagaimana kabar ustadz Damar dan bapak ibu semua? Alhamdulillah--- malam ini Mas Mif jawab pertnyaan kabar dengan pantun Semoga senantiasa dalam keadaan sehat. Aamiin

 

Sungguh indah NKRI negeri yang kaya alam dan budayanya Aamiin Terima kasih kami ucapkan kepada ustadz Damar, yang telah membuka acara malam ini. Bocoran tentang peserta KBMN 28 nih Mas Mif --- ada 950-an dan yang semangat buat resume lebih dari 200 sami sami mas Mif. Wow Luar biasa semangat bapak ibu.👍🏻 Terus kami yang ada di TSO atau Tim Solid Om Jay Kagum dengan resume mereka yang bagus BANGET Bapak ibu, mohon ijin untuk memperkenalkan diri. sILAHKAN MAS Iya tadz, saya baca-baca sekilas resume bapak ibu gelombang 28, keren👍🏻👍🏻

 

Banjir kanal jembatan patah,

Rimbun semak di pinggir kali,

Salam kenal saya mas Miftah,

Dari Demak berjuluk kota wali.

 

Kalau Puan pergi ke Pasar

Jangan lupa membeli payung

Kalau tuan ingin hatinya Bugar

Jangan lupa membuat pantun

 

Sama seperti ustadz Damar yang merupakan alumni gelombang 20 tuh lihat fotonya mas Mif yang segar dan ceria itu karena berpantun setiap hari Kami juga alumni gelombang 17 Alhamdulillah tadz🙏 Senior beda 3 angkatan-- tapi di KBMN kita egaliter tak ada seniorita ya Nah kembali ke Biodata tadi saat saya Klik itu masuk ke Blog yang mengupas khusus itu yang mana ya tauatannya Khusus Biodata mas Mif yang mana ya

 

https://anyflip.com/wiirj/cfbd/

 

Assalamualaikum ustadz, ini materi dan biodata saya. Terima kasih. Di halaman 2 tadz Sekilas biodata saja😁🙏 baik Bapak ibu, apa yang ada di benak bapak ibu jika mendengar kata pantun?? boleh dibuka sebentar tadz grupnya?? Kata kata bertaut Silakan bapak ibu Pantun adalah salah satu budaya betawi yang kini mulai berkembang Senang..pantun bikin senyum dan ketawa Lagi Pantunn adalah jenis puisi lama Susunan kata yang teratur dan bernilai seni tinggi Akhir kata harus berirama berpuisi susunan kata yang berakhiran a-b-ab Suatu kata yang berisi nasihat Luar biasa

 

APAKAH PANTUN ITU?

 

Pantun banyak digunakan pada saat acara pernikahan (palang pintu) ya pak/bu Hehehe Mantap amiin Bapak ibu, pantun biasanya identik dengan suku bangsa Melayu Ataupun Betawi Namun, tiap daerah memiliki pantun Di Tapanuli, pantun dikenal dengan istilah ende-ende (Suseno, 2006) Memiliki empat baris dan sering disampaikan saat membuka atau menutup sambutan Pantun jenaka membawa Bahagia Betul bu, bahkan skrng ini dimana2 formal/nonformal penggunaan pantun banyak dinantikan

 

Contoh :

 

Molo mandurung ho dipabu,

Tampul si mardulang-dulang,

Molo malungun ho diahu,

Tatap siru mondang bulan.

 

ingat panjun masa SMP tentang pantun jenaka Artinya :

 

Jika tuan mencari paku,

Petiklah daun sidulang-dulang,

Jika tuan rindukan daku,

Pandanglah sang bulan purnama.

 

Di Sunda, pantun dikenal dengan istilah paparikan (Suseno, 2006)

 

Elok rupanya pohon belimbing

Tumbuh dekat pohon mangga

Enak rasanya berbini sumbing

Meskipun marah ketawa juga

 

Contoh :

 

Sing getol nginum jajamu,

Ambeh jadi kuat urat,

Sing getol maengan ilmu,

Gunana Dunya akhirat.

 

mantap -- jadi kl rindu Mas Mif lihat saja bulan purmana

 

Artinya :

 

Rajinlah minum jamu,

Agar kuatlah urat,

Rajinlah tuntut ilmu,

Bagi dunia akhirat.

