Jumat, 26 Juli 2013
SEKOLAH UNGGUL UNTUK (SI)APA?
Bahwa proses pendidikan di Indonesia ini masih belum memenuhi standar nasional yang diinginkan oleh semua lapisan masyarakat, terutama dunia kerja, sehingga untuk memenuhi standar mutu yang diinginkan, diperlukan langkah-langkah objektif sebagai solusinya.
Bangunan kualitas pendidikan untuk memperoleh manusia berkualitas ternyata bisa diselenggarakan tidak hanya dari segi formal saja namun juga dari segi non formal. Meskipun dalam ukuran mikro, sekarang tergantung pada siapa yang akan bersekolah, siapa yang akan di didik, dan siapa yang akan mendidik. Untuk mendapatkan sumber daya manusia yang unggul, maka gurunyapun harus unggul lebih dulu. Pertanyaan, siapa yang akan membuat guru itu menjadi unggul? Tentu pengalaman masa lalu, karena pengalaman adalah guru yang berharga.
Untuk mencapai kriteria unggul tidak hanya menyekolahkan manusia, lebih tepatnya membuat sekolah bagi makhluk. Karena untuk mendapatkan kriteria manusia unggul tentu tidak terlepas dari peran serta makhluk selain manusia. Contohnya bila tiga manusia buta dihadapkan pada seekor gajah, maka pengetahuan mereka tentang gajah dihadapan mereka akan berbeda, tergantung di mana mereka berdiri, disini setiap makhluk berperan memberikan argumennya untuk mencapai tujuan yang sesungguhnya. Namun ketiga pengetahuan ketiganya harus dipadukan, sehingga akan terbentuk bayangan seekor gajah yang mendekati sebenarnya.
Sinergi pendidikan jasmani dan pendidikan rohani harus seiring sejalan, bila tidak akan muncullah bencana akhlak, bencana moral dan etika. Pendidikan kedua dimensi manusia itu ternyata tidak mendapat penghargaan yang layak. Sekelompok manusia lebih cenderung menghargai pendidikan jasmani dengan setinggi-tingginya, namun tidak pada pendidikan rohani. Bagaimana kita akan membangun karakter manusia bila organ tunggal di sebuah pesta pernikahan misalnya, dihargai bahkan sampai puluhan juta, sedangkan meraka yang membacakan ayat-ayat Alqur’an hanya dihargai dengan ucapan terima kasih. Bisa dipastikan Musabaqoh Tilawatil Qur’an tidak akan ada lagi bukan karena tidak ada peserta, namun tidak ada yang peduli, karena mereka lebih mementingkan segi jasmani saja.
Di sekolah saja, anak yang ‘pintar’pun masih dipilah-pilah lagi untuk menentukan tingkatan kelas secara parallel, padahal bila dikelompokkan menurut urutan pendaftaran bukan kepintaran,tentu akan terjadi pemerataan kesempatan belajar tanpa harus terbeani dengan tingkat intelektualnya. Anak yang pintar tentu akan membimbing anak yang bodoh, secara tidak langsung akan terjadi hubungan pengajaran sejawat dalam satu kelas, tentu saja harus diawasi oleh manusia yang berprofesi guru sebagai agen perubahan.
Salah satu alasan mengapa ajaran yang disampaikan kepada siswa tidak pernah terekam dalam memori jangka panjang siswa adalah persiapan mengajar seorang guru, tentu sebelum masuk ke dalam kelas, seorang guru sudah membayangkan metode pengajaran yang akan diterapkannya, namun kadang kenyataan di lapangan, ternyata metode yang dibayangkan itu tidak bisa dilakukan. Hal itulah yang mendasarinya, padahal sang guru sebenarnya sudah membayangkan tujuan pembelajarannya pasti akan sesuai dengan harapannya.
Kurikulum dibuat untuk dijabarkan dan hasil penjabarannya itu yang diberikan kepada siswa. Apa yang diharapkan para pembuat kurikulum itu selama bertahun-tahun, apa yang diharapkan orang tua menyekolahkan anaknya di sekolah favorit, sekolah unggul, sekolah internasional, dan disekolah-sekolah lain akan sia-sia, bila ternyata sang guru belum mampu menterjemahkan hal yang tersirat dalam pesan kurikulum kepada anak didiknya.
Manajemen Sekolah dapat dilakukan asal tidak membatasi secara tajam wewenang pelaku pendidikan untuk mengembangkan semua potensi akademik peserta didik, bahwa tiap wewenang yang ada dalam semua personalia pelaku pendidikan itu harus dilakukan oleh suatu organisasi/badan tertentu yang tidak boleh saling campur tangan. Adanya sinergi antara satuan pendidikan dengan pemerintah dapat membantu memperlancar proses pendidikan.
Pendidikan itu adalah bentuk bangunan makro, sedangkan penyusun bangunan pendidikan itu adalah seluruh sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat pendidikan itu, ini adalah material mikronya. Bila sel-sel mikro ini mampu membentuk bangunan Pendidikan dengan baik dan unggul, maka akan muncullah sekolah unggul. Imbasnya, akan terbentuk sumber daya manusia yang unggul pula.
Kriteria unggul itu akan mewakili seluruh sisi hakikat manusia. Manusia hakikatnya terdiri atas dua dimensi. Dimensi jasmani dan rohani. Keduanya seyogyanya harus tersentuh dengan proses pembelajaran. Ketidakseimbangan pembelajaran kedua dimensi tersebut akan menimbulkan ”Bencana Akhlak”. Akibatnya tidak akan ada lagi etika kejujuran, kepedulian, tanggung jawab, dan lain-lain.
Ini berarti pendidikan itu harus membangun karakter manusia. Untuk itu harus ada bidang studi yang khusus membentuk karakter manusia itu (spiritual), banyak sekolah-sekolah yang menempatkan pendidikan agama menjadi satu dengan materi akidah dalam bidang studi agama. Konsekuensinya pendidikan haruslah menjadi agen perubahan baik tingkah laku-maupun norma-norma, ini termasuk dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang terjadi di sekolah harus terbaik. Pembelajaran yang masuk memori jangka panjang dan siswanya tidak akan lupa seumur hidup. Namun kenyataannya, yang terjadi adalah begitu guru menyelesaikan jam pelajaran, maka hilang juga ilmu yang diajarkan.
Artinya proses pembelajaran harus mengandung kekuatan emosi positif. Mulai dari proses awal pembelajaran sampai akhir benar-benar menyentuh perasan siswa. Konten pelajaran mulai jenjang SD hingga seterusnya seharusnya dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Materi pembelajaran jangan sampai dijadikan terpisah, tidak berhubungan dengan kehidupan sehari-hari, minimal siswa memahami manfaat materi pelajaran. Yang banyak terjadi, banyak siswa tidak memahami untuk apa sebuah materi diajarkan oleh guru.
Manajemen Sekolah. Itulah jawabnya. Kita kurang memahami manajemen sekolah yang baik. Padahal manajemen sekolah adalah manajemen pemberdayaan sumber manusia tingkat tinggi, sangat kompleks, dan dibutuhkan orang-orang yang profesional untuk mengelolanya. Ibarat seekor burung merpati yang mempunyai sepasang sayap terbang menuju sangkar kehidupan. Sayap pertama adalah konteks sistem, yaitu penyelenggara pendidikan, dan sayap kedua, yaitu kepala sekolah dan guru.
Bahwa menyelenggarakan sekolah haruslah dapat menyentuh karakter manusia sebagai jasmani dan sebagai rohani dan ini harus dipisahkan dari bidang studi agama, setiap bidang studi harus menyentuh 2 dimensi manusia tersebut. Sekolah dibangun untuk memintarkan anak yang bodoh dan membaikkan anak yang nakal.
