Senin, 06 Februari 2023

Asyiknya Menelusuri Kaidah Pantun

Oleh Noormasri Karyawan, S.Pt.,M.Pd.

 


Tema : Kaidah Pantun

Narasumber : Miftahul Hadi, S.Pd.

Moderator : Dail Ma’ruf, M.Pd..

Hari/Tanggal : Senin, 6 Februari 2023

 

Assalamualaikum Wr. Wb

 

Pertemuan ke 13. Kembali bertemu dengan pak Dail Ma’ruf, M.Pd. Teman (Dunia Maya) lama. Meskipun hanya meet on picture, tapi sudh familiar wajahnya.

 

Pak Dail Ma’ruf menjadi moderator pertemuan ke-13 malam ini, sedangkan Narasumbernya adalah bapak Miftahul Hadi, S.Pd. denga Tema : Kaidah Pantun.

 

Ilmu baru nih Betul sekali. Kalau sampiran dulu, nanti keluar nya jalan-jalan lagi tadz😁 itu dia -- padahal kaki dah pegel Sebentar tadz🙏😁 ok. Itu beberapa trik mudah membuat pantun Titip:

 

PEMBUKAAN

 

Selamat malam bapak Ibu semua, semoga dalam keadaan sehat dan Bahagia ijinkan Saya Dail Ma'ruf yang kadang dipanggil Damar menemani Narasumber dan bapak Ibu pada materi ke-13 Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, dan kita hampir sepruh dari materi KBMN 28 telah kita ikuti. Semoga dari 950-an peserta yang rutin membuat resume tetap masih di atas 200 orang sehingga yang 200 itu kami doakan dan harapkan untuk lulus tepat waktu saat Closing ceremony atau beberapa pekan setelahnya Apakah ada sambutan dari Om jay? Ok -- lanjut saja katanya Baik Bapak dan Ibu hebat peserta KBMN 28 yang Luar biasa--- saya sangat senang dan bangga bisa membersamai lagi malam ini di materi yang sangat menarik dan membahagiakan yaitu : kaidah Pantun Sebelumnya saya juga sama dengan Bapak dan Ibu adalah peserta KBMN 20 bersama Bu raliyanti, Bu Ewi Pak Mul, Bu Ros dll Memang tak banyak yang diajak Om Jay masuk TSO atau tim solidnya : tiap angkatan hanya 1 atau 2 orang saja itupun kalau ada yang dianggap layak. Pertimbangannya ya mau Capek dan aktif menularkan motivasi menulis kepada angkatan setelahnya Baik kita mulai acara malam ini dengan Doa bersama : bagi yang muslim baca Fatihah dan bagi agama lain silahkan menyesuaikan

 

Berdoa kita mulai ...

Berdoa Selesai

 

Bapak dan Ibu Hebat ada kata pepatah yang mengatakan tak kenal maka tak sayang-- supaya kita mengenal siapa narasumber kita yang bernama Miftahul hadi, S.Pd. Mari kita simak  bersama selama 5 menit CV beliau

 

https://anyflip.com/wiirj/cfbd/

 

Assalamualaikum ustadz, ini materi dan biodata saya. Terima kasih.

silahkan di Klik Birunya -- dan di simak Baiklah bapak dan Ibu karena Mas Miftah sudah ada di Grup ini dan siap masuk kelas, mari kita sambut belaiu dengan tepuk tangan yang meriah Silahkan masuk mas Miftah dan menyapa peserta Terima kasih ustadz Damar🙏

 

KEGIATAN BELAJAR


Selanjutnya Narasumber ambil alih pembelajaran dengan sebuah pantun

 

Bunga sekuntum tumbuh di taman,

Daun salam elok mahkota,

Assalamualaikum saya ucapkan,

Sebagai salam pembuka kata.

 

Assalamualaikum Selamat malam bapak ibu peserta KBMN PGRI gelombang 28

Waalaikum salam

 

Menanam padi di musim hujan

Padi ditanam berharap panen

Mari belajar beang mas hadi kawan

Semoga semuanya berkenan

 

Iya Mas Miftah, maah saya panggil Hadi kadang ada yang manggil nama depan ada juga nama belakang kalau Mas nyaman panggil nama depan apa belakang? Salam takzim. Terima kasih kami ucapkan kepada om Dr. Jay yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk berbagi praktik baik di KBMN PGRI gelombang 28 Mas Mif saja tadz😁🙏 Baik Mas Mif, bagaimana kabarnya malam ini?

 

Kalau tuan ke pulau Mempar,

Batu terbelah di gunung Daik,

Kalau tuan bertanya kabar,

Alhamdulillah kabar baik.