 

baris ketiga = neangan = mencari

Tadi malam tadz 😁 nah Bu ewi ini juga jago puisi dan pantun Betawi beliau Di Jawa, pantun dikenal dengan istilah parikan (Suseno, 2006) banyak istilah ya utk pantun di nurantara nih

 

Beli kain si kain katun,

Dengan renda kain di tatah,

Jika ingin pandai berpantun,

Belajarlah pada mas Miftah.

 

Kalau di Sumatra dan riau disebut apa

 

Contoh :

 

Kabeh-kabeh Gelung konde,

Kang Endi kang Gelung Jawa,

Kabeh-kabeh ana kang duwe,

Kang Endi kang durung ana.

 

Cakep

 

Di buku solo ke tiga saya ada ini🤭 Artinya :

 

Semua bergelung konde,

Manakah si Gelung Jawa,

Semua sudah ada yang punya,

Siapakah yang belum punya.

 

Nah, karena di Indonesia banyak ragamnya Pantun diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak benda  pada sesi ke-15 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Kantor Pusat UNESCO di Paris, Prancis (17/12/2020) Keren ya pantun macam wayang golek dan batik Pada hakikatnya, sebagian besar kesusastraan tradisional Indonesia membentuk pondasi dasar pertunjukan genre campuran yang kompleks, seperti "randai" dari Minangkabau wilayah Sumatra Barat, yang mencampur antara seni musik, seni tarian, seni drama, dan seni bela diri dalam perpaduan seremonial yang spektakuler. Dari berbagai macam pantun dari tiap daerah, berikut terdapat definisi pantun. Tapi kalau yang saat ini masih membudaya untuk balas pantun di sumatra ya Mas Mif silahkan

 

Pantun menurut Renward Branstetter (Suseno, 2006; Setyadiharja, 2018; Setyadiharja, 2020) berasal dari kata “Pan” yang merujuk pada sifat sopan. Dan kata “Tun” yang merujuk pada sifat santun. Kata “Tun” dapat diartikan juga sebagai pepatah dan peribahasa (Hussain, 2019) Benar tadz. banyak sekali event lomba berbalas pantun yang diadakan untuk melestarikan warisan budaya tersebut lanjut

 

Pantun berasal dari akar kata “TUN” yang bermakna “baris” atau “deret”. Asal kata Pantun dalam masyarakat Melayu-Minangkabau diartikan sebagai “Panutun”, oleh masyarakat Riau disebut dengan “Tunjuk Ajar” yang berkaitan dengan etika (Mu’jizah, 2019) Nah, kadang saya membaca dan mendengar pantun yang diawali kata jalan-jalan Apa tidak capek ya tadz??

Heheh😁 karena yang viral itu padahal bisa juga yang lain ya misalnya apa tuh Ma Mif Ngopi-ngopi atau ngeteh-ngeteh gitu ya tadz😁

 

KAIDAH PANTUN

 

Kegunaan pantun itu ternyata banyak sekali. Selain untuk komunikasi sehari-hari pada zaman dahulu. Pantun bisa juga digunakan untuk mengawali sambutan pidato. Bisa juga untuk lirik lagu, perkenalan, ataupun dakwah bisa juga disisipi pantun. selain itu Pantun juga melatih seseorang berfikir tentang makna kata sebelum berujar Siapp Mari bapak ibu, kita kupas satu persatu tentang pantun mantap 1 bait pantun terdiri atas empat baris Wajib ini Lalu, satu baris itu idealnya terdiri atas empat sampai lima kata. Kemudian, satu baris pantun terdiri atas delapan sampai dua belas suku kata.owh jadi boleh ya lima kata Betul sekali ini Kemudian = 4 suku kata ya Mas?

Asal tidak melebihi dua belas suku kata Tiap baris terdiri dari Delapan sampai dua belas suku kata. lanjutkan mas

 

Baris pertama dan kedua disebut sampiran

Baris ketiga dan keempat disebut isi

 

Nah, kalau yang ini disebut persajakan Pantun yang baik, memiliki sajak a-b-a-b Apakah boleh pantun menggunakan sajak a-a-a-a?? Boleh saja, namun akan mengurangi keindahan pantun itu sendiri. Mas, kadang saya pernah membaca pantun hanya dua baris, disebut apa itu?? Pantun dua baris disebut juga karmina atau pantun kilat.

 

Contoh :

 

Kabeh-kabeh Gelung konde,

Kang Endi kang Gelung Jawa,

Kabeh-kabeh ana kang duwe,

Kang Endi kang durung ana.