Proses pembelajaran harus mengandung kekuatan emosi positif. Mulai proses awal pembelajaran sampai akhir benar-benar menyentuh perasaan siswa, dan ini dapat dilakukan bila pendidik (guru), proses dan materi yang diajarkan adalah yang terbaik, tentu saja dukungan pemerintah dan kepala sekolah juga harus diperhitungkan.
Minggu, 29 Juli 2012
Soal UKG TIK (Random)
CONTOH SOAL UKG TIK SMA 2012
1. Tool terdapat pada toolbox ...
a. Crop Tool d. Rectangle Tool
b. Curve Tool e. Shape Edit Tool
c. Freehand Tool
2. Tool terdapat pada toolbox ...
a. Crop Tool d. Rectangle Tool
b. Curve Tool e. Shape Edit Tool
c. Interactive Tool
3. Ekstensi file yang dapat diolah menggunakan pengolah grafis vector adalah ...
a. Cdr d. TIFF
b. PSD e. WBM
c. PICT
5. Pada saat mencetak, untuk mendapatkan kualitas hasil cetakan yang baik, Anda dapat memilih Quality Type pada ...
a. Best Photo d. Text
b. Draft e. Text Image
c. Photo
8. Dokumen berupa gambar yang pernah diolah menggunakan program Adobe Photoshop dapat dibuka kembali dengan menggunakan menu...
a. File ➞Open Recent d. Layer ➞Rasterize
b. Edit ➞Paste e. Select ➞Inverse
c. Image ➞ Image Size
9. Petunjuk tentang cara mengganti warna background suatu foto menggunakan program Adobe PhotoshopCS3 dapat diperoleh dengan menggunakan menu ...
a. Help ➞How to Work with Type
b. Window ➞Animations
c. Help ➞ How to Work with Layer and Selections
d. View ➞Proof Colors
e. Filter ➞ Texture
10. Menu yang digunakan untuk membuat seleksi berbentuk segi banyak adalah ...
a. Lasso Tool d. Rectangular Marquee Tool
b. Elliptical Marquee Tool e. Polygonal Lasso Tool
c. Magnetic Lasso Tool
11. Resolusi gambar diukur dalam satuan ...
a. cm d. megapixels
b. pixels e. pixels/inch
c. percent
12. Misalkan Anda memiliki file gambar ”Pohon.gif”. Jika Anda membuka file tersebut menggunakan Adobe Photoshop CS3, komputer akan menampilkan ...
a. layer index d. layer pohon
b. layer background e. layer pohon.psd
c. layer psd
13. Misalkan Anda melakukan klik pada menu Image, kemudian memilih submenu Mode, lalu melakukan klik pada subsubmenu Grayscale. Akibatnya, gambar fullcolor Anda akan berubah menjadi gambar dengan warna gradasi ...
a. biru d. kuning
b. abu-abu e. hijau
c. merah
14. Saat membuka file ”ikan hias.jpg”, Adobe Photoshop akan menampilkan layer ...
a. ikan hias d. Index
b. Background e. file
c. jpg
15. Tindakan memilih menu Rasterize Type pada layer Teks 1 akan ...
a. memperbesar ukuran font
b. mengubah jenis font
c. membuat tampilan teks
d. mengubah layer menjadi layer gambar biasa
e. memberi warna pada teks
1. Apa yang dimaksud dengan gambar bitmap?
2. Apa yang Anda ketahui tentang gambar vektor?
3. Bagaimana cara memosisikan objek tepat di tengah halaman gambar?
4. Mengapa grafis bitmap terlihat lebih nyata atau alami?
5. Bagaimanakah cara mengubah ketebalan garis pada CorelDRAW X3?
6. Jelaskan manfaat menggunakan software grafis berbasis bitmap!
7. Sebutkan tiga kelompok alat yang termasuk Selection Tools dalam program Adobe Photoshop CS3
8. Apakah perbedaan penggunaan Crop Tool dengan Slice Tool dalam memotong suatu objek gambar?
9. Sebutkan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk memperoleh bidang gambar berukuran lebar 25,40 cm dan tinggi 31,20 cm menggunakan Adobe Photoshop CS3!
10. Sebutkan dua alasan manfaat pengaturan urutan layer!
1. Salah satu jenis konektor yang digunakan untuk menghubungkan casing dan speaker adalah ...
a. TRS d. parallel
b. serial e. VGA
c. ethernet
2. Salah satu periferal komputer adalah ...
a. scanner d. keyboard
b. monitor e. RAM
c. harddisk
3. Klik ganda pada ikon atau shortcut program aplikasi Microsoft Word merupakan tindakan untuk ...
a. menutup program aplikasi Microsoft Word
b. membuka program aplikasi Microsoft Word
c. membuka program aplikasi Microsoft PowerPoint
d. menutup program aplikasi Microsoft Excel
e. membuka program aplikasi Microsoft Excel
4. Jaringan wireline yang digunakan untuk menghubungkan sejumlah komputer yang terdapat pada sebuah kantor yang berdekatan disebut...
a. LAN d. wifi
b. MAN e. internet
c. bluetooth
5. Pemilihan Portrait pada kotak dialog Printer akan menghasilkan hasil cetakan berbentuk ...
a. tegak d. terbalik
b. miring e. horizontal
c. mendatar
6. Perhatikan penulisan ‘http://www.lumbungmedia.com’. Top level domain pada situs tadi menunjukkan bahwa situs tersebut bersifat ...
a. komersial d. militer
b. milik pemerintah e. keorganisasian
c. pendidikan
7. Perhatikan penulisan lani2009@yahoo.com. Penyedia layanan e-mail yang digunakan pada alamat adalah ...
a. lani d. eudora
b. yahoo e. plasa
c. google
8. Misalkan Anda mendapat tugas menyusun kliping mengenai kebudayaan suku Banjar di Kalimantan Selatan. Anda diminta untuk menggunakan internet sebagai sarana mendapatkan data yang diperlukan. Kata kunci yang dapat Anda gunakan sehingga Anda mendapatkan data tentanghal tersebut adalah ...
a. kebudayaan Indonesia
b. suku Banjar
c. kebudayaan Kalimantan
d. masyarakat Kalimantan Selatan
e. kebudayaan suku Banjar
10. Jurnal pribadi yang ditayangkan menggunakan internet dan digunakan untuk membahas topik yang disukai pemiliknya disebut ...
a. weblog d. e-mail
b. web browser e. internet explorer
c. web editor
13. Ikon yang perlu dipilih untuk melihat hasil animasi satu layar penuh adalah ...
a. Slide design d. Slide layout
b. Play e. Slide transition
c. Slide show
14. Pembuatan dokumen baru pada Adobe Photoshop CS3 menggunakan menu ...
a. Edit ➞Paste d. File ➞Open
b. File ➞New e. Layer ➞New
c. Image ➞Mode
15. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Move Tool digunakan untuk memindahkan objek.
2) Lasso Tool digunakan untuk membuat seleksi dengan bentuk bebas.
3) Magic Wand Tool digunakan untuk menyeleksi bagian-bagian objek dengan cepat.
4) Rectangular Marquee Tool digunakan untuk membuat area seleksi berbentuk elips.
5) Crop Tool digunakan untuk menghapus warna latar belakang.