 

Bagaimana kabar ustadz Damar dan bapak ibu semua? Alhamdulillah--- malam ini Mas Mif jawab pertnyaan kabar dengan pantun Semoga senantiasa dalam keadaan sehat. Aamiin

 

Sungguh indah NKRI negeri yang kaya alam dan budayanya Aamiin Terima kasih kami ucapkan kepada ustadz Damar, yang telah membuka acara malam ini. Bocoran tentang peserta KBMN 28 nih Mas Mif --- ada 950-an dan yang semangat buat resume lebih dari 200 sami sami mas Mif. Wow Luar biasa semangat bapak ibu.👍🏻 Terus kami yang ada di TSO atau Tim Solid Om Jay Kagum dengan resume mereka yang bagus BANGET Bapak ibu, mohon ijin untuk memperkenalkan diri. sILAHKAN MAS Iya tadz, saya baca-baca sekilas resume bapak ibu gelombang 28, keren👍🏻👍🏻

 

Banjir kanal jembatan patah,

Rimbun semak di pinggir kali,

Salam kenal saya mas Miftah,

Dari Demak berjuluk kota wali.

 

Kalau Puan pergi ke Pasar

Jangan lupa membeli payung

Kalau tuan ingin hatinya Bugar

Jangan lupa membuat pantun

 

Sama seperti ustadz Damar yang merupakan alumni gelombang 20 tuh lihat fotonya mas Mif yang segar dan ceria itu karena berpantun setiap hari Kami juga alumni gelombang 17 Alhamdulillah tadz🙏 Senior beda 3 angkatan-- tapi di KBMN kita egaliter tak ada seniorita ya Nah kembali ke Biodata tadi saat saya Klik itu masuk ke Blog yang mengupas khusus itu yang mana ya tauatannya Khusus Biodata mas Mif yang mana ya

 

https://anyflip.com/wiirj/cfbd/

 

Assalamualaikum ustadz, ini materi dan biodata saya. Terima kasih. Di halaman 2 tadz Sekilas biodata saja😁🙏 baik Bapak ibu, apa yang ada di benak bapak ibu jika mendengar kata pantun?? boleh dibuka sebentar tadz grupnya?? Kata kata bertaut Silakan bapak ibu Pantun adalah salah satu budaya betawi yang kini mulai berkembang Senang..pantun bikin senyum dan ketawa Lagi Pantunn adalah jenis puisi lama Susunan kata yang teratur dan bernilai seni tinggi Akhir kata harus berirama berpuisi susunan kata yang berakhiran a-b-ab Suatu kata yang berisi nasihat Luar biasa

 

APAKAH PANTUN ITU?

 

Pantun banyak digunakan pada saat acara pernikahan (palang pintu) ya pak/bu Hehehe Mantap amiin Bapak ibu, pantun biasanya identik dengan suku bangsa Melayu Ataupun Betawi Namun, tiap daerah memiliki pantun Di Tapanuli, pantun dikenal dengan istilah ende-ende (Suseno, 2006) Memiliki empat baris dan sering disampaikan saat membuka atau menutup sambutan Pantun jenaka membawa Bahagia Betul bu, bahkan skrng ini dimana2 formal/nonformal penggunaan pantun banyak dinantikan

 

Contoh :

 

Molo mandurung ho dipabu,

Tampul si mardulang-dulang,

Molo malungun ho diahu,

Tatap siru mondang bulan.

 

ingat panjun masa SMP tentang pantun jenaka Artinya :

 

Jika tuan mencari paku,

Petiklah daun sidulang-dulang,

Jika tuan rindukan daku,

Pandanglah sang bulan purnama.

 

Di Sunda, pantun dikenal dengan istilah paparikan (Suseno, 2006)

 

Elok rupanya pohon belimbing

Tumbuh dekat pohon mangga

Enak rasanya berbini sumbing

Meskipun marah ketawa juga

 

Contoh :

 

Sing getol nginum jajamu,

Ambeh jadi kuat urat,

Sing getol maengan ilmu,

Gunana Dunya akhirat.

 

mantap -- jadi kl rindu Mas Mif lihat saja bulan purmana

 

Artinya :

 

Rajinlah minum jamu,

Agar kuatlah urat,

Rajinlah tuntut ilmu,

Bagi dunia akhirat.

 

baris ketiga = neangan = mencari

Tadi malam tadz 😁 nah Bu ewi ini juga jago puisi dan pantun Betawi beliau Di Jawa, pantun dikenal dengan istilah parikan (Suseno, 2006) banyak istilah ya utk pantun di nurantara nih

 

Beli kain si kain katun,

Dengan renda kain di tatah,

Jika ingin pandai berpantun,

Belajarlah pada mas Miftah.