 

Apakah ini bersajak a-b-ab?

 

Iya tadz contoh pantun kilat macam apa Ma ? Cara menentukan persajakan, bisa kita lihat Rima (bunyi akhir) tiap baris

 

Sudah gaharu Cendana pula,

Sudah tahu bertanya pula.

 

oh iya-- viral ini mah sejak saya SMP

nah a-b-a-b seperti di PPt

 

Baru tahu kalau namanya karmina tadz? seperti nama Wanita Lalu, apa bedanya pantun, syair, gurindam dengan karmina?? apa tuh Ciri-ciri Pantun sudah kami jelaskan di atas Syair, hampir sama seperti pantun. Terdiri atas empat baris. Memiliki sajak a-a-a-a. Baris satu sampai empat memiliki hubungan/saling berkaitan yang membedakan pantun dan syair dari apanya Mas Mif Inilah kisah bermula kawan Tentang negeri elok rupawan Menjadi rebutan haparan jajahan Hidup mati pahlawan memperjuangkan

 

Engkau telah mafhum kawan

Penggenggam bambu runcing ditangan

Pemeluk tetes darah penghabisan

Syahdan, Tuhan karuniai kemerdekaan.

 

Ini contoh syair bapak ibu.

 

Seperti puisi iya betul diksinya lebih mendalam kadang sangat indah membuat hati terbuai Nah, kalau gurindam hanya terdiri atas dua baris. Memiliki sajak a-a. Baris pertama dan kedua saling berhubungan. ingat arya dwipangga dalam Tutur tinular yang meluluhkan banyak wanita cantik

Contoh gurindam :

 

Jika rajin salat sedekah,

Allah akan tambahkan berkah.

gurindam singkat padat --bermakna

Pujangga Lebak silahkan meramaikan

 

Karmina, terdiri atas dua baris. Baris pertama dan kedua tidak ada hubungannya.

 

Kalau peserta semuanya fokus,

Niscaya semua pasti akan lulus

 

Ini Gurindam juga yah mas.. 2 baris Masyaallah Langsung praktik 👍🏻👍🏻 Betul teh

 

Sebab akibat. iya -- bisa bikin penulis yang ragu bikin buku jadi bikin Bapak ibu, itu sekilas perbedaan pantun, syair, gurindam dan karmina.Bangga bisa satu buku dengan Mas Miftah dari Demak. Jebolan BM 17 yg buku Solonya berupa pantun. TaK TERASA MAS mIF-- DAH 20:19

MUNGKIN MALAM INI bisa bikin buku antologi pantun KBMN 28? Siap

 

Kita lanjut kiat mudah membuat pantun ya tadz SILAHKAN Barokallah Bangga didampingi Mentor-mentor yang luar biasa🙏 Siaapp Bapak ibu, membuat pantun itu mudah, sangaaatt mudah Saya punya kata belajar

 

AYO BUAT PANTUN

 

Dalam 10 menit di sini Coba bapak ibu cari kata lain yang bunyi akhirnya Ar, jar Sebentar tadz slahkan Ini yaa melamar Asyiikk mengajar Ayoo, ditunggu kamat Asiap mas. Bahagia melihat perkembangan mas, dari peserta, jadi kurator, skrg narasumber. Kamar??? Kamar iya Aamiin mahar kejarJalan jalan ke pasar baru Jangan lupa membeli tahu Jangan ragu walau materi baru Silahkan bertanya, jika ingin banyak tahu

 

Satu dua tiga empat

Lima enam tujuh delapan

Siapa belajar dengan giat

Bahagia di masa depan

 

TRIK MEMBUAT PANTUN

 

Janganlah jalan melulu-- nanti pegal kaki Bunda Keren Lahar dan Panjar Siipp Bu Aam memang kompor, Karenanya disebut Mentor ayo Bunda Utami apa kata yang 0-- akhiran Ar -- dan Jar Dulu saya kasih tantangan satu hari buat nulis pantun 😂

 

