Senin, 20 Februari 2023

Menulis Buku Ajar

Oleh Noormasri Karyawan, S.Pt.,M.Pd.

 


Tema : Menulis Buku Ajar

Narasumber : Dr. Mudafiatun Isriyah, M.Pd.

Moderator : Mutmainah

Hari/Tanggal  : Senin, 20 Februaris 2023


Bismillahirohmanirrohim

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillah kita bisa kembali dalam aktivitas pelatihan daring belajar menulis Angkatan 28 pada pertemuan ke 19. Berikut akan anda baca ringkasan/resume dengan Topik : Menulis Buku Ajar. Adapun narasumber kita kali ini adalah Ibu Dr. Mdafiatun Isriyah, MPd. dan Moderatornya ibu Mutmainah.

 

Kegiatan dibuka oleh Om Jay dengan menuliskan kata sambutannya :

"Jika ditanya apa profesi kita?" GURU. Begitu kata-kata itu kita ucapkan dengan rasa bangga. Sebuah profesi yang mulia. Salah satu pedoman kita saat di dalam kelas adalah BUKU AJAR. Tapi pernahkah terbersit dalam diri kita untuk membuat buku ajar sendiri? Buku yang kita sesuaikan dengan karakter, latar belakang, dan kemampuan siswa kita masing-masing. Di kelas malam ini kita akan belajar menjadi guru yang kreatif. Belajar menulis buku ajar. Bersama narasumber hebat, Penulis Buku Terbaik Perpusnas 2023. Yakin mau melewatkan begitu saja kesempatan emas ini.

 

Sebelum memulai kegiatan malam ini, diawali dengan berdoa.

Seperti biasa pertemuan dibagi menjadi 4 sesi :

1. Pembukaan

2. paparan Materi

3. Tanya Jawab

4. Penutup

 

PEMBUKAAN

Assalamualaikum, selamat malam, salam sejahtera untuk kita semua. Di malam putaran ke 19 kembali Emut Lebak akan menemani sobat nusantara di kelas Menulis tanpa sekat dan batas.

Semoga semangat tetap menyala untuk terus berkarya

Semoga niat tetap terjaga untuk menambah ilmu dari narasumber yang luar biasaa Om Jay menyerahkan kendali kepada Moderator ibu Mutmainah Tak terasa kita sudah memasuki pertemuan ke-19. Semoga semakin banyak peserta yang sudah membuat resumenya dengan baik. Tidak asal-asalan atau asal jadi. Namun, tulisannya benar-benar hasil dari belajar menulis setiap hari. Sebab tiada cara lain untuk bisa menulis selain menulis secara langsung. Di saat membuat resume itu, teman-teman telah mengikat ilmu yang diterima dengan tulisan. IKATALAH ILMU DENGAN CARA MENULISKANNYA.

 

Untuk pertanyaan bisa disampaikan ke nomor HP: 085216628447 dengan format: nama, asal kota, dan pertanyaan.

 

“Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapapun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari. Pramudya Ananta Toer.

 

 

Menulislah dengan tulisan jelek, karena tulisan yang bagus hanya bonus dari kebiasaan". Asyiiik. Menulis merupakan tingkat literasi paling tinggi setelah mendengar, Berbicara dan membaca. Meskipun menulis tidak mudah namun harus tetap dilakukan sebagai bukti kita ikut memberikan sesuatu bagi peradaban. Tanpa meninggalkan tulisan manusia akan semakin mudah dilupakan.

Bu Mutmaiinah memaparkan biodata Narasumber :

 

https://www.kompasiana.com/mudaisriyah/63f23e524addee59a3385632/cv-dr-mudafiatun-isriyah-m-pd

 

Dr. Mudafiatun Isriyah, M. Pd . Beliau adalah konselor dan penulis juga asesor BAN PAUD Jatim. Lulus cum laude prodi PAUD UNESA Surabaya dan melanjutkan studi di Universitas Negeri Malang untuk meraih gelar doktor Bimbingan dan Konseling.

Beliau juga merupakan alumni BM 4 asuhannya Omjay. Dan peraih buku terbaik Perpusnas 2021 bersama prof Ekoji dalam tantangan menulis selama satu minggu.

 

Sampai disini, moderator mempersilahkan Narasumber untuk memulai KBM mala mini.

 

PAPARAN MATERI

Materi kita adalah

1. Bahan Ajar  VS  Buku Ajar

2. Pentingnya BA dalam pembelajaran

3. Buku Ajar dan Buku Hasil Penelitian/Hasil Pemikiran

4. Cara Penulisan Buku Ajar

5. Prinsip-prinsip Pemilihan Materi Buku Ajar

 

1. Bahan Ajar VS Buku Ajar

Yang pertama kita sebagai penulis buku adalah menguasai penguasaan ilmu, kemampuan berbahasa, dan paling penting adalah punya komitmen

bagaimana Bahan ajar vs buku ajar itu

Ø  Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/dosen dan mahasiswa dalam kegiatan belajar-mengajar. Bahan ajar dapat berupa bahan tertulis atau pun tidak tertulis.

Ø  Bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak tertulis sehingga dapat tercipta lingkungan dan suasana yang memungkinkan peserta didik untuk belajar.

Ø  Bahan Ajar Cetak • Buku Teks, •Buku Referensi, dan Monograf,

Ø  Bahan Ajar Mandiri = Modul = BAJJ  •Panduan = Petunjuk = Pedoman, •Atlas = Peta •Diagram = Poster  

Ø  Brosur = Leaflet = Manual     

Ø  Bahan Ajar non-Cetak • Internet = Web Based Courses = e-learning • CAI = Pembelajaran Berbantuan Komputer • Slide • Video / TV • Audio / Radio

Sedangkan Buku Ajar adalah :

Buku Ajar adalah buku ilmiah berupa uraian materi pembelajaran yang disusun secara logis dan sistematis dengan bahasa yang lugas, digunakan dosen dan mahasiswa dalam pembelajaran (Pannen & Purwanto, 2001)

 

MENGAPA BUKU AJAR PENTING DALAM PEMBELAJARAN?

1. Guru lebih banyak waktu untuk memberi bimbingan kepada siswa/mahasiswa

2. Siswa dapat belajar sekalipun tidak ada guru

3. Siswa dapat belajar kapan dan di mana saja

4. Siswa tidak terlalu tergantung kepada guru sebagai satu-satunya sumber informasi

5. Siswa bisa belajar dengan kecepatan masing-masing sesuai dengan potensi

 

MENGAPA BUKU AJAR INI WAJIB DIWUJUDKAN OLEH SEORANG GURU

Mengacu pada TRILOGI PEMBELAJARAN : 1. Ada Tujuan,, 2 Strategi, dan 3. Penilaian

Karena Syarat minimal terjadinya pembelajaran adalah mahasiswa/siswa – Materi – Guru/Dosen

Beban belajar mahasiswa untuk 2 sks (SN-DIKTI, 2015): 2 sks = 340 menit. Kebutuhan bahan bacaan? Seorang guru memiliki kepentingan untuk memenuhi kebutuhan dlm mengajar nya yaitu dg menata buku ajar sendiri sesuai mata pelajaran yg kita ampu Selain itu apa KEUNTUNGAN BUKU AJAR BAGI GURU/DOSEN?

1. Promosi & Kenaikan Pangkat

2. Mendapatkan insentif

3. Finansial-Royalti

4. Eksistensi diri

5. Media Ekspresi

6. Branding Personal dan Institusi

7. Penguatan Keilmuan; dll. Eksistensi diri

Guru adalah sebagai agen Aktivitas Pembelajaran

 

Bagaimana dengan BUKU AJAR  VS BUKU TEKS?