 

Kalau di Sumatra dan riau disebut apa

 

Contoh :

 

Kabeh-kabeh Gelung konde,

Kang Endi kang Gelung Jawa,

Kabeh-kabeh ana kang duwe,

Kang Endi kang durung ana.

 

Cakep

 

Di buku solo ke tiga saya ada ini🤭 Artinya :

 

Semua bergelung konde,

Manakah si Gelung Jawa,

Semua sudah ada yang punya,

Siapakah yang belum punya.

 

Nah, karena di Indonesia banyak ragamnya Pantun diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak benda  pada sesi ke-15 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Kantor Pusat UNESCO di Paris, Prancis (17/12/2020) Keren ya pantun macam wayang golek dan batik Pada hakikatnya, sebagian besar kesusastraan tradisional Indonesia membentuk pondasi dasar pertunjukan genre campuran yang kompleks, seperti "randai" dari Minangkabau wilayah Sumatra Barat, yang mencampur antara seni musik, seni tarian, seni drama, dan seni bela diri dalam perpaduan seremonial yang spektakuler. Dari berbagai macam pantun dari tiap daerah, berikut terdapat definisi pantun. Tapi kalau yang saat ini masih membudaya untuk balas pantun di sumatra ya Mas Mif silahkan

 

Pantun menurut Renward Branstetter (Suseno, 2006; Setyadiharja, 2018; Setyadiharja, 2020) berasal dari kata “Pan” yang merujuk pada sifat sopan. Dan kata “Tun” yang merujuk pada sifat santun. Kata “Tun” dapat diartikan juga sebagai pepatah dan peribahasa (Hussain, 2019) Benar tadz. banyak sekali event lomba berbalas pantun yang diadakan untuk melestarikan warisan budaya tersebut lanjut

 

Pantun berasal dari akar kata “TUN” yang bermakna “baris” atau “deret”. Asal kata Pantun dalam masyarakat Melayu-Minangkabau diartikan sebagai “Panutun”, oleh masyarakat Riau disebut dengan “Tunjuk Ajar” yang berkaitan dengan etika (Mu’jizah, 2019) Nah, kadang saya membaca dan mendengar pantun yang diawali kata jalan-jalan Apa tidak capek ya tadz??

Heheh😁 karena yang viral itu padahal bisa juga yang lain ya misalnya apa tuh Ma Mif Ngopi-ngopi atau ngeteh-ngeteh gitu ya tadz😁

 

KAIDAH PANTUN

 

Kegunaan pantun itu ternyata banyak sekali. Selain untuk komunikasi sehari-hari pada zaman dahulu. Pantun bisa juga digunakan untuk mengawali sambutan pidato. Bisa juga untuk lirik lagu, perkenalan, ataupun dakwah bisa juga disisipi pantun. selain itu Pantun juga melatih seseorang berfikir tentang makna kata sebelum berujar Siapp Mari bapak ibu, kita kupas satu persatu tentang pantun mantap 1 bait pantun terdiri atas empat baris Wajib ini Lalu, satu baris itu idealnya terdiri atas empat sampai lima kata. Kemudian, satu baris pantun terdiri atas delapan sampai dua belas suku kata.owh jadi boleh ya lima kata Betul sekali ini Kemudian = 4 suku kata ya Mas?

Asal tidak melebihi dua belas suku kata Tiap baris terdiri dari Delapan sampai dua belas suku kata. lanjutkan mas

 

Baris pertama dan kedua disebut sampiran

Baris ketiga dan keempat disebut isi

 

Nah, kalau yang ini disebut persajakan Pantun yang baik, memiliki sajak a-b-a-b Apakah boleh pantun menggunakan sajak a-a-a-a?? Boleh saja, namun akan mengurangi keindahan pantun itu sendiri. Mas, kadang saya pernah membaca pantun hanya dua baris, disebut apa itu?? Pantun dua baris disebut juga karmina atau pantun kilat.

 

Contoh :

 

Kabeh-kabeh Gelung konde,

Kang Endi kang Gelung Jawa,

Kabeh-kabeh ana kang duwe,

Kang Endi kang durung ana.

 

Apakah ini bersajak a-b-ab?

 

Iya tadz contoh pantun kilat macam apa Ma ? Cara menentukan persajakan, bisa kita lihat Rima (bunyi akhir) tiap baris

 

Sudah gaharu Cendana pula,

Sudah tahu bertanya pula.