Kegunaan tool pada Adobe Photoshop CS3 ditunjukkan oleh pernyataan nomor ...
a. 1) dan 2) d. 3) dan 5)
b. 2) dan 3) e. 4) dan 5)
c. 3) dan 4)
17. Dokumen yang dibuat menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0 disebut
a. objek d. group
b. object e. event
c. project
18. Jarak yang baik antar monitor dan mata adalah ...
a. 40 hingga 80 cm d. 50 hingga 110 cm
b. 40 hingga 100 cm e. 60 hingga 110 cm
c. 50 hingga 100 cm
1. Bilamana cold booting dilakukan?
2. Apakah pengertian jaringan komputer wireline dan wireless? Berilah contohnya!
3. Sebutkan tiga metode yang dapat digunakan untuk mengakses internet!
4. Apakah weblog itu dan bagaimana cara membuat weblog?
5. Sebutkan dua langkah mengolah gambar dalam halaman presentasi Microsoft PowerPoint 2003 agar berubah ukuran secara seimbang!
6. Sebutkan langkah-langkah untuk mengubah gambar fullcolor menjadi gambar grayscale!
7. Bagaimana cara memberi warna gradasi objek menggunakan CorelDRAW X3?
8. Apakah fungsi toolbox smart tool menggunakan CorelDRAW X3?
9. Untuk apa toolbox shape edit tool menggunakan CorelDRAW X3?
Contoh Soal UKG TIK 2012
1. Tool terdapat pada toolbox ...
a. Crop Tool d. Rectangle Tool
b. Curve Tool e. Shape Edit Tool
c. Freehand Tool
2. Tool terdapat pada toolbox ...
a. Crop Tool d. Rectangle Tool
b. Curve Tool e. Shape Edit Tool
c. Interactive Tool
3. Ekstensi file yang dapat diolah menggunakan pengolah grafis vector adalah ...
a. Cdr d. TIFF
b. PSD e. WBM
c. PICT
5. Pada saat mencetak, untuk mendapatkan kualitas hasil cetakan yang baik, Anda dapat memilih Quality Type pada ...
a. Best Photo d. Text
b. Draft e. Text Image
c. Photo
8. Dokumen berupa gambar yang pernah diolah menggunakan program Adobe Photoshop dapat dibuka kembali dengan menggunakan menu
...
a. File ➞Open Recent d. Layer ➞Rasterize
b. Edit ➞Paste e. Select ➞Inverse
c. Image ➞ Image Size
9. Petunjuk tentang cara mengganti warna background suatu foto menggunakan program Adobe PhotoshopCS3 dapat diperoleh dengan menggunakan menu ...
a. Help ➞How to Work with Type
b. Window ➞Animations
c. Help ➞ How to Work with Layer and Selections
d. View ➞Proof Colors
e. Filter ➞ Texture
10. Menu yang digunakan untuk membuat seleksi berbentuk segi banyak adalah ...
a. Lasso Tool d. Rectangular Marquee Tool
b. Elliptical Marquee Tool e. Polygonal Lasso Tool
c. Magnetic Lasso Tool
11. Resolusi gambar diukur dalam satuan ...
a. cm d. megapixels
b. pixels e. pixels/inch
c. percent
12. Misalkan Anda memiliki file gambar ”Pohon.gif”. Jika Anda membuka file tersebut menggunakan Adobe Photoshop CS3, komputer akan menampilkan ...
a. layer index d. layer pohon
b. layer background e. layer pohon.psd
c. layer psd
13. Misalkan Anda melakukan klik pada menu Image, kemudian memilih submenu Mode, lalu melakukan klik pada subsubmenu Grayscale. Akibatnya, gambar fullcolor Anda akan berubah menjadi gambar dengan warna gradasi ...
a. biru d. kuning
b. abu-abu e. hijau
c. merah
14. Saat membuka file ”ikan hias.jpg”, Adobe Photoshop akan menampilkan layer ...
a. ikan hias d. Index
b. Background e. file
c. jpg
15. Tindakan memilih menu Rasterize Type pada layer Teks 1 akan ...
a. memperbesar ukuran font
b. mengubah jenis font
c. membuat tampilan teks
d. mengubah layer menjadi layer gambar biasa
e. memberi warna pada teks
1. Apa yang dimaksud dengan gambar bitmap?
2. Apa yang Anda ketahui tentang gambar vektor?
3. Bagaimana cara memosisikan objek tepat di tengah halaman gambar?
4. Mengapa grafis bitmap terlihat lebih nyata atau alami?
5. Bagaimanakah cara mengubah ketebalan garis pada CorelDRAW X3?
6. Jelaskan manfaat menggunakan software grafis berbasis bitmap!
7. Sebutkan tiga kelompok alat yang termasuk Selection Tools dalam program Adobe Photoshop CS3!
8. Apakah perbedaan penggunaan Crop Tool dengan Slice Tool dalam memotong suatu objek gambar?
9. Sebutkan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk memperoleh bidang gambar berukuran lebar 25,40 cm dan tinggi 31,20 cm menggunakan Adobe Photoshop CS3!
10. Sebutkan dua alasan manfaat pengaturan urutan layer!
1. Salah satu jenis konektor yang digunakan untuk menghubungkan casing dan speaker adalah ...
a. TRS d. parallel
b. serial e. VGA
c. ethernet
2. Salah satu periferal komputer adalah ...
a. scanner d. keyboard
b. monitor e. RAM
c. harddisk
3. Klik ganda pada ikon atau shortcut program aplikasi Microsoft Word merupakan tindakan untuk ...
a. menutup program aplikasi Microsoft Word
b. membuka program aplikasi Microsoft Word
c. membuka program aplikasi Microsoft PowerPoint
d. menutup program aplikasi Microsoft Excel
e. membuka program aplikasi Microsoft Excel
4. Jaringan wireline yang digunakan untuk menghubungkan sejumlah komputer yang terdapat pada sebuah kantor yang berdekatan disebut
...
a. LAN d. wifi
b. MAN e. internet
c. bluetooth
5. Pemilihan Portrait pada kotak dialog Printer akan menghasilkan hasil cetakan berbentuk ...
a. tegak d. terbalik
b. miring e. horizontal
c. mendatar
6. Perhatikan penulisan ‘http://www.lumbungmedia.com’. Top level domain pada situs tadi menunjukkan bahwa situs tersebut bersifat ...
a. komersial d. militer
b. milik pemerintah e. keorganisasian
c. pendidikan
7. Perhatikan penulisan lani2009@yahoo.com. Penyedia layanan e-mail yang digunakan pada alamat adalah ...
a. lani d. eudora
b. yahoo e. plasa
c. google
8. Misalkan Anda mendapat tugas menyusun kliping mengenai kebudayaan suku Banjar di Kalimantan Selatan. Anda diminta untuk menggunakan internet sebagai sarana mendapatkan data yang diperlukan. Kata kunci yang dapat Anda gunakan sehingga Anda mendapatkan data tentang
hal tersebut adalah ...
a. kebudayaan Indonesia
b. suku Banjar
c. kebudayaan Kalimantan
d. masyarakat Kalimantan Selatan
e. kebudayaan suku Banjar
10. Jurnal pribadi yang ditayangkan menggunakan internet dan digunakan untuk membahas topik yang disukai pemiliknya disebut ...
a. webblog d. e-mail
b. web browser e. internet explorer
c. web editor
13. Ikon yang perlu dipilih untuk melihat hasil animasi satu layar penuh adalah ...
a. Slide design d. Slide layout
b. Play e. Slide transition
c. Slide show
14. Pembuatan dokumen baru pada Adobe Photoshop CS3 menggunakan menu ...
a. Edit ➞Paste d. File ➞Open
b. File ➞New e. Layer ➞New
c. Image ➞Mode
15. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Move Tool digunakan untuk memindahkan objek.