Trik Pertama : Semakin bapak ibu memiliki perbendaharaan kata dengan bunyi akhir sama, maka akan semakin memudahkan dalam membuat pantun yang bisa bikin minmal 20 bait dalam 1 hari diajak dalam buku antologi pantun KBMN 28 ya Bu Aam Kurator Mas Miftahul Hadi ya Akhiran Ar, akar, Akhiran jar, ajar ini contohnya bapak ibu Insyaallah siapp ALHAMDULILLAH --- i LOVE kbmn 28 Carilah kata yang memiliki bunyi akhir sama. Minimal dua huruf bapak ibu. dan narasumber Ini trik pertama bu Aam dan saya ikut insya allah trik kedua dst apa mas Mif? Trik selanjutnya, pahami ciri-ciri pantun yang sudah dijelaskan di atas. Bungkusss Mulai dari ini, ke bawah

 

Trik Kedua : Jika membuat pantun, susunlah baris ketiga dan keempat terlebih dahulu. Ini rahasia dapur tadz😁 Saya bocorkan di sini🙏 Baru yang terakhir, susun baris pertama dan kedua. isinya dulu baru sampiran. ilmu baru nih Betul sekali Kalau sampiran dulu, nanti keluar nya jalan-jalan lagi tadz😁 itu dia -- padahal kaki dah pegel Sebentar tadz🙏😁

 

Itu beberapa trik mudah membuat pantun

 

SELOKA

 

Seloka, apakah juga masuk kategori puisi lama? Lalu terkait persajakan dan Rima dalam pantun

ada yang japri Siap, simpan dulu nggih Ada beberapa persajakan  Rima akhir

 

Pohon nangka dililit benalu,

Benalu runtuhkan batu bata,

Mari kita waspada selalu,

Virus corona di sekitar kita

 

Bena lu

Ba ta

Sela lu

Ki ta

 

indah dan  tertata

Ini yang disebut Rima akhir.

 

Hanya akhir baris yang sama bunyinya. Ini tingkatan pantun yang paling mudah. Kemudian yang kedua Rima tengah dan akhir Susun sejajar bungalah bakung, Terbang menepi si burung elang, Merdeka belajar marilah dukung, Wujud mimpi Indonesia cemerlang. Rima tengah dan akhir.

 

Lihat kata kedua dan kata terakhir. Baris pertama dan ketiga

 

Seja jar dan ba kung

Bela jar dan Du kung

Baris kedua dan keempat

 

Mene Pi dan e Lang

Mim Pi dan cemer lang

cakep nih --- mas Mentri senang

 

Ini tingkatan yang mudah, jika dilatih terus menerus 😁 Rima awal, tengah dan akhir

 

Jangan dipetik si daun sirih,

Jika tidak dengan gagangnya,

Jangan diusik orang berkasih,

Jika tidak dengan sayangnya.

 

Ini persajakan yang ketiga luar biasa ya --- kaidah pantun jika diikuti bisa bikin karya pantun yang indah Rima awal, tengah dan akhir. Baris pertama dan ketiga

 

Ja ngan dipe tik si daun sirih,

Ja ngan diu Sik orang berka sih,

Baris kedua dan keempat

 

Ji ka ti dak dengan gagang nya,

Ju ka ti dak dengan sayang nya.

Ini tingkatan yang agak sulit 😁

 

Rima lengkap

 

Bagai patah tak tumbuh lagi,

Rebah sudah selasih di taman,

Bagai sudah tak suluh lagi,

Patah sudah kasih idaman.

 

Sedihnya Persajakan yang terakhir bapak ibu apa itu Kenapa tadz?? Semua kata tiap baris memiliki bunyi yang sama ini Bapak ibu, saya memiliki tantangan apa tuhsilahkan ditantang 900an peserta atau 200-an yang menyimak Silakan nanti di masing-masing resume, buatlah satu bait pantun dengan tema gambar ini👆🏻 Kalau Seloka, apakah juga masuk kategori puisi lama? Lalu terkait persajakan dan Rima dalam pantun ada yang japri. Siap, simpan dulu nggih Ada beberapa persajakan Ok Rima akhir

 

Pohon nangka dililit benalu,

Benalu runtuhkan batu bata,

Mari kita waspada selalu,

Virus corona di sekitar kita

 

Bena lu

Ba ta

Sela lu

Ki ta

 

Indah dan  tertata

 

Ini yang disebut Rima akhir.Hanya akhir baris yang sama bunyinya. Ini tingkatan pantun yang paling mudah.

 

Sampai disini Narasumber mengakhiri kegiatan belajar mala mini. Selanjutnya dibuka sesi tanya jawab. Berikut rngkuman tanya jawab.