Buku Ajar pada umumnya:

1. Ditulis dan dirancang untuk digunakan siswa/mhs.

2. Menjelaskan tujuan pembelajaran.

3. Disusun berdasarkan pola belajar yang fleksibel.

4. Strukturnya berdasarkan kompetensi yang akan dicapai.

5. Belum tentu memberikan latihan bagi mahasiswa.

6. Belum tentu ada rangkuman.

7. Materi buku teks sangat  

8. Dikemas untuk dijual secara umum.

9. Mempunyai mekanisme untuk mengumpulkan umpan balik dari mahasiswa.

10.Mencantumkan petunjuk penggunaan buku ajar.

 

Buku Teks pada umumnya:

1. Ditulis terutama untuk digunakan dosen atau pembaca umum, dipasarkan secara luas.

2. Tidak selalu menjelaskan tujuan pembelajaran.

3. Disusun secara linier.

4. Strukturnya berdasarkan logika bidang ilmu (content).

5. Ada pemberian kesempatan latihan bagi mahasiswa.

6. Selalu memberikan rangkuman.

7. Kepadatan berdasarkan kebutuhan mahasiswa

8. Dikemas untuk digunakan dalam pembelajaran

9.Tidak ada mekanisme untuk mengumpulkan umpan balik dari pemakai.

10.Tidak memberikan petunjuk cara mempelajarinya.

 

CARA PENYUSUNAN BUKU AJAR

1.   PENATAAN INFORMASI (compilation text) Guru/Dosen melakukan kompilasi bahan dari berbagai sumber yang telah beredar di pasaran berdasarkan RPS yang telah disusun

2.   PENGEMASAN KEMBALI (information repackaging) Guru/Dosen melakukan pengemasan kembali dari sumber-sumber yang telah ada disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi yang ingin dicapai dalah RPS

3.   MENULIS SENDIRI (starting from scratch) Guru/Dosen menulis sendiri berdasarkan kepakarannya berdasarkan RPS mata kuliah yang diampu

 

PROSEDUR KOMPILASI

Kumpulkan seluruh buku, artikel jurnal ilmiah, dan sumber acuan lain yang digunakan dalam mata pelajaran seperti yang tercantum dalam daftar pustaka di RPS. Tentukan bagian-bagian buku, artikel jurnal ilmiah, dan bagian dari sumber acuan lain yang digunakan per Bahan Kajian sesuai dengan RPS. Fotokopi seluruh bagian dari sumber yang digunakan per Bahan Kajian sesuai dengan RPS. Pilahlah hasil fotocopy tersebut berdasarkan urutan Bahan Kajian yang sesuai dengan RPS.

 

PROSEDUR PENGEMASAN KEMBALI INFORMASI

Informasi yang sudah ada di pasaran dikumpulkan berdasarkan kebutuhan (RPS + RTM) Informasi tersebut disusun kembali/ditulis ulang dengan gaya bahasa dan strategi yang sesuai untuk menjadi buku ajar (digubah), kemudian ditambahkan:

Kemampuan/kompetensi yang akan dicapai.

Petunjuk belajar bagi mahasiswa.

Latihan.

Ringkasan.

Umpan balik.

Evaluasi formatif.

 

PRINSIP-PRINSIP PEMILIHAN MATERI BUKU AJAR

1. PRINSIP RELEVANSI

Materi pembelajaran hendaknya ada hubungannya dan memberikan kontribusi bagi upaya pencapaian capaian pembelajaran mata kuliah dan kemampuan akhir. Misalnya, jika kemampuan yang diharapkan dikuasai mahasiswa berupa menghafal fakta, maka materi pembelajaran yang diajarkan harus berupa fakta.

2. PRINSIP KONSISTENSI/KEAJEGAN

Materi pembelajaran harus konsisten dengan kemampuan akhir yang ingin dicapai, baik dari segi jumlah materi maupun dari taksonominya. Jika kemampuan akhir yang harus dikuasai mahasiswa empat macam, maka materi buku ajar yang harus dikembangkan juga harus meliputi empat macam

3. PRINSIP KECUKUPAN

Materi yang diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu mahasiswa menguasai kemampuan akhir yang diharapkan. Materi tidak boleh terlalu sedikit dan tidak boleh terlalu banyak. Jika terlalu sedikit akan kurang membantu mencapai capaian pembelajaran mata kuliah dan kemampuan akhir. Sebaliknya, jika terlalu banyak akan membuang-buang waktu dan tenaga yang tidak perlu untuk mempelajarinya.

 

SISTEMATIKA BUKU AJAR

Biasanya tergantung dari penerbit juga ya, tetapi kita sbg seorang guru juga memiliki kesiapan unt menata outline buku kita sendiri yaitu: BAB 1 Pendahuluan

Penyajian

Penutup

Daftar Pustaka

Senarai (glossary)

 

Tinjauan Mata Pelajaran : Prakata 

֍ Petunjuk Penggunaan Buku Ajar bagi Mahasiswa

֍ Identitas Mata Kuliah

֍ Deskripsi Singkat Isi Buku Ajar

֍ Kegunaan Mata Kuliah bagi Mahasiswa

֍ Capaian Pembelajaran Mata kuliah

 

2. BAB I

Kemampuan Akhir

Indikator

Pendahuluan, terdiri dari:

֍ Deskripsi singkat berupa gambaran umum tentang

     cakupan bab tersebut. 

֍ Relevansi antara bab tersebut dengan pengalaman

     yang telah dimiliki mahasiswa atau manfaat bagi

     mahasiswa.

Penyajian:    

֍ Uraian atau penjelasan materi (sesuai dengan jenis

     materi) dan diikuti dengan contoh-contoh.

֍ Ilustrasi yang sesuai dengan uraian materi.

֍ Tugas dan Latihan yang dilakukan mhs setelah

      membaca uraian materi.

֍ Rangkuman/ringkasan dari konsep atau prinsip yang

     dibahas.

Penutup, terdiri dari:  

 ֍ Penilaian, konsisten dengan rumusan indikator dan Kemampuan

      Akhir.

֍ Umpan balik, untuk dapat menilai sendiri hasil belajarnya (kunci

      jawaban tes).

֍ Tindak lanjut.

DAFTAR PUSTAKA

SENARAI, berupa daftar istilah teknis yang dianggap penting dan perlu dijelaskan.

DAFTAR INDEX (jika diperlukan).

 

TERIMA KASIH

Tak lupa beli piring melamin

Sampai jumpa hadirin semuanya

Semoga bertemu di kesempatan lain

Bersama guru binaan bpk Wijaya Kusuma

 

Pemaparan Materipun berakhir. Selanjutnya masuk ke Sesi Tanya Jawab

P1

Assalamualaikum ibu.saya ibu Umatun Nur Islamiyati,dari Magelang.

Pertanyaan Bagaimana langkah langkah membuat buku ajar yang bermutu?

Maturnuwun

J1

Buku bermutu yg bisa mengukur adalah masing2 guru pengampu mata pelajaran, RPS yg dibuat itu dasarnya, sesuai kurikulum dan saat ini didukung bgmn implementasi dg merdeka belajar itu sangat dibutuhkan saat ini, kolaborasi kurikulum, seni merancang ide2 guru tentunya yg sesuai dg kondisi dan karakter siswa di manan siswa itu berada

 

P2

Imro'atus Sholihah_Jombang Jatim

Ada istilah bahan ajar, modul ajar, dan diktat. Sepertinya ketiganya hampir sama?

Di antara tiga itu mana yang lebih tepat dibuat dan digunakan?

Bahan ajar biasanya dipakai di kalangan sekolah sendiri, kalau seperti ini siapa yg mengesahkan agar ada nilai KUMnya?

Terima kasih.

J2

ini buku hasil tuangan dari bahan ajar sendiri, sesuai kurikulum dan ssi RPS masing2 guru, semua dpt dihargai dan ada nilai KUM, namun yg paling tinggi nilai KUM nya adalah buku hasil penelitian yaitu buku monograf dan referensi

 

P3

Selamat malam, perkenalkan nama saya Hasbi Aprizal, yang ingin di tanyakan adalah bagaimana caranya untuk menuliskan sebuah referensi didalam buku ajar ?