2) Lasso Tool digunakan untuk membuat seleksi dengan bentuk bebas.
3) Magic Wand Tool digunakan untuk menyeleksi bagian-bagian objek dengan cepat.
4) Rectangular Marquee Tool digunakan untuk membuat area seleksi berbentuk elips.
5) Crop Tool digunakan untuk menghapus warna latar belakang.
Kegunaan tool pada Adobe Photoshop CS3 ditunjukkan oleh pernyataan nomor ...
a. 1) dan 2) d. 3) dan 5)
b. 2) dan 3) e. 4) dan 5)
c. 3) dan 4)
17. Dokumen yang dibuat menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0 disebut
...
a. objek d. group
b. object e. event
c. project
18. Jarak yang baik antar monitor dan mata adalah ...
a. 40 hingga 80 cm d. 50 hingga 110 cm
b. 40 hingga 100 cm e. 60 hingga 110 cm
c. 50 hingga 100 cm
1. Bilamana cold booting dilakukan?
2. Apakah pengertian jaringan komputer wireline dan wireless? Berilah contohnya!
3. Sebutkan tiga metode yang dapat digunakan untuk mengakses internet!
4. Apakah weblog itu dan bagaimana cara membuat weblog?
5. Sebutkan dua langkah mengolah gambar dalam halaman presentasi Microsoft PowerPoint 2003 agar berubah ukuran secara seimbang!
6. Sebutkan langkah-langkah untuk mengubah gambar fullcolor menjadi gambar grayscale!
7. Bagaimana cara memberi warna gradasi objek menggunakan CorelDRAW X3?
8. Apakah fungsi toolbox smart tool menggunakan CorelDRAW X3?
9. Untuk apa toolbox shape edit tool menggunakan CorelDRAW X3?
Kamis, 23 Februari 2012
Untuk RAISA (Remaja Islam SMANSA)
Fitrah manusia itu suci.
Nafsu membuat mereka lupa akan akhirat. Dunia Remaja tidak lepas dari eforia dan hura-hura. Usia remaja adalah usia pendidikan. Belajar bagi remaja adalah syarat mutlak untuk transisi menuju kedewasaan berfikir. Belajar esensinya mengoptimalkan fungsi diri. Alangkah indahnya bila belajar menjadi bagian dari syariah remaja. Bila demikian tentu belajar akan bergeser dari sekedar duduk diam dengan dapat nilai. Namun ada lebih bermakna bila dalam belajar remaja dapat merenungi akan hakikat kebesaran kuasa Allah. Karena semua pengetahuan dan Ilmu dari Allah semata.
Bila demikian, alangkah baiknya bila proses belajar remaja dijadikan proses belajar menuju masyarakat madani. karena dengan demikian akan tercipta pola masyarakat yang akan menanamkan nilai-nilai kultur keagamaan yang mengagungkan kebesaran dan kekuasaan Allah.
Apa arti Ilmu Pengetahuan itu? Ilmu Pengetahuanterdiri atas 2 kata, yaitu Ilmu dan Pengetahuan. Ilmu adalah upaya manusia untuk mengetahui keberadaan ciptaan Allah, baik tersirat, maupun tersurat yang semuanya memerlukan tehnik dan trik untuk memperolehnya. Sedangkan Pengetahuan adalah semua yang dirasakan, didengar, dilihat belalui panca indra manusia. Jadi apa yang diciptakan Allah ini adalah sumber pengetahuan.
Manusia pada dasarnya terdiri atas dua dimensi, Jasmani dan Rohani, yang keduanya membutuhkan sentuhan ilmu pengetahuan yang agamis. Ilmu pengetahuan jasmani meliputi semua yang didapatkan selama hidup dan berlaku selama hayat masih dikandung badan.Sedangkan Ilmu Pengetahuan Rohani adalah pengetahuan religius untuk menemukan makna penciptaan di alam semesta ini.
Kedua dimensi manusia ini tentu harus mendapatkan jatah yang seimbang. Bila terjadi ketimpangan, misalnya lebih banyak dimensi jasmani yang memperoleh ilmu pengetahuan, tentu akan banyak kerusakan yang terjadi di bumi ini, Korupsi meraja lela, illegal logging, aborsi, pergaulan bebas, Narkoba dan beberapa efek negatif dimasyarakat. Namun bila dimensi Rohani yang lebih banyak mendapatkan ilmu pengetahuan tentu akan muncul calon pertapa yang hanya duduk tafakur di dalam 'gua' keramaian.
Namun bila keduanya seimbang, Tentu saja di TV kita tidak akan lagi menyaksikan acara Termehek-mehek, Bukan sandiwara, Empat Mata, Playboy Kabel.. dan lain-lain. (bersambung)
Nafsu membuat mereka lupa akan akhirat. Dunia Remaja tidak lepas dari eforia dan hura-hura. Usia remaja adalah usia pendidikan. Belajar bagi remaja adalah syarat mutlak untuk transisi menuju kedewasaan berfikir. Belajar esensinya mengoptimalkan fungsi diri. Alangkah indahnya bila belajar menjadi bagian dari syariah remaja. Bila demikian tentu belajar akan bergeser dari sekedar duduk diam dengan dapat nilai. Namun ada lebih bermakna bila dalam belajar remaja dapat merenungi akan hakikat kebesaran kuasa Allah. Karena semua pengetahuan dan Ilmu dari Allah semata.
Bila demikian, alangkah baiknya bila proses belajar remaja dijadikan proses belajar menuju masyarakat madani. karena dengan demikian akan tercipta pola masyarakat yang akan menanamkan nilai-nilai kultur keagamaan yang mengagungkan kebesaran dan kekuasaan Allah.
Apa arti Ilmu Pengetahuan itu? Ilmu Pengetahuanterdiri atas 2 kata, yaitu Ilmu dan Pengetahuan. Ilmu adalah upaya manusia untuk mengetahui keberadaan ciptaan Allah, baik tersirat, maupun tersurat yang semuanya memerlukan tehnik dan trik untuk memperolehnya. Sedangkan Pengetahuan adalah semua yang dirasakan, didengar, dilihat belalui panca indra manusia. Jadi apa yang diciptakan Allah ini adalah sumber pengetahuan.
Manusia pada dasarnya terdiri atas dua dimensi, Jasmani dan Rohani, yang keduanya membutuhkan sentuhan ilmu pengetahuan yang agamis. Ilmu pengetahuan jasmani meliputi semua yang didapatkan selama hidup dan berlaku selama hayat masih dikandung badan.Sedangkan Ilmu Pengetahuan Rohani adalah pengetahuan religius untuk menemukan makna penciptaan di alam semesta ini.
Kedua dimensi manusia ini tentu harus mendapatkan jatah yang seimbang. Bila terjadi ketimpangan, misalnya lebih banyak dimensi jasmani yang memperoleh ilmu pengetahuan, tentu akan banyak kerusakan yang terjadi di bumi ini, Korupsi meraja lela, illegal logging, aborsi, pergaulan bebas, Narkoba dan beberapa efek negatif dimasyarakat. Namun bila dimensi Rohani yang lebih banyak mendapatkan ilmu pengetahuan tentu akan muncul calon pertapa yang hanya duduk tafakur di dalam 'gua' keramaian.
Namun bila keduanya seimbang, Tentu saja di TV kita tidak akan lagi menyaksikan acara Termehek-mehek, Bukan sandiwara, Empat Mata, Playboy Kabel.. dan lain-lain. (bersambung)
Jumat, 20 Januari 2012
Belajar Sepanjang hayat
Sejak kita lahir sampai usia kita saat ini kita terus belajar dari kehidupan baik akademik maupun non akademik, sehingga tanpa disadari sepanjang hidup kita terus belajar. Belajar bisa dari buku, dan media tulisan lainnya serta belajar dari pengalaman diri sendiri dan pengalaman orang lain.