 

oh iya-- viral ini mah sejak saya SMP

nah a-b-a-b seperti di PPt

 

Baru tahu kalau namanya karmina tadz? seperti nama Wanita Lalu, apa bedanya pantun, syair, gurindam dengan karmina?? apa tuh Ciri-ciri Pantun sudah kami jelaskan di atas Syair, hampir sama seperti pantun. Terdiri atas empat baris. Memiliki sajak a-a-a-a. Baris satu sampai empat memiliki hubungan/saling berkaitan yang membedakan pantun dan syair dari apanya Mas Mif Inilah kisah bermula kawan Tentang negeri elok rupawan Menjadi rebutan haparan jajahan Hidup mati pahlawan memperjuangkan

 

Engkau telah mafhum kawan

Penggenggam bambu runcing ditangan

Pemeluk tetes darah penghabisan

Syahdan, Tuhan karuniai kemerdekaan.

 

Ini contoh syair bapak ibu.

 

Seperti puisi iya betul diksinya lebih mendalam kadang sangat indah membuat hati terbuai Nah, kalau gurindam hanya terdiri atas dua baris. Memiliki sajak a-a. Baris pertama dan kedua saling berhubungan. ingat arya dwipangga dalam Tutur tinular yang meluluhkan banyak wanita cantik

Contoh gurindam :

 

Jika rajin salat sedekah,

Allah akan tambahkan berkah.

gurindam singkat padat --bermakna

Pujangga Lebak silahkan meramaikan

 

Karmina, terdiri atas dua baris. Baris pertama dan kedua tidak ada hubungannya.

 

Kalau peserta semuanya fokus,

Niscaya semua pasti akan lulus

 

Ini Gurindam juga yah mas.. 2 baris Masyaallah Langsung praktik 👍🏻👍🏻 Betul teh

 

Sebab akibat. iya -- bisa bikin penulis yang ragu bikin buku jadi bikin Bapak ibu, itu sekilas perbedaan pantun, syair, gurindam dan karmina.Bangga bisa satu buku dengan Mas Miftah dari Demak. Jebolan BM 17 yg buku Solonya berupa pantun. TaK TERASA MAS mIF-- DAH 20:19

MUNGKIN MALAM INI bisa bikin buku antologi pantun KBMN 28? Siap

 

Kita lanjut kiat mudah membuat pantun ya tadz SILAHKAN Barokallah Bangga didampingi Mentor-mentor yang luar biasa🙏 Siaapp Bapak ibu, membuat pantun itu mudah, sangaaatt mudah Saya punya kata belajar

 

AYO BUAT PANTUN

 

Dalam 10 menit di sini Coba bapak ibu cari kata lain yang bunyi akhirnya Ar, jar Sebentar tadz slahkan Ini yaa melamar Asyiikk mengajar Ayoo, ditunggu kamat Asiap mas. Bahagia melihat perkembangan mas, dari peserta, jadi kurator, skrg narasumber. Kamar??? Kamar iya Aamiin mahar kejarJalan jalan ke pasar baru Jangan lupa membeli tahu Jangan ragu walau materi baru Silahkan bertanya, jika ingin banyak tahu

 

Satu dua tiga empat

Lima enam tujuh delapan

Siapa belajar dengan giat

Bahagia di masa depan

 

TRIK MEMBUAT PANTUN

 

Janganlah jalan melulu-- nanti pegal kaki Bunda Keren Lahar dan Panjar Siipp Bu Aam memang kompor, Karenanya disebut Mentor ayo Bunda Utami apa kata yang 0-- akhiran Ar -- dan Jar Dulu saya kasih tantangan satu hari buat nulis pantun 😂

 

Trik Pertama : Semakin bapak ibu memiliki perbendaharaan kata dengan bunyi akhir sama, maka akan semakin memudahkan dalam membuat pantun yang bisa bikin minmal 20 bait dalam 1 hari diajak dalam buku antologi pantun KBMN 28 ya Bu Aam Kurator Mas Miftahul Hadi ya Akhiran Ar, akar, Akhiran jar, ajar ini contohnya bapak ibu Insyaallah siapp ALHAMDULILLAH --- i LOVE kbmn 28 Carilah kata yang memiliki bunyi akhir sama. Minimal dua huruf bapak ibu. dan narasumber Ini trik pertama bu Aam dan saya ikut insya allah trik kedua dst apa mas Mif? Trik selanjutnya, pahami ciri-ciri pantun yang sudah dijelaskan di atas. Bungkusss Mulai dari ini, ke bawah

 

Trik Kedua : Jika membuat pantun, susunlah baris ketiga dan keempat terlebih dahulu. Ini rahasia dapur tadz😁 Saya bocorkan di sini🙏 Baru yang terakhir, susun baris pertama dan kedua. isinya dulu baru sampiran. ilmu baru nih Betul sekali Kalau sampiran dulu, nanti keluar nya jalan-jalan lagi tadz😁 itu dia -- padahal kaki dah pegel Sebentar tadz🙏😁

 

Itu beberapa trik mudah membuat pantun

 

SELOKA

 

Seloka, apakah juga masuk kategori puisi lama? Lalu terkait persajakan dan Rima dalam pantun

ada yang japri Siap, simpan dulu nggih Ada beberapa persajakan  Rima akhir

 

Pohon nangka dililit benalu,

Benalu runtuhkan batu bata,

Mari kita waspada selalu,

Virus corona di sekitar kita

 

Bena lu

Ba ta

Sela lu

Ki ta

 

indah dan  tertata

Ini yang disebut Rima akhir.