J3

nah ini menarik sekali pertanyaannya, semoga Bp Hasbi juga seorang guru yg ingin menuangkan unek2 nya sampai menulis buku referensi

 

P4

Farida Lisanti

 

Assalamualaikum Bunda Muda dan Bunda Emut 🙏

Saya sangat tertarik dengan materi yang disampaikan 👍 karena saya juga pernah ikut tim penyusun buku ajar bahasa daerah setempat yg di rekrut Dinas Pendidikan, namun saya mendapat kendala ketika buku ajar sudah siap diajarkan kepada siswa di sekolah-sekolah ternyata banyak guru yang mengajar mapel mulok bahasa daerah ini kesulitan dalam menyampaikan materi sebab mengajarkan bahasa daerah setempat, sedangkan gurunya berasal dari propinsi lain.

Apa yg harus dilakukan saya pribadi, dan Dinas Pendidikan agar pembelajaran bahasa daerah ini dapat dilaksanakan dengan baik?

Terima kasih Bunda

J4

kita membuat buku juga berdasarkan hasil observasi bahwa nilai kebutuhan buku tsb yg akan menggunakan hrs sesuai, syukur2 juga melakukan penyebaran angket untuk kebutuhan buku selain observasi dan waancara terkait kebutuhan buku tsb?

 

P5

Saepul Hikmah asal SMPN 1 Rengasdengklok Karawang.

Pertanyaan Kehadiran guru di kelas tidak bisa digantikan dengan yang lainnya wabilkhusus dalan tranformasi ranah  afektif. Bisa digantikan kah aspek ini andai diganti selain guru? Misal dengan media yang tadi telah disebutkan trimakasih

J5

Afeksi adalah ttg sikap, Bpk ini buku saya banget  namanya guru bisa membaca komunikasi secara impersonal, atau jarak kebatinan hehehehhe baca njih bpk buku saya itu, kalo sy sebutkan disini kurang waktu nya, ini sangat bxk materinya, semanagttttt

 

P10

IJin bertanya bu

Saya Dyah dari Kab. Bandung Barat

1. Ada istilah RPS dan RTM, ini kepanjangannya apa ya?

2. Jika menulis buku ajar tentang penggunaan sebuah aplikasi, apakah harus menggunakan aplikasi versi terbaru atau bisa disesuaikan dengan kebutuhan di sekolah?

3. Untuk buku dari hasil PTK termasuk ke dalam kategori buku apa?

J10

Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dengan Rencana Tugas Semester Mahasiswa (RTM) Buku ajar saat ini memang di sarankan mengikuti siswa yg kekinian aplikasi ? ya sangat bagus apalagi menciptakan sendiri aplikasi dan implementasinya Buku hasil PTK, bisa masuk sbg buku referensi yg bobotnya tinggi, KUM nya bisa 40 full, masuk juga sbg buku monograf, krn PTK adalah bagian dari hasil penelitian

 

Selanjutnya bu Mudafiatun menutup belajae malam ini.

Baik, guru merupakan sosok yg akan ditiru, guru sbg model yg akan mjd figur, daya pandang siswa tak terukur karena melihat sosok guru idaman. Torehan guru menjadi prasasti bagi siswa, maka lantas guru mau seenaknya tanpa hrs menjawab kebutuhan siswa yg sesungguhnya?? sungguh tidak manusiawi jika seorang tdk merancang pembelajaran yg sesuai kebutuan siswa. Oleh karena itu marilah kita mjd seorang guru yg memiliki komitmen untuk menghargai diri sendiri sebaga seorang yg sangat ditunggu siswa. jadilah guru yg kreatif, desain lah pembelajaran yg menarik, buatlah buku ini sbg hasil karya guru yg di tunggu

 

Selanjutnya moderator menutup kegiatan

 

PENUTUP

Demikian materi kita malam ini yang sangat luar biasa

Genggam semua ilmu yang telah didapat selama ini

Untuk menjadi bekal berkarya demi keabadian diri

Jangan lupa karya solo selalu dinanti💪💪

Mohon maaf jika selama membersamai sahabat saya mempunyai kekurangan dan kesalahan.

Uluran maaf setulus hati, bagi kesalahan yang mungkin tak sengaja melukai.

Selamat malam, sampai berjumpa lagi.

Izinkan saya undur diri.

Wassalamualaikum wr wb.

 

Demikian resume KBMN 28 malam ini.

 

Salam KBMN 28

Jumat, 17 Februari 2023

Diksi dan Seni Bahasa

Oleh : Noormasri Karyawan, S.Pt., M.Pd. 

 

Tema : Diksi & Seni Bahasa

Narasumber : Maydearly

Moderator : Widya Arema

Hari/Tanggal : Jumat, 17 Februari 2023


"Sadarlah, aku telah mencintaimu dengan terengah-engah. Mencibir oksigen dengan menjadikanmu satu-satunya udara yang boleh mengisi setiap rongga."

Diksi adalah pilihan kata di dalam tulisan yang digunakan untuk memberi makna sesuai dengan keinginan penulis. Diksi dan Puisi dua kata yang tidak bisa terpisahkan. Dengan diksi puisi semakin bernyawa. Dengan diksi pula membuat hati yang dingin menjadi menyala dalam suka cita. Anda ingin membuat pasangan Anda jatuh cinta setiap saat, atau ingin membuat Si Dia tersipu malu manja. 🤭Kita akan mengasah talenta kita dalam berdiksi.Yuuk... Kita berdiksi malam ini... Jangan sampai lupa.

 

Preambul itu sangat mengesankan, membuat dada berdebar. Setelah mengikuti kegiatan belajar ini, maka tersusunlah resume ini. Selamat Membaca.

 

Omjay memberikan kata sambutannya.

Pertemuan ke-18. Artinya masih ada 12 pertemuan lagi yang akan kita lewati bersama. Tetap semangat dan jaga kesehatan sebab menulis itu menyehatkan bahkan menyembuhkan bagi mereka yang sedang sakit. Malam hari ini kita akan ditemani ibu-ibu Cantik yang baik hati. Mereka adalah dua bidadari dari surga yang sengaja dikirimkan ke dunia untuk mengajak kita belajar bersama. Mereka adalah guru berprestasi dari lebak Banten dan Malang Jawa Timur. Ibu Maydearly akan berbagi ilmu dan pengalamannya menulis diksi dan seni bahasa. Beliau akan ditemani ibu Widya sebagai moderatornya. Mereka adalah guru-guru tangguh berhati cahaya yang ikut terlibat dalam tim Solid Omjay (TSO).

Satu per satu terjatuh dan keluar dari WA Group KBMN PGRI ini. Wa Group yang awalnya penuh sebanyak 1025 orang, kini telah menyusun pelan-pelan menjadi 924 orang. Dari semuanya itu mungkin hanya sedikit yang mencapai garis Finish. Ibarat lari marathon, mereka sudah kehabisan nafas sebelum pintu kemenangan dibuka.

Belajar secara online memang dibutuhkan kesabaran sekaligus keikhlasan. Siapa yang sabar pasti akan pintar. Siapa yang ikhlas pasti tuntas. Belajar menulis harus dimulai dari diri sendiri. Menjaga konsistensi dalam menulis bukanlah perkara mudah. Menulis dalam kesibukan bukanlah perkara yang mudah dilakukan. Namun, berikanlah tugas itu kepada orang yang sibuk. Sebab orang yang sibuk itu pandai mengelola waktu dengan baik. Mereka sukses dalam hidupnya.

 

Moderator ibu Widya Arema memulai kata sambutannya.

Sobat literasi yang luar biasa, sebentar lagi kita akan kembali  mereguk manisnya ilmu.