Dalam proses belajar tidak hanya menerima informasi pengetahuan saja tetapi perlu juga dikembangkan kemampuan berpikir terutama berpikir kritis. Karena sejak kita lahir sebenarnya kita sudah memiliki gen yang menentukan seberapa cerdas diri kita, dan pembelajaran disekolah ataupun pendidikan nonformal hanya menstimulus untuk mengoptimalkan kecerdasan kita, sebagaimana fenotip (sifat yang tampak) hasil resultante genotip (gen) dan lingkungan.
Kemampuan berpikir kritis dapat dilatih misalnya:dengan berusaha mengambil intisari dari suatu bacaan serta memikirkan pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam pikiran terkait materi yang kita baca, termasuk mencari ide-ide baru dari bacaan.
Jika kita sudah berkomitmen pada diri sendiri untuk belajar sepanjang hayat, tidaklah cukup kita belajar ketika sekolah saja tetapi dimanapun dan kapanpun kita punya inisiatiif untuk belajar, apalagi buku sebagai jendela dunia menawarkan kesempatan bagi kita utk mempelajari dunia scra meluas wpun pada tempat yg tidak dapat kita datangi secra fisik krna keterbatasan biaya, waktu, tenaga, dsb.
Orang yg merugi yg menyia-nyiakankan umur tanpa mendapat hikmah ataupun pelajaran berharga dalam hidup yang semakin kompleksdann mmbutuhkan manusia-manusia terampil dalam berbagai bidang untuk mengolah SDM dan memajukan masyarakat.Budayakan LONG LIFE EDUCATION di Indonesia utk tingkatkan kualitas bangsa
(Dari artikel indah fitrian : internet)
Dari artikel diatas saya menarik pandangan mengenai belajar sepanjang hayat sebagai berikut:
Kita terlahir dalam kondisi lemah halini dapat kita lihat ketika bayi terlahir kedunia tanpa memiliki daya dan tenaga karenanya dibutuhkan orang lain untuk membantu dirinya agar tetap hidup. Contoh pertolongan itu adalah membantunya keluar dari rahim ibunya, membersihkan dan memandikannya, memberikan pakaian, dan memberikan makan melalui air susu ibu ataupaun dengan makanan yang lainnya.
Tahapan berikutnya bayi mulai belajar mengekspresikan keinginannya melalui tangis maupun tawa dan gerakan yang dapat dia lakukan. Setelah tumbuh remaja dia mulai belajar menggunakan pikiran dan bahasa untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Diusia ini mereka mulai mengenal berbagai kondisi, benda-benda dan orang yang ada disekitar hidupnya. Pada umumnya cara belajar pada usia ini cenderung pada masalah-masalah yang bersifat ingatan. Meskipun kecerdasan telah ada dalam diri tiap indifidu tetapi kecerdasan itu harus dilatih baik melalui pendidikan formal maupun pendidikan non formal.
Pada usia dewasa pembelajaran berlangsung lebih kompleks dan rumit mereka mulai mengkaji hal-hal yang abstrak, hal-hal non ferbal dan hakikat ilmu atau informasi yang diterimanya. Belajar yang demikian dapat diperoleh dengan mengajukan berbagai permasalahan dan mencoba menjawabnya melalui kajian-kajian yang mendalam dari berbagai sumber teoritik maupun praktik. Komitmen belajar yang tinggi dapat menciptakan inofatif dan kreatif sehingga dabat berguna bagi kehidupannya, manusia dan makluk lainnya.
Dengan demikian manusia akan terus belajar sampai nyawa terlepas dari jasadnya baik dalam kondisi sehat maupun sakit, selama nafas masih berhembus belajar akan terus berlangsung. Pembebedanya hanya pada kualitas belajar itu sendiri. Jadi yang dimaksud belajar sepanjang hayat adalah belajar dari manusia terlahir hingga meningal dunia atau mati.
Dalam proses belajar tidak hanya menerima informasi pengetahuan saja tetapi perlu juga dikembangkan kemampuan berpikir terutama berpikir kritis. Karena sejak kita lahir sebenarnya kita sudah memiliki gen yang menentukan seberapa cerdas diri kita, dan pembelajaran disekolah ataupun pendidikan nonformal hanya menstimulus untuk mengoptimalkan kecerdasan kita, sebagaimana fenotip (sifat yang tampak) hasil resultante genotip (gen) dan lingkungan.
Kemampuan berpikir kritis dapat dilatih misalnya:dengan berusaha mengambil intisari dari suatu bacaan serta memikirkan pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam pikiran terkait materi yang kita baca, termasuk mencari ide-ide baru dari bacaan.
Jika kita sudah berkomitmen pada diri sendiri untuk belajar sepanjang hayat, tidaklah cukup kita belajar ketika sekolah saja tetapi dimanapun dan kapanpun kita punya inisiatiif untuk belajar, apalagi buku sebagai jendela dunia menawarkan kesempatan bagi kita utk mempelajari dunia scra meluas wpun pada tempat yg tidak dapat kita datangi secra fisik krna keterbatasan biaya, waktu, tenaga, dsb.
Orang yg merugi yg menyia-nyiakankan umur tanpa mendapat hikmah ataupun pelajaran berharga dalam hidup yang semakin kompleksdann mmbutuhkan manusia-manusia terampil dalam berbagai bidang untuk mengolah SDM dan memajukan masyarakat.Budayakan LONG LIFE EDUCATION di Indonesia utk tingkatkan kualitas bangsa
(Dari artikel indah fitrian : internet)
Dari artikel diatas saya menarik pandangan mengenai belajar sepanjang hayat sebagai berikut:
Kita terlahir dalam kondisi lemah halini dapat kita lihat ketika bayi terlahir kedunia tanpa memiliki daya dan tenaga karenanya dibutuhkan orang lain untuk membantu dirinya agar tetap hidup. Contoh pertolongan itu adalah membantunya keluar dari rahim ibunya, membersihkan dan memandikannya, memberikan pakaian, dan memberikan makan melalui air susu ibu ataupaun dengan makanan yang lainnya.
Tahapan berikutnya bayi mulai belajar mengekspresikan keinginannya melalui tangis maupun tawa dan gerakan yang dapat dia lakukan. Setelah tumbuh remaja dia mulai belajar menggunakan pikiran dan bahasa untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Diusia ini mereka mulai mengenal berbagai kondisi, benda-benda dan orang yang ada disekitar hidupnya. Pada umumnya cara belajar pada usia ini cenderung pada masalah-masalah yang bersifat ingatan. Meskipun kecerdasan telah ada dalam diri tiap indifidu tetapi kecerdasan itu harus dilatih baik melalui pendidikan formal maupun pendidikan non formal.
Pada usia dewasa pembelajaran berlangsung lebih kompleks dan rumit mereka mulai mengkaji hal-hal yang abstrak, hal-hal non ferbal dan hakikat ilmu atau informasi yang diterimanya. Belajar yang demikian dapat diperoleh dengan mengajukan berbagai permasalahan dan mencoba menjawabnya melalui kajian-kajian yang mendalam dari berbagai sumber teoritik maupun praktik. Komitmen belajar yang tinggi dapat menciptakan inofatif dan kreatif sehingga dabat berguna bagi kehidupannya, manusia dan makluk lainnya.