 

Hanya akhir baris yang sama bunyinya. Ini tingkatan pantun yang paling mudah. Kemudian yang kedua Rima tengah dan akhir Susun sejajar bungalah bakung, Terbang menepi si burung elang, Merdeka belajar marilah dukung, Wujud mimpi Indonesia cemerlang. Rima tengah dan akhir.

 

Lihat kata kedua dan kata terakhir. Baris pertama dan ketiga

 

Seja jar dan ba kung

Bela jar dan Du kung

Baris kedua dan keempat

 

Mene Pi dan e Lang

Mim Pi dan cemer lang

cakep nih --- mas Mentri senang

 

Ini tingkatan yang mudah, jika dilatih terus menerus 😁 Rima awal, tengah dan akhir

 

Jangan dipetik si daun sirih,

Jika tidak dengan gagangnya,

Jangan diusik orang berkasih,

Jika tidak dengan sayangnya.

 

Ini persajakan yang ketiga luar biasa ya --- kaidah pantun jika diikuti bisa bikin karya pantun yang indah Rima awal, tengah dan akhir. Baris pertama dan ketiga

 

Ja ngan dipe tik si daun sirih,

Ja ngan diu Sik orang berka sih,

Baris kedua dan keempat

 

Ji ka ti dak dengan gagang nya,

Ju ka ti dak dengan sayang nya.

Ini tingkatan yang agak sulit 😁

 

Rima lengkap

 

Bagai patah tak tumbuh lagi,

Rebah sudah selasih di taman,

Bagai sudah tak suluh lagi,

Patah sudah kasih idaman.

 

Sedihnya Persajakan yang terakhir bapak ibu apa itu Kenapa tadz?? Semua kata tiap baris memiliki bunyi yang sama ini Bapak ibu, saya memiliki tantangan apa tuhsilahkan ditantang 900an peserta atau 200-an yang menyimak Silakan nanti di masing-masing resume, buatlah satu bait pantun dengan tema gambar ini👆🏻 Kalau Seloka, apakah juga masuk kategori puisi lama? Lalu terkait persajakan dan Rima dalam pantun ada yang japri. Siap, simpan dulu nggih Ada beberapa persajakan Ok Rima akhir

 

Pohon nangka dililit benalu,

Benalu runtuhkan batu bata,

Mari kita waspada selalu,

Virus corona di sekitar kita

 

Bena lu

Ba ta

Sela lu

Ki ta

 

Indah dan  tertata

 

Ini yang disebut Rima akhir.Hanya akhir baris yang sama bunyinya. Ini tingkatan pantun yang paling mudah.

 

Sampai disini Narasumber mengakhiri kegiatan belajar mala mini. Selanjutnya dibuka sesi tanya jawab. Berikut rngkuman tanya jawab.

 

Pertanyaan 1 :

HR Utami – semarang ;

Apakah sama dengan yang di Jawa disebut Parikan? kalau begitu selaras dengan pemaknaannya di Jawa. Pantun pada umumnya berisi nasihat, nah panuntun dalam bahasa Jawa itu berarti  petunjuk, panuntun, tuntunan, ajaran Tua-tua maunya serba tahu, Ikut KBM biar makin pintar, Meski tua ingin terus maju, Tak peduli dengan komentar.

Terima kasih ibu HR Utami dari Semarang. Tetangga njih buuk🙏

 

Jawab :

Betul sekali ibu, pantun umumnya berisi nasihat. Dalam kebudayaan Jawa, pantun disebut parikan. Bisa parikan dua baris. Contohnya

 

Kendal Kaliwungu,

Ajar kenal Karo aku.

 

Ataupun parikan yang empat baris, seperti yang sudah kami contohkan di atas.

 

Pertanyaan 2

Yoyon Supriyono, Dari : Cirebon

 

Pakai jean atasannya kemeja

Wanita betah memakai hijab

Mohon izin untuk bertanya

Semoga kang Miftah bisa menjawab

 

1. Tolong dijelaskan jenis-jenis pantun itu apa saja dan beserta contohnya?

2. Untuk menjadi buku itu minimal berapa buah pantun??

Trimakasih

 

Jawab:

Terima kasih bapak Yoyon dari Cirebon.