 

Selanjutnya moderator mengunci grup untuk memulai kegiatan belajar.

Selanjutnya bu Widya mulai mengatur diksinya dengan membuat kepanjangan kata SAHABAT.

SAHABAT

 

Oleh : Widya Setianingsih

S ayap kami saling menyangga

A rungi berdua gemerlap letihnya dunia

H adirkan setiap warna membungkam resah yang ada

A baikan setiap mata munafik yang bersorak dalam duka

B iarkan tangan kami saling tergenggam, menguatkan dalam balutan doa

A tau mentertawakan takdir yang dengan seenaknya mengatur hilir mudik nestapa

T ak usah dengarkan mereka, cukup bersamamu hatiku jauh dari gulana.

 

Selanjutnya bu Widya membuat seuntai puisi

 

Senja Mengukir Cinta

Oleh: Maydearly

 

Deru angin dalam semilir

Mengukir ruang resah

Tentang senja paling gulita

Yang membawa rasa untuk dia.

 

Untuk rembulan dalam temaram

Ku titipkan singasana cinta

Berceloteh tentang rindu

Yang bersembunyi dalam diam.

 

Sunyi bertahta dalam gelap

Hampa riak suara, kelabu

Hanya menandu rindu

Dari cinta yang berselimut dingin.

 

Rasa cinta yang tetap terjaga

Bak bersanding dengan alam

Menjadi singgasana keabadian

Membumi dengan lubuk paling dalam.

 

Untuk dia, ku jaga rasa

Memeluk rindu seabad

Ku sampaikan dalam maya

Agar terukir cerita paling menawan.

 

Seterusnya dilanjutkan dengan memperkenalkan profil narasumber mala mini.

Saya mengenalnya sebagai narasumber. Sedangkan saya sendiri sebagai peserta. Hal yang membuat saya jatuh cinta padanya adalah keindahan diksi dalam tulisannya. Seolah saya dibawa terbang menuju negeri fantasy. Menggugah rasa syahdu, rindu yang berwarna-warni. Ada manis yang enggan ku lepas, ada rintik yang enggan ku sudahi. Akhirnya hatiku memilih dia Sang Penjaga Hati. Hingga kini jalinan rasa itu terpintal dalam riang dan sendu. Memadu dalam satu kata SAHABAT

Bagaimana saya tidak jatuh cinta padanya. Rayuannya selalu membuatku terbuai. 🤭

 

Ini adalah kutipan rayuan Maydearly pada saya.

 

Aku menyerumu dalam maya, merupa wajah dalam doa dan bismillah. Dengan cinta engkau mengubahku. Karena cinta selalu bisa mengubah apa yang selama ini sulit dirubah.

Terimakasih selalu menjagaku dalam doa, dibandingkan dengan cintamu bahkan semesta pun nampak kerdil di pelupuku.

I Love You to the Moon and Back

 

Maydearly

Seperti biasa materi malam ini akan kita bagi menjadi 4 sesion.

PEMBUKA

PAPARAN MATERI

TANYA JAWAB

PENUTUP.

 

PAPARAN MATERI

Bu Widya mempersilahkan narasumber (ibu Mydearly). Untuk memulai pembelajaran

Asslamualaikum.

Sebelum kelas ini dimulai izinkan kan membalas rangkaian untuk sahabatku tersayang.

Sahabat adalah kata sederhana yang acap kali merapal makna dalam jiwa. Pada sahabat kerap kita terbangkan kepingan kisah yang tersusun rapi. Sahabat adalah ia yang paling mengerti hati kita dalam lara nan pekat, meski kerap kita tancapkan luka, sang sahabat akan membalas dengan seribu pelukan.

Terkadang dalam hidup ada robekan paling tidak sopan yang menenggelamkan kita dalam tangisan, namun seorang sahabat membawa kita tertatih berjalan dan mengambil sisa tawa untuk masa depan. Menguatkan lewat doa dan menggenggam dengan Bismillah.

 

Dibalas oleh bu Widya :

Kubalas yaa..

Gerimis itu masih kamu, pelan-pelan membasahi dengan sejuk yang tak ingin kusudahi.

 

Terimakasih Bestie ku tersayang, aku mengenalmu dari deret huruf sebagai batas ucap yang mempesona.

 

Lewat beranda virtual engkau goreskan kata, menjadi sebuah warna. Meski ada sapa yang ku abaikan, namun engkau perjuangkan  hingga sang Tunas pun muncul, bunga semerbak harum matang buah sedap nan ranum. Kau merawatnya, menyirami tanpa mengeluh, memupuk dengan sabar hingga memanen sebuah benih bernama persahabatan.

 

Baiklah Bapak/ Ibu izinkan saya meminjam waktu dengan jemari yang berlarian  di atas layar kaca.

Sebuah materi Diksi dan Seni Bahasa semoga menjadi cemilan yang menawan di pembuka malam nan elegan.

 

Berharap, malam ini menjadi malam yang paling teduh yang kita dapatkan. Ditemani dengan secangkir kopi yang mempertemukan kita di satu meja virtual. Sebuah tempat dimana sang emoticon☺️☺️ menjadi persembahan sebagai tanda perkenalan dari Maydearly.

 

Malam ini terasa lebih istimewa entah para peserta yang sedang manis-manisnya atau aku yang sedang menggebu-gebu untuk bertemu para pejuang ilmu.

Maydearly sebuah nama tanpa titik koma, ia menyadur makna diantara serpihan kata yang melahirkan karya. Tak perlu di tanya alamat blog nya😅 hanya lewat sebuah karya dia pernah berbicara, merupa, menulis, bercerita, dan berdoa sebagai rupa sejarah untuk masa tua.

 

Diksi – akar katanya dari bahasa Latin: dictionem. Kemudian diserap ke dalam bahasa Inggris menjadi diction Kata kerja ini berarti: pilihan kata. Maksudnya, pilihan kata untuk menuliskan sesuatu secara ekspresif. Sehingga tulisan tersebut memiliki ruh dan karakter kuat, mampu menggetarkan atau mempermainkan pembacanya.

Dalam sejarah bahasa, Aristoteles – filsuf dan ilmuwan Yunani inilah yang memperkenalkan diksi sebagai sarana menulis indah dan berbobot. Gagasannya itu ia sebut diksi puitis yang ia tulis dalam Poetics– salah satu karyanya. Seseorang akan mampu menulis indah, khususnya puisi, harus memiliki kekayaan yang melimpah: diksi puitis. Gagasan Aristoteles dikembangkan fungsinya, bahwa diksi tidak hanya diperlukan bagi penyair menulis puisi, tapi juga bagi para sastrawan yang menulis prosa dengan berbagai genre-nya.

William Shakespeare dikenal sebagai sastrawan yang sangat piawai dalam menyajikan diksi melalui naskah drama. Ia menjadi mahaguru bagi siapa saja yang berminat menuliskan romantisme dipadu tragedi. Diksi Shakespeare relevan untuk menulis karya yang bersifat realita maupun metafora. Gaya penyajiannya sangat komunikatif, tak lekang digilas zaman.

Mengapa Diksi begitu penting dalam kajian sebuah bahasa?

 

Sebab banyak keindahan  atas sebuah kata yang tak tereja oleh bibir.

Diksi bak pijar bintang di angkasa yang menunjukan dirinya dengan kilauan, mempesona dan tak membosankan.

Lantas, apakah begitu sulit kita dalam berdiksi?

Honestly I fell ashame membawakan materi tentang Diksi, karena saya bukan ahli sastra, lebih tepat hanya sebagai penyuka diksi

Terkadang banyak penulis yang merasa takut dalam memulai sebuah tulisan, terkadang lidah kita merasa kelu untuk menulis sesuatu yang menakjubkan. Ada keraguan yang dibungkam sebelum diterjemahkan dalam bahasa.