Dengan demikian manusia akan terus belajar sampai nyawa terlepas dari jasadnya baik dalam kondisi sehat maupun sakit, selama nafas masih berhembus belajar akan terus berlangsung. Pembebedanya hanya pada kualitas belajar itu sendiri. Jadi yang dimaksud belajar sepanjang hayat adalah belajar dari manusia terlahir hingga meningal dunia atau mati.
Selasa, 15 November 2011
Konsep Grafis
KONSEP DESAIN GRAFIS
Dalam dunia percetakan, sering kita melihat spanduk dengan digital printing, atau sablon dengan cat. Di kantor-kantor, anda sering melihat surat ber kop yang memuat logo di sebelah kiri atau kanan surat. Gambar di spanduk atau logo di kertas surat itulah yang disebut grafis. Anda dapat membuat gambar dan logo tersebut dengan software desain grafis.
Pada pelajaran kali ini kita akan membahas konsep desain grafis dan software yang digunakan untuk membuatnya. Diharapkan setelah mengikuti pelajaran kali ini, anda dapat : 1) Mengidentifikasi perbedaan grafis berbasis vektor dan berbasis bitmap. Dan 2) Mengidentifikasi menu dan ikon pada software desain grafis Corel Draw.
Yuk kita ingat-ingat, seringkah kalian melihat logo indosat, IM3, Telkomsel, XL atau logo lainnya atau seringkah kalian melihat foto kalian bersama orang tua, atau pas foto anda, foto kedua orang anda. Nah coba kalian diskusikan, yang manakah dari kedua jenis gambar tersebut yang kalian anggap sebagai grafis? Tentu kalian memilih logo indosat sebagai grafis. Benar. Tapi tentu ada juga dari anda yang memilih foto sebagai grafis. Anda juga tidak salah. Sebenarnya kedua jenis gambar itulah yang disebut dengan grafis. Sekarang mari kita defenisikan tentang grafis.
Grafis adalah usaha seseorang untuk menampilkan sebuah objek dengan menggunakan berbagai media. Baik pena dan kertas, spidol, atau kamera dan handycam yang dituangkan dalam bentuk dua dimensi. Apakah yang membuat grafis tersebut terlihat menarik? Tentu karena ada bentuk dan warna. Perhatikan logo Koperasi berikut :

Gambar 1 : Logo Koperasi
Logo tersebut menarik karena berbentuk bintang dengan warna warni yang cerah. Coba kalau semua warna dalam bentuk tersebut hitam, tentu tidak menarik malah mungkin anda tidak akan meyakini apakah logo tersebut logo koperasi. Artinya warna akan memberi ciri khas sebuah grafis.
Sekarang silahkan amati gambar berikut :
Gambar 2 : Macam-macam Logo
Logo tersebut dapat dibuat dengan menggunakan software desain grafis seperti Corel Draw. Kenapa? Karena dibuat dengan garis-garis yang dibentuk sedemikian rupa menjadi bentuk yang sesuai dengan keinginan pembuatnya, lalu diberikan sentuhan warna yang diolah sedemikian rupa hingga memberi ciri tersendiri yang membedakannya dengan logo-logo lainnya. Logo seperti di atas, disebut dengan grafis berbasis vektor. Apa sih vektor? Dalam fisika Vektor adalah besaran yang mempunyai nilai dan arah. Tapi dalam desain grafis, grafis berbasis vektor adalah grafis yang terdiri atas garis dan warna solid. Kalau kita perhatikan dengan seksama, tentu kita dapat menemukan ciri khas grafis berbasis vektor. Mari kita uraikan satu per satu.
Ciri khas grafis berbasis vektor merupakan gambar yang dibentuk oleh objek berupa garis dan kurva berdasarkan rumus matematika. Vektor menampilkan sebuah gambar berdasarkan perhitungan kooordinat grafis gambar tersebut. Objek vektor banyak digunakan dalam pembuatan desain teks dan logo (Andi Purnomo, 2010).
Kualitas hasil tampilan vektor tidak tergantung pada resolusi gambar, yang artinya gambar vektor dapat diubah-ubah ke berbagai ukuran dan juga dapat dicetak pada tingkat resolusi gambar sebesar apapun tanpa kehilangan kehalusan dan ketajamannya. Citra atau grafik vektor merupakan pilihan terbaik ketika harus menampilkan gambar-gambar yang harus bisa dipertahankan ketajaman serta kehausannya ketika ukurannya diubah-ubah. Dari uraian diatas, tentu kalian dapat menyebutkan ciri-ciri grafis berbasis vektor bukan? Silahkan sebutkan.
Sekarang, mari kita lihat grafis berikut :
Gambar 3 : Aneka foto berwarna
Tentu kalian tidak asing lagi dengan foto-foto seperti di atas, foto tersebut di buat dengan kamera handphone, kamera digital, dan juga bisa merupakan cropping dari sebuah film. Foto tersebut ditampilkan sesuai dengan aslinya, namun memiliki ketajaman warna dan resolusi yang berbeda-beda tergantung kekuatan pixel kamera. Foto tersebut dalam dunia grafis dikenal dengan grafis berbasis bitmap, apa itu itu bitmap? Silahkan ambil intisari dari uraian berikut : Grafis berbasis bitmap mudah dikenal karena terdiri atas kumpulan titik titik warna yang diatur sedemikian rupa sehingga membentuk objek yang mudah dikenali. Titik-titik warna tersebut mempunyai tingkat kerapan rendah dan tetap sehingga terkesan kaku.
Grafis bitmap juga dikenal dengan istilah raster. Citra bitmap menggunakan titik-titik berwarna yang disebut pixel (picture element). Pixel-pixel tersebut ditempatkan pada lokasi-lokasi tertentu dengan nilai-nilai warna tersendiri dan secara keseluruhan akan membentuk tampilan gambar (Andi Purnomo, 2010)
Tampilan bitmap mampu menunjukkan kehalusan gradasi dan warna dari sebuah gambar. Oleh karena itu format bitmap paling tepat digunakan untuk gambar-gambar dengan gradasi warna yang rumit seperti foto dan lukisan digital. Namun, format bitmap mempunyai kelemahan dimana setiap tampilan sangat tergantung pada resolusi gambar (resolution dependent), artinya setiap gambar-gambar mempunyai jumlah pixel yang tetap. Akibatnya gambar bisa kehilangan detail dan juga terlihat kotak-kotak (jagged) jika ukurannya diperbesar atau jika resolusinya diperkecil dari resolusi aslinya. Citra dengan format bitmap ini memerlukan ruang penyimpanan data yang relatif besar, sebanding dengan ukuran dan resolusi yang dimilikinya. Sekarang coba kalian tentukan ciri-ciri grafis berbasis bitmap.
Dalam dunia percetakan, sering kita melihat spanduk dengan digital printing, atau sablon dengan cat. Di kantor-kantor, anda sering melihat surat ber kop yang memuat logo di sebelah kiri atau kanan surat. Gambar di spanduk atau logo di kertas surat itulah yang disebut grafis. Anda dapat membuat gambar dan logo tersebut dengan software desain grafis.
Pada pelajaran kali ini kita akan membahas konsep desain grafis dan software yang digunakan untuk membuatnya. Diharapkan setelah mengikuti pelajaran kali ini, anda dapat : 1) Mengidentifikasi perbedaan grafis berbasis vektor dan berbasis bitmap. Dan 2) Mengidentifikasi menu dan ikon pada software desain grafis Corel Draw.