 

Pertanyaan 1 :

HR Utami – semarang ;

Apakah sama dengan yang di Jawa disebut Parikan? kalau begitu selaras dengan pemaknaannya di Jawa. Pantun pada umumnya berisi nasihat, nah panuntun dalam bahasa Jawa itu berarti  petunjuk, panuntun, tuntunan, ajaran Tua-tua maunya serba tahu, Ikut KBM biar makin pintar, Meski tua ingin terus maju, Tak peduli dengan komentar.

Terima kasih ibu HR Utami dari Semarang. Tetangga njih buuk🙏

 

Jawab :

Betul sekali ibu, pantun umumnya berisi nasihat. Dalam kebudayaan Jawa, pantun disebut parikan. Bisa parikan dua baris. Contohnya

 

Kendal Kaliwungu,

Ajar kenal Karo aku.

 

Ataupun parikan yang empat baris, seperti yang sudah kami contohkan di atas.

 

Pertanyaan 2

Yoyon Supriyono, Dari : Cirebon

 

Pakai jean atasannya kemeja

Wanita betah memakai hijab

Mohon izin untuk bertanya

Semoga kang Miftah bisa menjawab

 

1. Tolong dijelaskan jenis-jenis pantun itu apa saja dan beserta contohnya?

2. Untuk menjadi buku itu minimal berapa buah pantun??

Trimakasih

 

Jawab:

Terima kasih bapak Yoyon dari Cirebon.

 

Jenis-jenis pantun yang umum diketahui antara lain

1. Pantun nasihat : pantun yang isinya (baris ketiga dan keempat) nasihat kebaikan.

 

Contoh :

Tegak berdiri si batang Suji,

Tanam di samping petai cina,

Sejak kecil rajin mengaji,

Sudah besar tentu berguna.

 

2. Pantun jenak : pantun yang berisi hal-hal lucu

 

Contoh :

Ikan gabus ada di rawa,

Ikan lele ada di kali,

Nenek menangis sambil tertawa,

Melihat kakek main lompat tali.

 

Untuk menjadi buku minimal berapa pantun? Kalau buku solo pantun milik saya berisi 400an pantun dengan tebal 170 halaman

 

Pertanyaan 3 :

Endang Bogor ijin bertanya:

1.Jika ada yang membuat pantun bagaimana cara kita membalas pantunnya.

2.Adakah pakem 2 khusus untuk pantun ?

terima kasih

 

Pertanyaan 4 :

Saya Maria Ulfa_Lombok. Luar biasa penjelasan narasumber. Saya betul2 paham ttg cara menyusun pantun. Pertanyaan saya : Mengapa kita harus mengajarkan Pantun kepada generasi bangsa, Pak Mif. Terima kasih.

 

Pertanyaan 5

Yulis Banyuwangi ijin bertanya,

1. Bagaimanakah memotivasi  murid atau peserta didik di sekolah untuk bisa menulis pantun dengan benar?

2. Bisakah dalam blog kita Pantun di kolaborasi dengan narasi?

Terima kasih

 

Pertanyaan 6 :

Samsinar_Jakarta

Pantun adalah bagian dari puisi yang tentunya juga memiliki diksi. Bagaimana cara mentukan dan memilih diksi yang baik pada pantun agar enak dibaca

 

Jawab :

Pantun adalah bagian dari puisi yang tentunya juga memiliki diksi. Bagaimana cara mentukan dan memilih diksi yang baik pada pantun agar enak dibaca

 

Pertanyaan 7 :

Tuti dari Depok

Jika membuat Antologi Pantun dengan 1 tema.  Apakah diperlukan judul lagi di masing2 pantun yg dibuat? Jika membuat Antologi Pantun dengan 1 tema.  Apakah diperlukan judul lagi di masing2 pantun yg dibuat?

 

Jika membuat Antologi Pantun dengan 1 tema.

Apakah diperlukan judul lagi di masing2 pantun yg dibuat?

 

Pertanyaan 8

Deasy : Di awal resume saya menulis pantun sebagai berikut:

 

Buah kelapa dimasukan ke gelas

Jatuh ke semak tanpa ampun

Tak terasa sudah pertemuan ke-13

Yuk kita simak Materi Pantun👍🏻

 

Apakah penulisan pantun saya tersebut ada yang keliru? boleh tidak menulis angka?

 

Jawab :

Boleh

 

Demikian Resume Pertemuan eke 13.

 

Salam KBMN 28