Apakah mungkin saya bisa menulis sebuah bahasa yang indah?

Saya merasa takut tulisan saya terdengar garing ketika dibaca.

Menulis itu sederhana Bapak Ibu

Se sederhana mengadukan gula dalam gelas kopi

Menulis dari apa yang kita lihat, apa yang kita rasakan dan apa yang kita dengarkan

Lantas jurus apa yang harus kita pakai agar kita mampu menulis dengan segala keindahan

Libatkan 5 macam panca indera kita.

 

1. Sense of Touch adalah menulis dengan melibatkan indera peraba. indra peraba dapat digunakan untuk memperinci dengan apik tekstur permukaan benda, atau apapun. Penggunaan indra peraba ini sangat cocok untuk menggambarkan detail suatu permukaan, gesekan, tentang apa yg kita rasakan pada kulit. Aplikasi indra peraba ini juga sangat tepat digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak terlihat, seperti angin misalnya. Atau, cocok juga diterapkan untuk sesuatu yang kita rasakan dengan menyentuhnya, atau tidak dengan menyentuhnya.

 Contoh:

Pada pori-pori angin yang dingin, aku pernah mengeja rindu yang datang tanpa permisi

 

2. Sense of Smell adalah menulis dengan melibatkan indra penciuman hal ini akan membuat tulisan kita lebih beraroma. Tehnik ini akan lebih dahsyat jika dipadukan dengan indra penglihatan.

Contoh:

Di kepalaku wajahmu masih menjadi prasasti, dan aroma badanmu selalu ku gantungkan dilangit harapan

 

3. Sense of Taste adalah menulis dengan melibatkan indra perasa. Merasakan setiap energi yang ada di sekitar kita. Penggunaan indra perasa sangat ampuh untuk menggambarkan rasa suatu makanan, atau sesuatu yg tercecap di lidah.

Contoh:

Ku kecup rasa pekat secangkir kopi di tangan kananku, sembari ku genggam Hp tangan  kiriku. Telah terkubur dengan bijaksana, dirimu beserta centang biru, diriku bersama centang satu.

 

4. Sense of Sight adalah menulis dengan melibatkan indra penglihatan memiliki Prinsip “show, don’t tell". Selalu ingat, dalam menulis, cobalah menunjukkan kepada pembaca (dan tidak sekadar menceritakan semata). Buatlah pembaca seolah-olah bisa “melihat” apa yang tengah kita ceritakan. Buat mereka seolah bisa menonton dan membayangkannya.  Prinsip utama dan manjur dalam hal ini adalah DETAIL. Tulislah apa warnanya, bagaimana bentuknya, ukurannya, umurnya, kondisinya.

Contoh

Derit daun pintu mencekik udara ditengah keheningan, membuatku tersadar jika kamu hanya sebagai lamunan

 

5. Sense of hearing adalah menulis dengan melibatkan energi yang kita dengar. Begitu banyak suara di sekitar kita. Belajarlah untuk menangkapnya. Bagaimana? Dengarlah, lalu tuliskan. Mungkin, inilah sebab mengapa banyak penulis sukses yang kadang menanti hening untuk menulis. Bisa jadi mereka ingin menyimak suara-suara. Sebuah tulisan yang ditulis dengan indra pendengaran akan terasa lebih berbunyi, lebih bersuara. Selain itu, penulis juga bisa berkreasi dengan membuat hal-hal yang biasanya tak terdengar menjadi terdengar.

Contoh

Derum kejahatan yang mendekat terasa begitu kencang. Udara hening, tetapi terasa berat oleh jerit keputusasaan yang dikumandangkan bebatuan, sebuah keputusan yang menghakimiku untuk tak lagi merinduimu

 

Acap kali dalam menulis kita hanya melibatkan otak kita sebagai muara untuk berpikir tanpa kita dengar, tanpa kita rasa, tanpa kita raba, jika terkadang sesuatu di pelupuk mata bisa menjadi rongga untuk mencumbu tulisan kita. Mengapa kita selalu melihat kursi yang kita duduki dengan pandangan yang begitu sederhana? Sesekali buatlah ia mempesona dan anggun.

 

Di atas kursi ini, aku pernah memeluk ratapan bagaimana menungguimu dengan sebuah doa takdim.

 

Setiap apapun yang kita lihat, sesekali kita rasakan, kita raba, bahkan kita ampu kan sebagai sebuah senyawa yang mampu bersuara.

 

Yakin, masih terasa sulit menulis diksi? Sulit jika belum dicoba kekx beb Naaaah, mari kita coba yuk bapak ibu Saya bukan seseorang yang expert dalam berdiski, Big No... Cause saya hanya seorang penyka Diksi

 

Baiklah, saya akan memberikan clue, agar grup ini dibuka dalam 10 menit.

 

Selanjutnya grup dibuka untuk memberi kesempatan peserta ber Diksi. Berikut salah satunya.

 

MILA YASMI

Sahabat

 

Sahabat dalam suka, namun kadang merobek jiwa. Tetap saja sahabat yang menanti dekapan erat saat tinta dunia menggores tak terperikan. Sahabat relung hati terhampar luas saat aku membutuhkan pundaknya. Tetaplah bercahaya dalam kegelapan. Wajahmu terkadang siap menerkam, tapi sayangmu menghujam tajam.

 

Belajar diksi akan kulumat sampai habis...

Happy weekend tak terlupakan. 🏂

 

SYAFRINA

Malam ini ku tercenung

Membaca kalimat demi kalimat yang mendayu menyejukkan hati.

Seakan tak kuasa beranjak dari layar kasih penuh makna

Terimakasih sahabatku yang telah memberi ilmu di malam syahdu ini

 

RISMALASARI

Memanah Bintang

Karya Rismalasari

 

Nun jauh di angkasa

Kelipmu goda hasrat diri

Tuk meraih mimpi

Bergumul dalam awan pengharapan

Bertaruh waktu perjalanan

 

Nun jauh gemintang malam

Cahaya mu semu hadirkan ragu

Tuk capai harapan

Berbagai rancangan dibiaskan

Berbagi waktu terlenakan

 

Hadirmu laksana memanah bintang

Jika telah lewat masa

Harapan pun kan hilang

Berganti pagi menjelang

 

Demikian pertemuan ke 18 malam ini.

 

Salam KBMN 28

Rabu, 15 Februari 2023

Ungkap Rasa Dengan Puisi

Oleh Noormasri Karyawan, S.Pt.,M.Pd.

Tema : Menulis Puisi
Narasumber : DR. Hj. E Hasanah, M.Pd.
Moderator : Sim Chung Wei, SP.
Hari/Tanggal : Rabu, 15 Februari 2023

Assalamualaikum Wr. Wb

Menulis puisi Bersama ibu Hasanah, luar biasa. Karena…

Kita, adalah dua hati yang sudah enggan bertegur harap dalam janji.
Kita adalah tiga kata 'Aku Sayang Kamu' yang membisu dalam sepi.
Dan....
K. I. T. A adalah empat huruf yang tak bisa dipersatukan kembali.

Puisi adalah bahasa hati yang paling jujur. Saat kita gembira kita tuangkan rasa berbinar dan berbunga. Saat kita bersedih, semua huruf yang tertuang seolah kuyu dan sendu.

Tapi... Saya tak pandai menulis puisi.
Hemmm, siapa bilang???
Puisi itu semudah kita curhat bersama bestie. Curhat tentang rasa yang berwarna-warni. Hanya tinggal kita ganti, curhat melalui goresan. Yaa, goresan yang memiliki rasa.

Ayooo, kita berlatih curhat dalam puisi dikelas KBMN malam ini...
Stay tune di sini... 👍🏻

Preambul dari moderator malam ini Koko Sim Chung Wei
Koko sim memulai pembelajaran malam ini dengan mengucap salam dan memberikan kata sambutan :
Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat wal'afiat, diberikan kemudahan dan dilancarkan urusan kita agar bisa menginspirasi dengan berbagi ilmu yang bermanfaat.. Aamiin.