Yuk kita ingat-ingat, seringkah kalian melihat logo indosat, IM3, Telkomsel, XL atau logo lainnya atau seringkah kalian melihat foto kalian bersama orang tua, atau pas foto anda, foto kedua orang anda. Nah coba kalian diskusikan, yang manakah dari kedua jenis gambar tersebut yang kalian anggap sebagai grafis? Tentu kalian memilih logo indosat sebagai grafis. Benar. Tapi tentu ada juga dari anda yang memilih foto sebagai grafis. Anda juga tidak salah. Sebenarnya kedua jenis gambar itulah yang disebut dengan grafis. Sekarang mari kita defenisikan tentang grafis.
Grafis adalah usaha seseorang untuk menampilkan sebuah objek dengan menggunakan berbagai media. Baik pena dan kertas, spidol, atau kamera dan handycam yang dituangkan dalam bentuk dua dimensi. Apakah yang membuat grafis tersebut terlihat menarik? Tentu karena ada bentuk dan warna. Perhatikan logo Koperasi berikut :

Gambar 1 : Logo Koperasi
Logo tersebut menarik karena berbentuk bintang dengan warna warni yang cerah. Coba kalau semua warna dalam bentuk tersebut hitam, tentu tidak menarik malah mungkin anda tidak akan meyakini apakah logo tersebut logo koperasi. Artinya warna akan memberi ciri khas sebuah grafis.
Sekarang silahkan amati gambar berikut :
Gambar 2 : Macam-macam Logo
Logo tersebut dapat dibuat dengan menggunakan software desain grafis seperti Corel Draw. Kenapa? Karena dibuat dengan garis-garis yang dibentuk sedemikian rupa menjadi bentuk yang sesuai dengan keinginan pembuatnya, lalu diberikan sentuhan warna yang diolah sedemikian rupa hingga memberi ciri tersendiri yang membedakannya dengan logo-logo lainnya. Logo seperti di atas, disebut dengan grafis berbasis vektor. Apa sih vektor? Dalam fisika Vektor adalah besaran yang mempunyai nilai dan arah. Tapi dalam desain grafis, grafis berbasis vektor adalah grafis yang terdiri atas garis dan warna solid. Kalau kita perhatikan dengan seksama, tentu kita dapat menemukan ciri khas grafis berbasis vektor. Mari kita uraikan satu per satu.
Ciri khas grafis berbasis vektor merupakan gambar yang dibentuk oleh objek berupa garis dan kurva berdasarkan rumus matematika. Vektor menampilkan sebuah gambar berdasarkan perhitungan kooordinat grafis gambar tersebut. Objek vektor banyak digunakan dalam pembuatan desain teks dan logo (Andi Purnomo, 2010).
Kualitas hasil tampilan vektor tidak tergantung pada resolusi gambar, yang artinya gambar vektor dapat diubah-ubah ke berbagai ukuran dan juga dapat dicetak pada tingkat resolusi gambar sebesar apapun tanpa kehilangan kehalusan dan ketajamannya. Citra atau grafik vektor merupakan pilihan terbaik ketika harus menampilkan gambar-gambar yang harus bisa dipertahankan ketajaman serta kehausannya ketika ukurannya diubah-ubah. Dari uraian diatas, tentu kalian dapat menyebutkan ciri-ciri grafis berbasis vektor bukan? Silahkan sebutkan.
Sekarang, mari kita lihat grafis berikut :
Gambar 3 : Aneka foto berwarna
Tentu kalian tidak asing lagi dengan foto-foto seperti di atas, foto tersebut di buat dengan kamera handphone, kamera digital, dan juga bisa merupakan cropping dari sebuah film. Foto tersebut ditampilkan sesuai dengan aslinya, namun memiliki ketajaman warna dan resolusi yang berbeda-beda tergantung kekuatan pixel kamera. Foto tersebut dalam dunia grafis dikenal dengan grafis berbasis bitmap, apa itu itu bitmap? Silahkan ambil intisari dari uraian berikut : Grafis berbasis bitmap mudah dikenal karena terdiri atas kumpulan titik titik warna yang diatur sedemikian rupa sehingga membentuk objek yang mudah dikenali. Titik-titik warna tersebut mempunyai tingkat kerapan rendah dan tetap sehingga terkesan kaku.
Grafis bitmap juga dikenal dengan istilah raster. Citra bitmap menggunakan titik-titik berwarna yang disebut pixel (picture element). Pixel-pixel tersebut ditempatkan pada lokasi-lokasi tertentu dengan nilai-nilai warna tersendiri dan secara keseluruhan akan membentuk tampilan gambar (Andi Purnomo, 2010)
Tampilan bitmap mampu menunjukkan kehalusan gradasi dan warna dari sebuah gambar. Oleh karena itu format bitmap paling tepat digunakan untuk gambar-gambar dengan gradasi warna yang rumit seperti foto dan lukisan digital. Namun, format bitmap mempunyai kelemahan dimana setiap tampilan sangat tergantung pada resolusi gambar (resolution dependent), artinya setiap gambar-gambar mempunyai jumlah pixel yang tetap. Akibatnya gambar bisa kehilangan detail dan juga terlihat kotak-kotak (jagged) jika ukurannya diperbesar atau jika resolusinya diperkecil dari resolusi aslinya. Citra dengan format bitmap ini memerlukan ruang penyimpanan data yang relatif besar, sebanding dengan ukuran dan resolusi yang dimilikinya. Sekarang coba kalian tentukan ciri-ciri grafis berbasis bitmap.
Rabu, 25 Mei 2011
Lima Prinsip dan Sepuluh Tahap Sistim Berpikir
Peter M Senge (1990) dalam The Fifth Discipline. The Art and Practice of the Learning Organization, mengedepankan 5 prinsip berkaitan dengan tradisi belajar organisasi, yaitu: Personal Mastery, Team Learning, Shared Vision, Mental Model dan System of Thinking.
1. Personal Mastery
Personal mastery, adalah upaya melahirkan kader-kader pilihan yang memiliki kompetensi dan daya saing. Kompetensi kepemimpinan yang perlu dimiliki adalah kepemimpinan berbasis kecerdasan atau Brainware Leadership. Brainware Leadershif tidak mengedepankan definisi atau pengertian kepemimpinan melainkan menekankan pada “apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang pemimpin”, yaitu melahirkan pemimpin yang baru karena seseorang dapat disebut pemimpin apabila para pengikutnya mampu menjadi pemimpin (juga)
Brainware Leadership berbicara tentang bagaimana memahami dan membangun atau meningkatkan kepemimpinan seseorang dengan menekankan pada upaya membangun kecerdasannya terutama kecerdasan spiritual yang akan terlihat dari pola-pikir (mindset)-nya sebagai super leader dan membuatnya mampu berperilaku sebagai super leader. Mengembangkan kecerdasan pemimpin perlu memadukan antara neurocortex atau otak kiri yang bekerja untuk kecerdasan rasional/intelektual dengan system limbic pada otak kanan yang berhubungan dengan kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional. Tugas utama pemimpin adalah menyelesaikan masalah. Menurut Danah Zohar, 2004, dalam melahirkan solusi kontribusi kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional adalah 80 % dan kecerdasan intelektual 20 %.
Pemimpin berbeda dengan pimpinan, Tidak setiap pemimpin menjadi pimpinan. Pimpinan memerlukan legitimasi formal yaitu diangkat/ditunjuk/dinyatakan dengan SK oleh yang berkuasa/atasan atau instansi yang lebih tinggi. Status pimpinan diperoleh seseorang karena diberi kewenangan (otoritas) oleh pihak yang lebih tinggi hirarkinya sedangkan pemimpin mendapatkan status atas kerja kerasnya atau secara ekstrim dapat dinyatakan: pemimpin diangkat oleh yang maha kuasa sedangkan pimpinan diangkat oleh yang berkuasa.