 

Jenis-jenis pantun yang umum diketahui antara lain

1. Pantun nasihat : pantun yang isinya (baris ketiga dan keempat) nasihat kebaikan.

 

Contoh :

Tegak berdiri si batang Suji,

Tanam di samping petai cina,

Sejak kecil rajin mengaji,

Sudah besar tentu berguna.

 

2. Pantun jenak : pantun yang berisi hal-hal lucu

 

Contoh :

Ikan gabus ada di rawa,

Ikan lele ada di kali,

Nenek menangis sambil tertawa,

Melihat kakek main lompat tali.

 

Untuk menjadi buku minimal berapa pantun? Kalau buku solo pantun milik saya berisi 400an pantun dengan tebal 170 halaman

 

Pertanyaan 3 :

Endang Bogor ijin bertanya:

1.Jika ada yang membuat pantun bagaimana cara kita membalas pantunnya.

2.Adakah pakem 2 khusus untuk pantun ?

terima kasih

 

Pertanyaan 4 :

Saya Maria Ulfa_Lombok. Luar biasa penjelasan narasumber. Saya betul2 paham ttg cara menyusun pantun. Pertanyaan saya : Mengapa kita harus mengajarkan Pantun kepada generasi bangsa, Pak Mif. Terima kasih.

 

Pertanyaan 5

Yulis Banyuwangi ijin bertanya,

1. Bagaimanakah memotivasi  murid atau peserta didik di sekolah untuk bisa menulis pantun dengan benar?

2. Bisakah dalam blog kita Pantun di kolaborasi dengan narasi?

Terima kasih

 

Pertanyaan 6 :

Samsinar_Jakarta

Pantun adalah bagian dari puisi yang tentunya juga memiliki diksi. Bagaimana cara mentukan dan memilih diksi yang baik pada pantun agar enak dibaca

 

Jawab :

Pantun adalah bagian dari puisi yang tentunya juga memiliki diksi. Bagaimana cara mentukan dan memilih diksi yang baik pada pantun agar enak dibaca

 

Pertanyaan 7 :

Tuti dari Depok

Jika membuat Antologi Pantun dengan 1 tema.  Apakah diperlukan judul lagi di masing2 pantun yg dibuat? Jika membuat Antologi Pantun dengan 1 tema.  Apakah diperlukan judul lagi di masing2 pantun yg dibuat?

 

Jika membuat Antologi Pantun dengan 1 tema.

Apakah diperlukan judul lagi di masing2 pantun yg dibuat?

 

Pertanyaan 8

Deasy : Di awal resume saya menulis pantun sebagai berikut:

 

Buah kelapa dimasukan ke gelas

Jatuh ke semak tanpa ampun

Tak terasa sudah pertemuan ke-13

Yuk kita simak Materi Pantun👍🏻

 

Apakah penulisan pantun saya tersebut ada yang keliru? boleh tidak menulis angka?

 

Jawab :

Boleh

 

Demikian Resume Pertemuan eke 13.

 

Salam KBMN 28


Jumat, 03 Februari 2023

Teliti Sebelum Menjual

 Oleh Noormasri Karyawan, S.Pt.,M.Pd.

 


Tema : Proofreading Sebelum Menerbitkan Tulisan

Narasumber : Susanto, S.Pd/

Moderator : Helwiyah, S.Pd., M.M..

Hari/Tanggal : Jumat. 3 Februari 2023

 

Assalamualaikum Wr. Wb

 

Pertemuan ke 12. Moderator (bu Helwiyah, S.Pd., M.M.) memulai kegiatan dengan pantun.

 

Bunga sekuntum Mekar berseri,

Disunting gadis dari Betawi,

Assalamu Alaikum pegiat literasi,

Salam jumpa dengan Bu ewi

 

Nah lo… akhirnya saya tahu kalau bu Helwiyah bisa disapa bu Ewi. Nah melihat topik kita malam ini saya beri judul Teliti Sebelum Menjual. Bisa saya kritik sedikit tulisan pantun Ewi.

 

Pada baris pertama seharusnya kata Mekar, huruf M nya seharusnya bulan M besar tapi m kecil.

Pada baris kedua sudah benar

Pada baris ketiga. Kata Assalamu Alaikum, seharusnya disambung jadi Assalamualaikum.

Pada baris keempat kata ewi seharusnya ditulis Ewi (E besar) karena merujuk ke nama.

 

Semoga saya tidak salah.

 

Bu Ewi menyapa para peserta malam ini.

Apa kabar bapak ibu Pegiat Literasi Nusantara (PLN) diseluruh Indonesia......?