Marilah kita buka kegiatan malam ini dengan sejenak berdoa, agar ilmu yang didapat malam hari ini bermanfaat dan berkah untuk kita semua.

Kemudian Koko Lim membuka kegiatan dengan menuliskan pantun :

Malam-malam ke pasar baru
bertemu abang polisi
Malam ini dapat materi baru
bagaimana menulis puisi

Adapun agenda kegiatan malam ini:
1. Pembukaan
2. Paparan Materi
3. Tanya Jawab
4. Penutup

1. Kegiatan Pembukaan :
Bapak ibu peserta KBMN Gel 28 yg berbahagia.
Perkenalkan saya Sim Chung Wei, salah satu dari Tim Solid Omjay (TSO) yang biasa disapa Koko Sim.
Saya, sama spt bapak ibu. Dulunya juga peserta Kelas Menulis di gelombang 26. Belum berbeda jauh dengan bapak Ibu sekalian. Malam ini saya kana menemani Bapak Ibu dalam MAteri Menulis Puisi.

Puji Tuhan ... dengan rutin mengikuti kegiatan, dan bimbingan para mentor, untuk terus menyelesaikan resume on time, saling blog walking memberi semangat, dan belajar mempraktekan mantra dari omJay menulis setiap hari. Akhirnya, saya pun dinyatakan lulus tahun lalu.

Buku pertama saya berjudul "Menulis itu Menyenangkan" sebelumnya saya terlibat dalam 6 judul buku antologi, sebelum akhirnya berhasil menerbitkan bku solo. Bagi saya antologi-antologi yang di fasilitasi oleh KBMN ini menjadi batu loncatan untuk saya menulis buku solo.

Tiga dari 6 antologi yang dimana saya ikuti merupakan antologi puisi.

Selanjutnya Koko Sim memperkenalkan narasumber Ibu Dr.Hj. E. Hasana, M.Pd. Untuk mengenal lebih dekat, siapa beliau yang luar biasa ini, mari kita simak profil beilau : https://hasanahhalima.blogspot.com/2023/02/profil-e-hasanah.html

2. Paparan Materi
Ibu Hasana memulia pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan dengan pendahuluan :

Assalamualaikum wr Wb
Selamat malam Bapak/ibu Hebat. Perkenalkan saya ibu Hasanah. Malam ini kita akan berdiskusi tentang menulis puisi. Sebelumnya saya haturkan terima kasih kepada Om Jay founder KBMN PGRI, Bu Kanjeng, pak Brian, dan semua tim solid KBMN atas kepercayaannya. Mohon maaf sebelumnya saya sebenarnya bukan expert dalam puisi, hanya penyuka puisi saja dan ingin bertukar pengalaman dengan ibu bapak hebat semua. Saya sama seperti bapak ibu yang belajar menulis dari KBMN gelombang 18.

Bu Hasana memulai belajar dengan menjelaskan tentang puisi :

Pengertian Puisi menurut KBBI :
  1. Ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.
  2. Gubahan dalam Bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, makna khusus.
  3. Sajak
Pengertian puisi
Sajak
  • Bebas puisi yang tidak terikat oleh rima dan matra, dan tidak terikat oleh jumlah larik dalam setiap bait, jumlah suku kata dalam setiap larik.
  • Berpola puisi yang mencakupi jumlah sajak yang susunan lariknya berupa bentuk geometris berbentuk belah ketupat, jajaran genjang, bulat telur, tanda tanya, tanda seru ataupun bentuk lain,
  • Dramatik dan puisi yang memiliki pernyataan dramatik yang menekankan tikaian emosional dan siuasi yang tegang,
  • Lama puisi yang belum dipengaruhi oleh puisi barat, seperti pantun, gurindam, syair, mantra, dan bidal.
  • Mbeling sajak eingan yang tujuannya membebaskan rasa tertekan, gelisah, dan tegang. Sajak main-main.
Puisi menurut HB Jassin
Suatu karya sastra yang diucapkan dengan perasaan dan memiliki gagasan atau pikiran serta tanggapan terhadap suatu hal atau kejadian tertentu.

Demikian pengertian puisi yang dikutip oleh bu Hasanah. Selanjutnya moderator memberikan informasi : Pada sesi tanya jawab nanti, Pertanyaan bisa langsung japri saya (Sim Chung Wei) di nomor: 082152687373.

Dilanjutkan oleh bu Hasanah.
Struktur Fisik Puisi (Unsur Wujud)
Bentuk : Berbentuk baris-bait.
Diksi : Pemilihan kata indah dan memiliki kekuatan makna.
Majas : Bahasa kias untuk mengungkapkan isi hati penyair.
Rima : Persamaan bunyi di baris/akhir baris untuk memunculkan keindahan bunyi.

Jenis Puisi :
Puisi lama : Puisi yang masih terikat dengan aturan-aturan yanitu jumlah katadalam 1 baris, jumlah baris dalam satu bait, Persajakan (rima), banyak suku kata di setiap baris.
Puisi Baru :Puisi yang tidak terikat oleh aturan yang mana bentuknya lebih bebas dari pada puisi lama dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima.

Ciri-ciri puisi lama :
o Tidak diketahui pengarangnya.
o Penyampaian dari mulut ke mulut yang merupakan sastra lisan.
o Sangat terikat akan aturan misalnya jumlah baris di setiap bait.

Jenis Puisi Lama
Mantra: yaitu ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan ghaib.

Contoh : mantra untuk mengobati orang dari makhluk halus.

Sihir lontar pinang lontar
Terletak di ujung bumi
Setan buta jembalang buta
Aku sapa tidak berbunyi.

Pantun adalah puisi yang bercirikan bersajak a-b-a-b, setiap bait terdiri dari 4 baris, dan di tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, sedangkan 2 baris berikutnya sebagai isi.

Contoh pantun nasihat :

Sungguh elok emas permata
Lagi elok intan baiduri
Sungguh elok budi Bahasa
Jika dihias akhlak terpuji

Seloka adalah pantun yang berkait atau bertautan

Contoh :

Sudah bertemu kasih sayang
Duduk terkutung malam dan siang
Hingga setapak tiada merenggang
Tulang sendi habis terguncang

Talibun yaitu pantun genap yang setiap barisnya terdiri dari 6, 8 atau 10 baris

Contoh :

Anak orang di Padang tarap
Pergi berjalan ke kebun bunga
Hendak ke pekan hari tiap senja
Disana sirih kami kerekap
Meskipun daunya berupa
Namun rasanya berlainan juga

Ciri-ciri puisi baru :
o Memiliki bentuk yang rapi dan simetris (sama)
o Persajakan akhir yang teratur
o Menggunakan pola sajak pantun dana syair walaupun dengan pola yang lain
o Sebagai besar puisi empat seuntai (baris)

Jenis Puisi Baru:

  • Balada : Yaitu puisi berisi kisah/cerita
  • Himne : Adalah puisi pujaan untuk menghormati Tuhan, seorang pahlawan, atau tanah air.
  • Ode : adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa. Nada dan gayanya sangat resmi bersifat menyanjung terhadap pribadi tertentu.
  • Epigram : yaitu puis yang berisi tuntunan/ajaran hidup
  • Romansa : adalah puisi yang berisi luapan cinta kasih
  • Elegi : adalah puisi yang berisi ratap tangis/kesadihan
  • Satire : Yaitu puisi yang berisi sindiran/kritik.
Dijelaskan oleh bu Hasanah bahwa Sebetulnya menulis puisi itu sekarang mengikuti perkembangan dan perubahan bentuk dan isi sesuai perkembangan selera. Apalagi untuk pemula, nulis saja menggunakan kata-kata atau diksi yang enak di hati.
Pada saat sekarang macam-macam puisinya. Ada puisi akrostik, puisi patidusa, puisi telelet, puisi 2.0 dan lainnya. Pokoknya menantang bagi penyuka puisi