Menurut Peter Shepard, 2001: Kecerdasan tidak dapat diukur dengan angka-anggka karena kecerdasan adalah Ability to solve Problem or Fashion Product. Kecerdasan adalah kemampuan menggunakan keterampilan; kemampuan untuk menciptakan sesuatu; mengatasi suatu masalah melalui cara yang sesuai dengan budaya dari komunitas tersebut. Peter Shepard mengidentifikasi kecerdasan menjadi sebagai berikut
a. Interpersonal intelligence, kecerdasan antarpribadi, kemampuan memahami orang lain dan tampil dalam kemampuannya berinteraksi dengan orang lain dengan baik - dapat melakukan komunikasi dengan orang lain
b. Logical Intelligence, Kecerdasan Logika/Matematika, kemampuan kuantitatif, kemampuan memproses sesuatu secara analitis dan sistematis
c. Spatial Intelligence, Kecerdasan Spatsial/Visual, kemampuan membangun gagasan atau model, membayangkan penerapan dan mengubahnya yang semua ini dilakukan dalam pikirannya
d. Musical Intelligence, Kecerdasan Musik, kepekaan terhadap irama, melodi dan nada baik sebagai pelaku maupun pendengar
e. Verbal Intelligence, Kecerdasan Verbal- berbahasa/berbicara, Kemampuan mengekspresikan pikiran-pikirannya dengan jernih baik melalui bahasa lisan maupun bahasa tulisan
f. Intrapersonal Intelligence, Kecerdasan intrapersonal, kemampuan berinteraksi dengan diri sendiri, introspeksi, refleksi dan kontemplasi melalui renungan
g. Kinesthetic intelligence, Kecerdasan Kinestetik/Tubuh, kemampuan gerakan fisik, menari, berolah raga, berkelahi, melempar, memotong: Keterampilan mengubah suatu obyek /memanipulasi obyek dinamakan Tactile
Daniel Goldman (1997)
h. Emotional Intelligence, Kecerdasan Emotional, kemampuan mengenali situasi emosi diri sendiri dan kondisi emosi orang lain
i. Natural Intelligence, Kecerdasan terhadap Alam, kemampuan menikmati hidup dan berinteraksi serta menyatu dengan alam
j. Existetntial Intelligence, Kecerdasan Eksistensi Diri, kecerdasan memahami hidup dan kehidupan
Robert Sternberg memperkenalkan Triarchic Theory
k. Componential Intelligence, Kemampuan menganalisis, membandingkan dan mengevaluasi (Analyse, Compare & Evaluate)
l. Creative Intelligence, Kemampuan menciptakan, menemukan dan merancang (Create, Invent & Design)
m. Contextual Intelligence, Kemampuan menggunakan dan menerapkan (use and apply) secara parktis
1. Personal Mastery
Personal mastery, adalah upaya melahirkan kader-kader pilihan yang memiliki kompetensi dan daya saing. Kompetensi kepemimpinan yang perlu dimiliki adalah kepemimpinan berbasis kecerdasan atau Brainware Leadership. Brainware Leadershif tidak mengedepankan definisi atau pengertian kepemimpinan melainkan menekankan pada “apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang pemimpin”, yaitu melahirkan pemimpin yang baru karena seseorang dapat disebut pemimpin apabila para pengikutnya mampu menjadi pemimpin (juga)
Brainware Leadership berbicara tentang bagaimana memahami dan membangun atau meningkatkan kepemimpinan seseorang dengan menekankan pada upaya membangun kecerdasannya terutama kecerdasan spiritual yang akan terlihat dari pola-pikir (mindset)-nya sebagai super leader dan membuatnya mampu berperilaku sebagai super leader. Mengembangkan kecerdasan pemimpin perlu memadukan antara neurocortex atau otak kiri yang bekerja untuk kecerdasan rasional/intelektual dengan system limbic pada otak kanan yang berhubungan dengan kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional. Tugas utama pemimpin adalah menyelesaikan masalah. Menurut Danah Zohar, 2004, dalam melahirkan solusi kontribusi kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional adalah 80 % dan kecerdasan intelektual 20 %.
Pemimpin berbeda dengan pimpinan, Tidak setiap pemimpin menjadi pimpinan. Pimpinan memerlukan legitimasi formal yaitu diangkat/ditunjuk/dinyatakan dengan SK oleh yang berkuasa/atasan atau instansi yang lebih tinggi. Status pimpinan diperoleh seseorang karena diberi kewenangan (otoritas) oleh pihak yang lebih tinggi hirarkinya sedangkan pemimpin mendapatkan status atas kerja kerasnya atau secara ekstrim dapat dinyatakan: pemimpin diangkat oleh yang maha kuasa sedangkan pimpinan diangkat oleh yang berkuasa.
Menurut Peter Shepard, 2001: Kecerdasan tidak dapat diukur dengan angka-anggka karena kecerdasan adalah Ability to solve Problem or Fashion Product. Kecerdasan adalah kemampuan menggunakan keterampilan; kemampuan untuk menciptakan sesuatu; mengatasi suatu masalah melalui cara yang sesuai dengan budaya dari komunitas tersebut. Peter Shepard mengidentifikasi kecerdasan menjadi sebagai berikut
a. Interpersonal intelligence, kecerdasan antarpribadi, kemampuan memahami orang lain dan tampil dalam kemampuannya berinteraksi dengan orang lain dengan baik - dapat melakukan komunikasi dengan orang lain
b. Logical Intelligence, Kecerdasan Logika/Matematika, kemampuan kuantitatif, kemampuan memproses sesuatu secara analitis dan sistematis
c. Spatial Intelligence, Kecerdasan Spatsial/Visual, kemampuan membangun gagasan atau model, membayangkan penerapan dan mengubahnya yang semua ini dilakukan dalam pikirannya
d. Musical Intelligence, Kecerdasan Musik, kepekaan terhadap irama, melodi dan nada baik sebagai pelaku maupun pendengar
e. Verbal Intelligence, Kecerdasan Verbal- berbahasa/berbicara, Kemampuan mengekspresikan pikiran-pikirannya dengan jernih baik melalui bahasa lisan maupun bahasa tulisan
f. Intrapersonal Intelligence, Kecerdasan intrapersonal, kemampuan berinteraksi dengan diri sendiri, introspeksi, refleksi dan kontemplasi melalui renungan
g. Kinesthetic intelligence, Kecerdasan Kinestetik/Tubuh, kemampuan gerakan fisik, menari, berolah raga, berkelahi, melempar, memotong: Keterampilan mengubah suatu obyek /memanipulasi obyek dinamakan Tactile
Daniel Goldman (1997)
h. Emotional Intelligence, Kecerdasan Emotional, kemampuan mengenali situasi emosi diri sendiri dan kondisi emosi orang lain
i. Natural Intelligence, Kecerdasan terhadap Alam, kemampuan menikmati hidup dan berinteraksi serta menyatu dengan alam
j. Existetntial Intelligence, Kecerdasan Eksistensi Diri, kecerdasan memahami hidup dan kehidupan
Robert Sternberg memperkenalkan Triarchic Theory
k. Componential Intelligence, Kemampuan menganalisis, membandingkan dan mengevaluasi (Analyse, Compare & Evaluate)
l. Creative Intelligence, Kemampuan menciptakan, menemukan dan merancang (Create, Invent & Design)
m. Contextual Intelligence, Kemampuan menggunakan dan menerapkan (use and apply) secara parktis
Langganan:
Postingan (Atom)