Semoga semua sehat sehat....bahagia dan tetap semangat

Izinkan Saya Bu Helwiyah biasa disapa Bu Ewi   untuk membersamai bapak ibu  semua dalam pertemuan ke 12 dari 30 pertemuan kelas Belajar Menulis  Angkatan 28

 

Saya alumni angkatan 20. Bersama pak Dail dan Jeng Raliyanti.

 

Nah, baru sadar saya bahwa bu Ewi pernah satu Angkatan dengan saya. Angkatan 20. Brsama pak Dail dan bu Ralliyanti. Subhanallah, akhirnya bisa Kembali bertegur sapa.

 

Lanjut. Bu Ewi Kembali menyapa :

 

Semoga malam ini menjadi malam yang menginspirasi untuk memotivasi diri mewujudkan  mimpi menjadi penulis sejati..

 

Bagi pemikir, buah fikirnya hanya akan bersemayam dalam fikiran jika tak diucapkan dan ditulis

Bagi pembicara, pembicaraannya hanya akan menguap lewat suara bila tak dituliskan

Bagi penulis ,tulisannya akan tersimpan dalam catatan jika tak dipublikasikan.

Bagi penulis media, tulisnnya akan tertimpa materi tulisan lain jika tak dibukukan

Maka,.ucapkan dan tuliskan yang ada dalam fikiran.

Publikasikan dan bukukan apa yang sudah ditulis.,agar banyak orang yang dapat membacanya.

Abadi dalam bentuk  kumpulan buah fikiran yang tertulis dan tersusun rapi dalam sebuah buku.

 

Bagaimana caranya?

Sahabat pegiat literasi sekarang sudah berada di tempat yang tepat 👍

Kita berliterasi membaca dulu ya bapak ibu......

Pemanasan sambil menunggu Nara sumber yang masih dalam perjalanan

Silakan manfaatkan  waktu untuk membuat prolog dari materi malam ini  di blog bapak ibu ......

 

Seperti biasa kuliah online kita akan terbagi menjadi 4 sessi pada pukul 19.00 - 21.00

Pembukaan

Paparan materi

Tanya jawab

Penutup

 

Bu Ewi memberi kesempatan kepada peserta untuk membaca biodata narasumber.

 

Pak Susanto dengan nama komunitas Pak D. lahir di Gombong Kebumen, 29 Juni 1971 saat ini beliau berprofesi sebagai Guru Kelas SDN Mardiharjo, Kab. Musi Rawas, Prov. Sumatera Selatan. Pak D tamatan S1 Pendidikan Bahasa Indonesia dan S1 Pendidikan Guru SD. Domisili di Musi Rawas, tepatnya Jalan Pesantren Dusun 2 Desa D. Tegalrejo Kec. Tugu Mulyo Kab. Musi Rawas, Sumatera Selatan. Pak D dapat dihubungi via telpon atau WA di nomor 081373353014

 

Itulah sekelumit rahasia pribadi narasumber mala mini. Pak Susanto.

 

Selanjutnya bu Ewi mempersilahkan pak Susanto memulai kegiatan mala mini.

 

Pak Susanto memulai kegiatan dengan menyapa para peserta yang suah anteng dihadapan smartphone dan laptop.

Halo, semua! Bapak dan Ibu Guru (semoga sebagian besar guru) yang pasti sudah sangat hebat. Terima kasih Bu Moderator. kabar baik Mohon maaf tidak bisa tepat waktu karena saya jam tujuh baru sampai di rumah Dan sebelumnya sudah diusahakan sampai di rumah satu jam sebelum pukul 7 petang. Demikian awal pembukaan oleh pak Susanto.yang merupakan alumni gelombang ke-15.

 

Beikut saya tuliskan resume pertemuan mala mini :

 

Proofreading. Jika ingin mengetahui apa, mengapa, bagaimana proofreading, pak Susanto mengambil satu di antara resume yang telah didokumentasikan. Pak Susanto mengambil tulisan di blog https://ahmadfatch.blogspot.com/2022/09/belajar-cara-menulis-pgri-gelombang-ke_19.html?m=0  Izin Pak Fatch, Kompasianer aktif, saya bagikan link blog Anda sebagai rujukan.

 

Setelah membaca blog tersebut. Dialnjutkan dengan kegiatan praktek menulis dengan meminimalisir kesalahan

Selanjutnya pak Susanto melanjutkan dengan voice note berikut ringkasannya.