3. Sesi Tanya Jawab

P1 :Selamat malam Pak Sim.ijim bertanya kepada Bu Hasanah.
Endang Ratna Juwita,Bogor.
1. Bagaimana cara menulis puisi yg baik dan benar?
2. Adakah batasan baris puisi seperti pantun?
3. Bagaimana cara mencari istilah atau kata 2 kiasan yang bisa kita pakai untuk membuat puisi agar terdengar lebih tersentuh ?
Terima kasih Bapak dan ibu🙏

J1 :
  1. Cara menulis yang baik yang sesuai dengan kaidah2 yang disebutkan di atas ya, misalnya memperhatikan diksi, Rima, irama, larik, bait dan lainnya. Sesuai dengan jenisnya
  2. Pantun itu jenis puisi lama Bun.
  3. Cara mencari istilah/kata kiasan itu ... dengan banyak membaca dan bisa buka kamus diksi Mudah2an tidak puas, biar kita sama2 belajar bareng ya🙏

P2 : Selamat malam, saya Dewi dari Seruyan Kalteng, mau tanya sama bunda bagaimana kiatnya biar kita bisa menulis puisi yang katanya itu bisa indah sehingga rima nya menjadi menarik, karena selama ini saya merasa puisi saya masih kurang menarik dalam pemilihan katanya🙏, apa ada tips dan triknya. Terimakasih bunda🙏

J2
Trik yang saya lakukan adalah memilih tema sebagai acuan, menentukan kata kunci, memilih diksi yang tepat, menggunakan Rima atau majas misalnya, terus mengembangkannya dengan rasa/selera estetika kita.
Kadang saya kumpulkan kata2 indah dulu Bunda Dewi. Misalnya menemukan kata Bagaskara untuk matahari/mentari, Bimantara atau langit, misalnya.

P3 : Saya -Evridus Mangung- Peserta KBMN 28. Pertanyaaan saya: Dalam struktur fisik puisi (unsur wujud puisi disebutkan salah satu point yaitu tentang diksi. Bagaimana cara untuk memilih kata-kata indah dan memiliki kekuatan makna, bu?

J3
Diksi itu pilihan kata-kata yang akan kita gunakan dalam puisi, hasil pemilihan secara cermat dengan pertimbangan makna, susunan bunyi, ataupun hubungan kata itu dgn kata2 lainnya dalam larik atau bait.

P4
Ada tamu bernama Pak Kasim,
Makan bersam adengan rendang,
Selamat malam Koko Sim,
Perkenalkan saya Elok Dewi dari Padang.

Hari ini begitu gerah,
Lalu Ayah melepaskan dasi,
Senang belajar bersama bunda E Hasanah,
Jangonya menulis dan berpuisi.

Pertanyaannya:
Assalammualiakum Bunda E Hasanah .
Senang belajar bersama bunda. Elok mau bertanya Bun
bagaimana langkah kita atau cara kita biar puisi kita penuh
dengan diksi dan majas. Elok suka menulis puisi tapi
puisinya masih datar Bun mohon krisannya🙏🙏🙏

Daun rambutan
dan daun selasih
Sekian dan terima kasih.

J4
Salam, Elok yang pintar berpuisi juga. Sudah berapa buku antologi kita tulis puisi bersama.
Kyknya ini mau nyoba aku nih hi hi hi.
Sy coba jawab dech.
Jika puisinya ingin penuh diksi dan majas ya itu kumpulkan dulu diksinya bisa buka kamus diksi ya. Perhatikan irama atau bunyi diksinya, kadang aku memilih kata yg sulit dipahami pembaca hi hi hi. Mencari kata dgn mengacu pada sumber terpercaya dan baku, atau diksi yg sering digunakan penyair, terus mengembangkan puisinya.

P5 : Assalamu alaikum wr wb
Ibu Samsinar_Jakarta
Izin bertanya.
Dalam membuat puisi kita harus memperhatikan nilai estetik
dan diksi dalam puisi agar indah dan enak dibaca.
Bagaimana cara/tips dalam menentukan diksi yang tepat dalam puisi?
Terima kasih

J5
Cara menentukan diksi yang tepat dalam puisi itu harus memperhatikan ketepatan kata dengan maknanya, kebenaran, kecermatan, keserasian kata, dan kelaziman digunakan dalam puisi Sebenarnya diksi yang tepat itu ya kata yg sesuai dan mengikuti kaidah bahasa.

P6 : Farida dari Musi Rawas
Assalamualaikum Bunda 🙏 selamat malam
Koko SIM 🙏
Saya juga penikmat puisi, saya suka puisi baru yg
tidak terikat bait dan baris, namun tetap memperhatikan
diksi, majas dan estetika.
Pertanyaan saya, apakah yang dimaksud dengan estetika pada puisi? Contohnya?
Terima kasih

J6
Waalaikumsalam Bunda Farida, salam kenal ya. Nanti satu buku yuk puisinya🙏🙏
Estetika itu nilai-nilai yang dirasakan indah, bernilai seni jg. Baik dari unsur bahasa, bentuk, ataupun penampilannya. Keindahan yang membentuk satu keutuhan, keselarasan, dan keterpaduan makna. Semisal dalam indahnya puisi jenis telelet.

4. Penutup

Sebagai penutup, Moderator mengucapkan salam perpisahan. Dan kegiatan belajarpun berakhir.

saya closing statement dulu ya. Terima kasih untuk semuanya terutama bapak ibu hebat. Saya merasa mengajarkan terbang ke burung atau mengajar renang ke ikan. Betapa bahagianya saya, karena yakin akan banyak penulis yang muncul dari kegiatan ini, yang akhirnya akan mendongkrak literasi. Literasi negeri akan bangkit.

Demikian resume pertemuan ke 17 malam ini.

Salam KBMN 28.

Senin, 13 Februari 2023

Imajinasi dalam Buku Cerita Digital

Oleh Noormasri Karyawan, S.Pt.,M.Pd.




Tema :  Menulis Buku Cerita Digital

Narasumber :  Nir Dwi Yanti, S.Pd.

Moderator : Dail Ma;ruf, M.Pd.

Hari/Tanggal : Senin, 13 Februari 2023


Pengantar

Diera saat ini, Society 5.0.   Dimana semua konsep masyarakat  berpusat dan berbasis pada teknologi. Kecakapan berteknologi digital memegang peran utama di segala bidang, pun dalam  literasi. Salah satunya adalah pergeseran paper ke digital. Membaca buku yang biasanya hanya dapat disimak melalui media kertas, sekarang melalui pergeseran menjadi digital. Sebagai guru, kita harus mau 'melek' dan belajar tentang teknologi digital. Kapan lagi kita belajar dari pakarnya untuk membuat buku digital. HANYA ADA DI SINI, DI KBMN 28... Sangat rugi jika terlewatkan Grup KBMN PGRI 28 memang sangat luar biasa. Banyak sekali ilmu dan pengetahuan baru yang saya dapatkan di grup ini. Materi-materi yang renyah mudah di cerna fikiran dari para narasumber membuat saya jadi menikmati olah fikir saya dan membentuknya jadi tulisan di blog saya.

 

Bayangkan. Jika ada secangkir air di atas meja dan cangkir itu beri kopi panas. Kita tahu ada secangkir kopi panas di atas meja… itulah PENGETAHUAN Artinya Pengetahuan itu adalah segala sesuatu yang bisa dirasakan, dilihat, didengar oleh panca idera kita. Bagaimana membuat kopi panas dalam cangkir? Pertama, kita sediakan cangkir, asukkan kopi kedalamnya, lalu tambahkan gula. Selanjutnya tambahkan air panas ke dalamnya. Aduklah… maka terciptalah Kopi Panas. Itulah ILMU. Artinya Ilmu adalah segala upaya yang dilakukan untuk mewujudkan pengetahuan dalam bentuk kongkrit atau abstrak.

 Menarik kan?

Sekarang mari kita ubah ilmu pengetahuan ke dalam sebuah cerita.

 

Lanjut ya ke resume saya

 

Pertemuan materi kali ini melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh lebih dari 189 peserta namun seiring waktu menjadi surut setelah lama melihat layer HP atau laptop. Dan berbekal kuota yang cukup dan hanya dengan tulisan di grup akhirnya tantangan tersendiri membuat meresume melalui aplikasi Zoom Meeting harus betul betul disimak dan didengar tidak lupa screen shoot layer zoom meeting ini, karena harus menyimak dengan saksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya tetapi harus membuat resume sebaik mungkin.

 

Buku digital Buku digital adalah buku bacaan berbentuk softfile, buku ini bisa dalam bentuk pdf, Buku digital juga disebut dengan ebook. Ebook adalah  buku terbitan yang disediakn dalam bentuk digital; terdiri dari teks dan gambar yang dibaca di layar komputer, laptop, atau perangkat elektronik lainnya.

 

Ada beberapa Fungsi Buku Digital yaitu : alternatif media belajar, media berbagi informasi, cara belajar yang menarik dan interaktif, melindungi informasi yang disampaikan, mempermudah memahami materi ajar, sesuai dengan perkembangan zaman.


Buku digital lebih efisien dibandingkan buku cetak hal ini dikarenakan lebih praktis, mudah dibaca dimana saja, ramah lingkungan, kostumisasi karena bisa dibesarkan dan dikecilkan sesuai keinginan dan lebih murah diakses bahkan gratis. Selain itu fungsi buku digital adalah Sebagai Media Informasi : Fungsi dan manfaat yang pertama buku digital adalah sebagai media informasi, hal ini sama dengan fungsi dan manfaat buku konvensional yang dicetak. bahkan buku elektronik lebih efektif sebagai media informasi karena buku elektronik lebih mudah untuk dibuat dan kemudian dibagikan tanpa biaya oleh pembuatnya sebab bisa dikirimkan melalui e-mail, website, blog seorang penulis, aplikasi pesan instan, fitur pesan di media sosial, dan lain sebagainya tanpa jasa ekspedisi.Isi informasi dalam buku digital juga lebih efektif untuk dipahami, mengapa? Sebab desain buku bisa dibuat lebih unik, menarik, dan atraktif. Pembaca pun dapat lebih mudah memahami isi buku melalui tampilan yang dibuat menarik dan detail, karena ada penambahan alat bantu untuk menjelaskan informasinya, seperti gambar maupun video atau bentuk lainnya.


Sebagai Media Pembelajaran Fungsi buku digital yang kedua sama dengan buku konvensional adalah sebagai media pembelajaran. Buku elektronik dapat digunakan untuk media belajar dan mengajar baik di sekolah maupun perguruan tinggi, karena buku bisa menjadi referensi yang valid. Meskipun mempunyai fungsi ini sama dengan buku konvensional, tetapi buku elektronik bisa menjadi media pembelajaran yang lebih efisien karena materi di dalam buku elektronik dibuat lebih mudah dipahami, sehingga proses pembelajaran dapat dilakukan lebih baik.


Media Mengungkapkan Ide Baru yang merupakan sebuah Kegiatan menulis adalah kegiatan mengungkapkan ide atau gagasan ke dalam bentuk tulisan. Setiap penulis tentu merasa bersyukur dengan adanya buku digital karena bisa menjadi media mengungkapkan ide baru yang cukup menguntungkan. Seorang penulis bisa mengungkapkan idenya dan mempublikasikannya dengan lebih mudah dan murah. Sebab tidak perlu lagi keluar biaya cetak, dan biaya penerbitan atau marketingnya juga lebih ringan. Hal ini menjadikan buku elektronik sebagai media untuk mengungkapkan ide baru yang lebih bersahabat. Selain itu, penulis juga sangat dimungkinkan mempublikasikan tulisannya secara mandiri. Jasa penerbit hanya dipakai untuk mengurus ISBN saja, selanjutnya bisa dijual atau dipasarkan sendiri. Baik di akun media sosial pribadi maupun dijual di blog pribadi dan untuk kalangan sendiri.

Fungsi penting buku digital di era milenial yang identik dengan gadget juga berfungsi sebagai media bisnis, banyak perusahaan menggunakan buku ini untuk melakukan branding maupun mempromosikan produk dan jasa. Buku digital mudah untuk dibuat dan desainnya bisa dibuat secara menarik dan disesuaikan dengan konsep perusahaan. Buku elektronik dapat berisi profil perusahaan, jenis produk yang disediakan, syarat dan ketentuan pembelian, garansi, dan sebagainya secara detail. Kemudian dipajang di website perusahaan dan diberikan secara gratis kepada para pengunjung. Bisa juga diberikan hanya kepada pelanggan yang sudah melakukan pembelian. Sehingga perusahaan bisa memberi edukasi mengenai produk baik manfaat dan penggunaan sebagai nilai tambah.


Membuat buku cerita digital menjadi tantangan tersendiri bagi kita yang ada di era sekarang ini. Pada masa ini masa yang penuh tantangan untuk terus menyesuaikan diri sesuai zaman. Era saat ini ada pada era Society 5.0, yang akrab dengan digitalisasi. Konten dalam buku cerita digital ini apabila telah ditayangkan di disearching  di google dengan keyword nama Kreator maka akan muncullah buku yang dimaksud. Contohnya di Kompasiana ada banyak cerita digital begitu juga di  platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab blogger dan tidak membisankan bila dibaca karena bisa dibaca dimana saja.

Adapun tujuan Buku digital yaitu Memberikan kesempatan bagi pembuat konten berbagi informasi dengan mudah, dengan cara yang menarik dan interaktif, Melindungi informasi yang disampaikan, dan Mempermudah proses memahami materi ajar.

Buku Digital sangat efisein karena Praktis, Efisien, Dapat diakses di mana saja, dan Dapat unduh dan disimpan file buku tersebut tersebut selain itu Ramah Lingkungan Kostumisasi presentase tulisan yang membuat nyaman untuk membaca.


Buku Digital di dunia maya biasanya dilihat dalam bentuk

1. EPUB

2. MOBI

3. PDB

4. PDF

5. KFB


Aplikasi Penformatan Buku Digital:

1. Sigil.

2. Scribus

3. Aplikasi pengolah kata Libre office atau Ms Office

4. Aplikasi pengolah gambar : ibisPaint atau Adobe Photoshop

5. Aplikasi Audio editor yaitu Audacy/format factory

6. APlikasi Video editor yaitu avidemux/format factory

 

Menulis di e-book harus pandai juga menggunakan aplikasi yang sedang digemari dan mudah diakses semua kalangan masyarakat dengan tidak mengurangi ketentuan penulisan yang baku. Dengan menulis di e-book semua orang bisa menikmati tulisan kita dengan mudah. Menebar kebaikan dengan tulisan yang bermanfaat bagi masyarakat. Menulis buku cerita semakin mudah dan menyenangkan di era digital tanpa mengurangi keabsahan sebuah tulisan.


Ada juga yang bertanya tentang proses penerbitan buku yang ber ISBN, jika sudah dikirim tulisannya apakah masih harus menunggu untuk diseleksi lagi atau tidak. Jawaban Pak Dail adalah bisa saja diseleksi lagi karena dulu pernah ada ketidaksingkronan antara jumlah buku yang ber ISBN dengan jumlah buku  yang masuk ke Pustaka Nasional.

 

Demikian resume zoom meeting KBMN ke 16 kali ini  Terimakasih untuk pengunjung blog saya.

 

Salam KBMN 28