 

Sebelum melakukan proofreading kita melakukan self editing atau swa sunting. Ada minimal 4 kegiatan yang intinya setelah menulis, tidak langsung dikirim ke penerbit atau tidak langsung diterbitkan di blog, tapi endapkan dulu beberapa saat setidaknya dalam hitungan jam atau dalam hitungan menit. Yang penting jangan sampai selesai titik pada paragraph terakhir langsung klik tombol kirim. Kemudian setelah diendapkan kitab isa meminta “teman” membaca tulisan kita bisa anak, istri atau kita sendiridengan membaca ulang tulisan dengan suara yang lantang.Setelah itu kita minta seorang proofreader resikonya ya pasti meminta proofreader memberikan sesuatu kepada proofreader tersebut.yaitu maskah kita. Berikutnya kalau misalnya berupa e-book atau bisa juga diaplikasi MS Word dengan editing tools. Kalau dengan MS Word dengan Google Doc untuk memperbaiki type dalam tulisan kita.


Sebagaimana dalam gambar, setiap kita menulis pasti akan melewati 3 hal tersebut. Dimana letak Proofreding? Pastinya setelah tulisan jadi. Jangan melakukan proofreading Ketika tulisan masih setengah jalan.karena kemungkinan besar tulisan kita tidak akan jadi atau utuh.

Pada kegiatan proofreading kita akan memeriksa Konten, tata Bahasa, kosa kata, dan juga penulisan serta kaidah-kidah sesuai tata Bahasa.

Proofreading adalah tahap terakhir dari proses editorial dan tujuannya adalah untuk menemukan kesalahan yang terlewatkan oleh penulis, editor, dan perancang buku atau formatter.




Alat yang gunakan Alat yang digunakan untuk membantu kita melakukan proofreading, tentu saja KBBI dan PUEBI yang sejak 16 Agustus 2022 diganti dengan EYD. Ada beberapa perubahan misalnya : Perubahan kaidah, yaitu pengkhususan penulisan bentuk terikat maha- untuk kata yang berkaitan dengan Tuhan.

Pada ejaan sebelumnya, aturan penulisan kata terikat maha- ada yang dipisah dan digabung sesuai syarat dan ketentuannya.

Sementara pada EYD edisi V, aturan penulisan kata terikat maha- dengan kata dasar atau kata berimbuhan yang mengacu pada nama atau sifat Tuhan, semua ditulis terpisah dengan huruf awal kapital sebagai pengkhususan.

 

Contohnya: Yang Maha Esa, Yang Maha Pengasih, Tuhan Yang Maha Pengampun.

 

Aturan penggunaan tanda baca, sepertinya tidak ada perubahansilakan menuju laman:  https://ejaan.kemdikbud.go.id/  berdampingan dengan KBBI untuk melakukan proofreading tulisan kita.

Proofreading adalah proses peninjauan kembali sebuah teks dilihat dari aspek kebahasaan dan penulisannya. Tujuannya adalah guna mengecek kembali bahwa teks atau esai yang akan diserahkan sudah bebas dari kesalahan pengetikan (typo), kesalahan ejaan, kesalahan grammar, atau kesalaha-kesalahan mendasar lainnya. Editing, orangnya disebut editor, memeriksa lebih dari itu. Untuk penerbit Mayor, semoga saya tidak salah, Editor menyesuaikan dengan misi perusahaan penerbitan, standar tulisan. Proofreader  melakukan uji baca pada tulisan.kembali mengutip laman uptbahasa.untan.ac.id  >> dibeberapa jurnal, mereka mewajibkan para penulis untuk mem-proofread artikel mereka terlebih dahulu sebelum dikirim ke editor

Buku nonfiksi yang padat dan bersifat teknis, akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengoreksi daripada yang lain (fiksi). Namun, pada fiksi yang sarat dengan dialog tentu ada aturan-aturan bagaimana menulis dialog dengan tanda baca yang benar. Ini ada dalam buku yang hendak saya jadikan GA.


Salah satu "tugas" Proofreading adalah memastikan tulisan itu "bisa diterima logika dan dipahami". Permasalahannya, jika kita melakukan proofreading atas tulisan kita sendiri, pastinya kita merasa semua sudah logis dan dapat difahami. Permasalahannya, jika kita melakukan proofreading atas tulisan kita sendiri, pastinya kita merasa semua sudah logis dan dapat difahami. Tidak akan terjadi, jika tulisan di-ENDAPKAN dahulu.  Jika cara itu juga kita merasa seperti itu (semoga bukan karena egois ya he he he, berikan kepada orang lain, meminta orang lain untuk membaca). Analoginya, pemain bola akan fokus dan merasa sudah benar menggiring serta menendang ke arah yang benar. Nyatanya, penonton di tribun kayak lebih tahu harus ke mana tuh bola ditendang

JANGAN SEKALI-KALI MELAKUKAN PROOFREADING KETIKA TUILISAN BELUM SELESAI ATAU BELUM JADI HINGGA PARAGRAF TERAKHIR

Demikian resume pertemuan ke 12 malam ini. Semoga bisa memberikan tambahan ilmu bagi pembaca dan para penulis pemula seperti kita.

 

Salam KBMN 28.